Pemberdayaan Peternak Kambing Etawa Wijaya Makmur Farm dan Pengembangan Produk Diversifikasi Olahan Susu di Desa Alangamba Kecamatan Binangun Cilacap

Authors

  • Tatang Tajudin ID Universitas Al-Irsyad Cilacap
  • Septiana Indratmoko ID Universitas Al-Irsyad Cilacap
  • Zulfikar Yusya Mubarak ID Universitas Al-Irsyad Cilacap
  • Ajeng Puspo Aji ID Universitas Al-Irsyad Cilacap
  • Juni Sumarmono ID Universitas Jendral Soedirman
  • Ahadiyat Yugi Rahayu ID Universitas Jendral Soedirman
  • Dian Purnomo Jati ID Universitas Jendral Soedirman
  • Sella Dwi Ananta ID Universitas Al-Irsyad Cilacap
  • Cindy Chavally Arianto ID Universitas Al-Irsyad Cilacap
  • Wenny Puspita Octavia ID Universitas Al-Irsyad Cilacap
  • Adisa Refinatania Putri ID Universitas Al-Irsyad Cilacap
  • Khansa Intan Fauziah ID Universitas Al-Irsyad Cilacap
  • Husna Salma Nur Khairunnisa ID Universitas Al-Irsyad Cilacap

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v11i2.3923

Keywords:

pemberdayaan masyarakat, kambing Etawa, susu kambing, diversifikasi produk, teknologi tepat guna

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian peternak kambing Etawa di Wijaya Makmur Farm, Desa Alangamba, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, melalui diversifikasi produk olahan susu, penguatan manajemen usaha, dan pemasaran digital. Permasalahan mitra meliputi keterbatasan keterampilan pengolahan, rendahnya nilai tambah susu segar, belum optimalnya branding, serta pemasaran yang masih bergantung pada jaringan lokal. Metode pelaksanaan dengan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan produksi, penguatan manajemen usaha, dan pelatihan pemasaran digital. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, perbandingan nilai pretest-posttest, pencatatan jumlah varian produk, dan data penjualan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari skor pretest 50 menjadi 85 atau naik 35 poin. Nilai aspek kewirausahaan, manajemen usaha, branding produk, dan pemasaran digital meningkat dari 48-54% menjadi 80-88%. Diversifikasi produk berkembang dari satu menjadi lima varian, sedangkan penjualan meningkat dari 100 menjadi 132 unit per bulan atau naik 32%. Keberlanjutan program ditindaklanjuti melalui kelompok usaha bersama, jejaring pemasaran, pencatatan usaha, dan pemantauan tahunan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan nilai tambah komoditas susu kambing dan penguatan ekonomi lokal melalui penerapan teknologi tepat guna di sektor peternakan rakyat.

Empowerment of Etawa Goat Farmers at Wijaya Makmur Farm and Development of Diversified Goat Milk Products in Alangamba Village, Binangun Subdistrict, Cilacap.”

Abstract

This community service program aimed to improve the capacity of Etawa goat farmers at Wijaya Makmur Farm, Alangamba Village, Binangun Subdistrict, Cilacap Regency, through goat milk product diversification, business management strengthening, and digital marketing implementation. The main problems identified included limited technical skills in milk processing, low added value of fresh milk, suboptimal product branding, and marketing practices that still depended on local networks. The program was conducted using a participatory approach through socialization, practice-based training, production assistance, business management strengthening, and digital marketing training. Evaluation was carried out through observation, interviews, questionnaires, pretest-posttest comparison, records of product variants, and sales data. The results showed an increase in participants understanding from a pretest score of 50 to a posttest score of 85, indicating a 35 poin improvement. Score in entrepreneurship, business management, product branding and digital marketing increased from 48-54% to 80-88%. Product diversification increased from one to five variants, while monthly sales rose from 100 to 132 units, or by 32%. Program sustainability is supported through a joint business group, marketing networks, business records, and annual monitoring. Overall, this program contributes to increasing the addes value of Etawa goat milk and strengthening local potential based economic self-reliance.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiyanto, M., & Lestari, F. (2024). Strategi branding berbasis potensi lokal dalam memperkuat daya saing UMKM desa wisata. Jurnal Ekonomi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 55–64.

