Pemberdayaan Pramuka Siaga Di SDN 1 Mojopanggung Dengan Permainan Ular Tangga Anti Bullying Sebagai Pencegahan Dan Peningkatan Kesadaran Bullying
DOI:
https://doi.org/10.36312/8a626t88Keywords:
Bullying, Games Based Learning, Pramuka Siaga, Permainan Ular TanggaAbstract
Viralnya video Bullying di media sosial yang dilakukan oleh siswa SDN 1 Mojopanggung dan didukung oleh pernyataan kepala sekolah bahwa pihak sekolah kesulitan memberikan edukasi tentang bullying, hal ini menjadi masalah prioritas utama yang di alami SDN 1 Mojopanggung. Pembullyan yang terjadi secara terus menerus dapat menyebabkan dampak serius bagi korban sehingga seorang siswa terganggu dan keberhasilan dalam sekolahnya akan terhambat. Tujuan kegiatan ini adalah untuk untuk meningkatkan pengetahuan dan peningkatan kesadaran tentang perilaku bullying. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Game Based Learning (GBL)-peserta pemberdayaan pramuka yaitu siswa kelas 4 dan 5 SDN 1 Mojopangung. Siswa kelas 4 berjumlah 15 orang dan siswa kelas 5 berjumlah 15 orang. Total peserta yang diberdayakan dalam pengabdian masyarakat ini berjumlah 30 orang mahasiswa. Untuk menilai pemahaman siswa tentang bullying diberikan pre-test dan post-test, yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil pre-test menunjukkan bahwa 60% siswa memiliki pemahaman yang kurang tentang bullying, terutama terkait bentuk-bentuk tindakan verbal, fisik, dan pelecehan. Setelah intervensi berupa pemberian materi dan pelatihan menggunakan papan permainan ular tangga yang memuat kata-kata terkait tindakan bullying dan tindakan positif, terjadi peningkatan signifikan pada hasil post-test, terdapat 90% siswa menunjukkan pemahaman baik tentang konsep anti-bullying. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas pendekatan GBL yang mampu melibatkan siswa secara aktif, membuat materi lebih mudah dipahami, serta membantu mereka membedakan perilaku yang termasuk bullying dan yang tidak. Temuan ini menegaskan bahwa permainan edukatif dapat menjadi metode intervensi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran anti-bullying pada siswa sekolah dasar.
Empowerment of Cub Scouts at SDN 1 Mojopanggung Through Anti-Bullying Snakes and Ladders Games as Prevention and Awareness Enhancement of Bullying
Abstract
The viral video of bullying on social media carried out by students of SDN 1 Mojopanggung and supported by the principal's statement that the school has difficulty providing education about bullying, this is a top priority problem experienced by SDN 1 Mojopanggung. Bullying that occurs continuously can cause serious impacts for victims so that a student is disturbed and his success in school will be hampered. The purpose of this activity is to increase knowledge and raise awareness about bullying behavior. The method used in this community service is Game Based Learning (GBL) - Scout empowerment participants are students of grades 4 and 5 of SDN 1 Mojopangung. 4th grade students numbered 15 people and 5th grade students numbered 15 people. The total number of participants empowered in this community service was 30 students. To assess students' understanding of bullying, a pre-test and post-test were given, which were then analyzed descriptively. Pre-test results showed that 60% of students had a poor understanding of bullying, especially regarding forms of verbal, physical, and harassment. After the intervention of providing materials and training using a snakes and ladders board game containing words related to bullying and positive actions, there was a significant increase in post-test results, with 90% of students showing a good understanding of the concept of anti-bullying. This increase reflects the effectiveness of the GBL approach which is able to actively engage students, make the material easier to understand, and help them distinguish between behaviors that are bullying and those that are not. These findings confirm that educational games can be an effective intervention method in increasing anti-bullying awareness in elementary school students.
Downloads
References
Hermawan, W. (2024). Sosialisasi pemanfaatan game-based learning (GBL) dalam pembelajaran di SMP Negeri 2 Ngronggot. Community Development Journal, 5(1), 1263–1269.
Khaerunnisa, K., Latri, L., & Lestari, R. (2022). Penerapan metode game-based learning untuk meningkatkan minat belajar pada siswa kelas IV. JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan, 6(3), 516–520. http://eprints.unm.ac.id/26574
Maharani, M., Aminuyati, A., Wiyono, H., Buwono, S., & Karolina, V. (2024). Efektivitas model pembelajaran game-based learning terhadap hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPS kelas VII SMP Negeri 6 Pontianak. Journal on Education, 6(3), 16677–16684. https://jonedu.org/index.php/joe/article/view/5403
Octavia, D., Puspita, M., & Yan, L. S. (2020). Fenomena perilaku bullying pada anak di tingkat sekolah dasar. Riset Informasi Kesehatan, 9(1), 43. https://doi.org/10.30644/rik.v9i1.273
Pratiwi, Z. (2023). Meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying dengan media ular tangga anti-bullying. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran, 1(3), 1–23.
Swastika, J. U. (2025). A survey on elementary school bullying. Journal of Elementary Education Studies, 2(1), 1–15.
Wati, A. (2021). Pengembangan media permainan ular tangga untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 2(1), 68–73.
Wulansari, R., Jaya, W. S., & Harjanto, A. (2020). Permainan ular tangga sebagai pengembangan media pembelajaran. Jurnal Inovasi Pendidikan, 5(2), 185–196.
Zosas, C. B., & Gallardo, R. (2024). Bullying prevention practices and child stress in public elementary schools. International Journal of Child Education, 9(9), 1–12.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Novita Surya Putri, Septilia Migaputri, Devanny Dwi Iriyanti, Hestin Ayu Lestari, Ridma Ariyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

