Pemberdayaan Peternak Kambing Etawa Wijaya Makmur Farm dan Pengembangan Produk Diversifikasi Olahan Susu di Desa Alangamba Kecamatan Binangun Cilacap
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v11i2.3923Keywords:
pemberdayaan masyarakat, kambing Etawa, susu kambing, diversifikasi produk, teknologi tepat gunaAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian peternak kambing Etawa di Wijaya Makmur Farm, Desa Alangamba, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, melalui diversifikasi produk olahan susu, penguatan manajemen usaha, dan pemasaran digital. Permasalahan mitra meliputi keterbatasan keterampilan pengolahan, rendahnya nilai tambah susu segar, belum optimalnya branding, serta pemasaran yang masih bergantung pada jaringan lokal. Metode pelaksanaan dengan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan produksi, penguatan manajemen usaha, dan pelatihan pemasaran digital. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, perbandingan nilai pretest-posttest, pencatatan jumlah varian produk, dan data penjualan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari skor pretest 50 menjadi 85 atau naik 35 poin. Nilai aspek kewirausahaan, manajemen usaha, branding produk, dan pemasaran digital meningkat dari 48-54% menjadi 80-88%. Diversifikasi produk berkembang dari satu menjadi lima varian, sedangkan penjualan meningkat dari 100 menjadi 132 unit per bulan atau naik 32%. Keberlanjutan program ditindaklanjuti melalui kelompok usaha bersama, jejaring pemasaran, pencatatan usaha, dan pemantauan tahunan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan nilai tambah komoditas susu kambing dan penguatan ekonomi lokal melalui penerapan teknologi tepat guna di sektor peternakan rakyat.
Empowerment of Etawa Goat Farmers at Wijaya Makmur Farm and Development of Diversified Goat Milk Products in Alangamba Village, Binangun Subdistrict, Cilacap.”
Abstract
This community service program aimed to improve the capacity of Etawa goat farmers at Wijaya Makmur Farm, Alangamba Village, Binangun Subdistrict, Cilacap Regency, through goat milk product diversification, business management strengthening, and digital marketing implementation. The main problems identified included limited technical skills in milk processing, low added value of fresh milk, suboptimal product branding, and marketing practices that still depended on local networks. The program was conducted using a participatory approach through socialization, practice-based training, production assistance, business management strengthening, and digital marketing training. Evaluation was carried out through observation, interviews, questionnaires, pretest-posttest comparison, records of product variants, and sales data. The results showed an increase in participants understanding from a pretest score of 50 to a posttest score of 85, indicating a 35 poin improvement. Score in entrepreneurship, business management, product branding and digital marketing increased from 48-54% to 80-88%. Product diversification increased from one to five variants, while monthly sales rose from 100 to 132 units, or by 32%. Program sustainability is supported through a joint business group, marketing networks, business records, and annual monitoring. Overall, this program contributes to increasing the addes value of Etawa goat milk and strengthening local potential based economic self-reliance.
Downloads
References
Ardiyanto, M., & Lestari, F. (2024). Strategi branding berbasis potensi lokal dalam memperkuat daya saing UMKM desa wisata. Jurnal Ekonomi Kreatif dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 55–64.
Hidayat, R., & Puspitasari, D. (2023). Penguatan kapasitas kewirausahaan dan manajerial melalui pelatihan berbasis potensi lokal bagi UMKM desa wisata. Jurnal Abdimas Nusantara, 5(1), 45–53.
Judijanto, L., Utami, E. Y., & Sekamdo, M. A. (2023). The Effect of Business Partnerships, Product Diversification, and Market Competitiveness on MSME Business Performance in Jakarta. West Science Economics and Entrepreneurship (WSEE).
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT). (2023). Panduan Implementasi One Village One Product (OVOP) dalam Pengembangan Ekonomi Desa. Jakarta: Kemendesa PDTT.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT). (2023). Laporan Pengembangan Produk Unggulan Desa Berbasis Potensi Lokal. Jakarta: Kemendesa PDTT.
Le, T. P., & Nguyen, D. C. (2024). Does Quality Certification or Product Diversification Improve the Performance of Small and Medium Enterprises?. Sustainability, 16(5), 2023.
Maharani, N., Susanti, N., Halimah, N., & Kaffi, S. (2025). Pelatihan teknis dan pengembangan ekonomi melalui teknologi pengolahan susu bubuk kambing Etawa di Kota Metro. Jurnal Masyarakat Merdeka (JMM), 8(1), 1–7.
Pratama, R. D., & Nurhayati, S. (2023). Implementasi digital marketing untuk memperluas pasar UMKM berbasis produk lokal di era transformasi ekonomi digital. Jurnal Pemasaran dan Bisnis Indonesia, 9(2), 101–110.
Putri, A. R., Hidayat, R., & Ramadhani, D. (2023). Pengaruh digital branding dan storytelling terhadap loyalitas pelanggan produk lokal di era ekonomi kreatif. Jurnal Komunikasi dan Bisnis Digital, 5(2), 134–145.
Rachman, A. B., Ilham, F., & Mulyati, Y. (2024). Pelatihan pengolahan susu kambing sebagai dasar penguatan ketahanan pangan masyarakat Desa Pancakarsa 1, Pohuwato, Gorontalo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian, 3(1), 61–67.
Rahmawati, N., & Utomo, S. (2024). Pengembangan kapasitas masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan dan pendampingan usaha mikro. Jurnal Pemberdayaan dan Kewirausahaan Masyarakat, 3(2), 78–86.
Ratya, N., Taufik, E., & Arief, I. I. (2017). Karakteristik kimia, fisik, dan mikrobiologis susu kambing Peranakan Etawa di Bogor. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 5(1), 1–4.
Razak, I. (2022). Product Diversification: Marketing Management Strategy for Business Growth. Jurnal Ekonomi, 11(3), 2164.
Sahri, S., Tawakkal, M. I., Pajri, A. E., Sahita, N., & Veronyca, P. (2025). Pelatihan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing UMKM Desa Ngeper, Kabupaten Bojonegoro di era ekonomi digital. I-Com: Indonesian Community Journal, 5(2), 1028–1038.
Sari, L. P., & Widodo, A. (2022). Pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital sebagai strategi peningkatan daya saing UMKM di era ekonomi kreatif. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Indonesia (JIPMI), 2(3), 112–120.
Tanjung, A. D., & Cristianto, D. D. (2024). Pelatihan ekonomi kreatif berbasis teknologi informasi UMKM masyarakat lokal dalam strategi pemasaran. Akram Gama Bakti: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 44–53.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tatang Tajudin, Septiana Indratmoko, Zulfikar Yusya Mubarak, Ajeng Puspo Aji, Juni Sumarmono, Ahadiyat Yugi Rahayu, Dian Purnomo Jati, Sella Dwi Ananta, Cindy Chavally Arianto, Wenny Puspita Octavia, Adisa Refinatania Putri, Khansa Intan Fauziah, Husna Salma Nur Khairunnisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