Hidayat, R., & Puspitasari, D. (2023). Penguatan kapasitas kewirausahaan dan manajerial melalui pelatihan berbasis potensi lokal bagi UMKM desa wisata. Jurnal Abdimas Nusantara, 5(1), 45–53.

Judijanto, L., Utami, E. Y., & Sekamdo, M. A. (2023). The Effect of Business Partnerships, Product Diversification, and Market Competitiveness on MSME Business Performance in Jakarta. West Science Economics and Entrepreneurship (WSEE).

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT). (2023). Panduan Implementasi One Village One Product (OVOP) dalam Pengembangan Ekonomi Desa. Jakarta: Kemendesa PDTT.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT). (2023). Laporan Pengembangan Produk Unggulan Desa Berbasis Potensi Lokal. Jakarta: Kemendesa PDTT.

Le, T. P., & Nguyen, D. C. (2024). Does Quality Certification or Product Diversification Improve the Performance of Small and Medium Enterprises?. Sustainability, 16(5), 2023.

Maharani, N., Susanti, N., Halimah, N., & Kaffi, S. (2025). Pelatihan teknis dan pengembangan ekonomi melalui teknologi pengolahan susu bubuk kambing Etawa di Kota Metro. Jurnal Masyarakat Merdeka (JMM), 8(1), 1–7.

Pratama, R. D., & Nurhayati, S. (2023). Implementasi digital marketing untuk memperluas pasar UMKM berbasis produk lokal di era transformasi ekonomi digital. Jurnal Pemasaran dan Bisnis Indonesia, 9(2), 101–110.

Putri, A. R., Hidayat, R., & Ramadhani, D. (2023). Pengaruh digital branding dan storytelling terhadap loyalitas pelanggan produk lokal di era ekonomi kreatif. Jurnal Komunikasi dan Bisnis Digital, 5(2), 134–145.

Rachman, A. B., Ilham, F., & Mulyati, Y. (2024). Pelatihan pengolahan susu kambing sebagai dasar penguatan ketahanan pangan masyarakat Desa Pancakarsa 1, Pohuwato, Gorontalo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian, 3(1), 61–67.

Rahmawati, N., & Utomo, S. (2024). Pengembangan kapasitas masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan dan pendampingan usaha mikro. Jurnal Pemberdayaan dan Kewirausahaan Masyarakat, 3(2), 78–86.

Ratya, N., Taufik, E., & Arief, I. I. (2017). Karakteristik kimia, fisik, dan mikrobiologis susu kambing Peranakan Etawa di Bogor. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 5(1), 1–4.

Razak, I. (2022). Product Diversification: Marketing Management Strategy for Business Growth. Jurnal Ekonomi, 11(3), 2164.

Sahri, S., Tawakkal, M. I., Pajri, A. E., Sahita, N., & Veronyca, P. (2025). Pelatihan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing UMKM Desa Ngeper, Kabupaten Bojonegoro di era ekonomi digital. I-Com: Indonesian Community Journal, 5(2), 1028–1038.

Sari, L. P., & Widodo, A. (2022). Pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital sebagai strategi peningkatan daya saing UMKM di era ekonomi kreatif. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Indonesia (JIPMI), 2(3), 112–120.

Tanjung, A. D., & Cristianto, D. D. (2024). Pelatihan ekonomi kreatif berbasis teknologi informasi UMKM masyarakat lokal dalam strategi pemasaran. Akram Gama Bakti: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 44–53.

Downloads

Published

2026-06-10

Issue

Section

Articles

How to Cite

Tajudin, T., Indratmoko, S., Mubarak, Z. Y., Aji, A. P., Sumarmono, J., Rahayu, A. Y., Jati, D. P., Ananta, S. D., Arianto, C. C., Octavia, W. P., Putri, A. R., Fauziah, K. I., & Khairunnisa, H. S. N. (2026). Pemberdayaan Peternak Kambing Etawa Wijaya Makmur Farm dan Pengembangan Produk Diversifikasi Olahan Susu di Desa Alangamba Kecamatan Binangun Cilacap. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(2), 560-571. https://doi.org/10.36312/linov.v11i2.3923