Keberlanjutan Industri Kreatif Batik Kayu Krebet melalui Penguatan Inovasi dan Peningkatan Manajemen Kualitas
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v11i2.4498Keywords:
creative industry, wood batik, innovation, quality management, community engagementAbstract
Industri kerajinan batik kayu di Desa Wisata Krebet, Yogyakarta, memiliki potensi besar sebagai bagian dari ekonomi kreatif berbasis budaya, namun menghadapi permasalahan utama berupa keterbatasan inovasi dan diversifikasi produk, belum konsistennya penerapan manajemen kualitas, serta lemahnya pelayanan dan konektivitas pasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan usaha melalui penguatan kapasitas inovasi, penerapan manajemen kualitas dasar, dan peningkatan kompetensi layanan pelanggan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan lima tahapan, yaitu sosialisasi dan pemetaan kebutuhan, pelatihan berpikir kreatif menggunakan metode CREATE, SCAMPER, dan SCUMPS, pelatihan pengembangan produk dan manajemen kualitas, adopsi teknologi melalui penyediaan peralatan produksi modern, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan, yang melibatkan ±25 perajin. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan variasi produk inovatif, penerapan praktik pengendalian kualitas sederhana, peningkatan efisiensi produksi, serta perbaikan kualitas pelayanan pelanggan baik secara luring maupun daring. Program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian SDGs, khususnya SDG 8, SDG 9, dan SDG 12. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industri kreatif batik kayu melalui pendekatan terintegrasi berbasis inovasi, kualitas, dan layanan.
Sustaining the Krebet Wood Batik Creative Industry through Strengthening Innovation and Enhancing Quality Management
Abstract
The wood batik craft industry in Krebet Tourism Village, Yogyakarta, has significant potential as part of a culture-based creative economy; however, it faces key challenges including limited innovation and product diversification, inconsistent implementation of quality management, and weak service capability and market connectivity. This community engagement program aimed to enhance business sustainability by strengthening artisans’ innovation capacity, implementing basic quality management practices, and improving customer service competencies. A participatory approach was employed through five stages: socialization and needs assessment, creative thinking training using CREATE, SCAMPER, and SCUMPS methods, product development and quality management training, technology adoption through the provision of modern production equipment, and continuous mentoring and evaluation, involving approximately 25 artisans. The results indicate an increase in innovative product variations, the adoption of simple quality control practices, improved production efficiency, and enhanced customer service quality both offline and online. The program also contributes to the achievement of Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 8, SDG 9, and SDG 12. It can be concluded that this integrated approach based on innovation, quality management, and service improvement is effective in strengthening the competitiveness and sustainability of the wood batik creative industry.
Downloads
References
Abas, S., Abjan, W., Samiun, A., Bisri, C., Muktamar, A., & Sari, N. W. (2025). Analisis peran manajemen inovasi dalam meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8, 5707–5713.
Arifin, Z. (2025). Kontribusi Subsektor Fesyen , Kuliner , dan Kriya terhadap Peningkatan Nilai Tambah Ekonomi Kreatif Nasional. Jurnal Ekonomi Dan Kewirausahaan West Science, 3(01), 45–54.
Duxbury, N., Kangas, A., & Beukelaer, C. De. (2017). Cultural policies for sustainable development : four strategic paths. International Journal of Cultural Policy, 6632(March), 1–17. https://doi.org/10.1080/10286632.2017.1280789
Handrawan, M. N. R., & Nisa, F. L. (2024). Peran pemerintah dalam penggunaan ekonomi kreatif dengan kondisi pertumbuhan nilai SDM dan sda yang beragam di indonesia. Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia, 2(3), 157–169.
Haq, B. N. (2024). Inovasi desain produk UMKM: aplikasi scamper di kelas studio desain produk. Jurnal Muara Pendidikan, 9(1), 127–135.
Istiqomah, T., Muzdalifah, L., & Cemandi, G. (2019). Analisis penerapan aspek manajemen mutu sederhana guna meningkatkan daya saing usaha mikro pengeringan ikan di kabupaten sidoarjo. Seminar Nasional Cendekiawan, 3–8.
Naim, S., Antesty, S., & Hasibuan, R. . (2023). Mendukung Inovasi Produk dan Kreativitas dalam Bisnis UMKM: Pelatihan Pengembangan Produk Berkualitas. Eastasouth Journal of Impactive Community Services, 1(03), 203–214. https://doi.org/10.58812/ejimcs.v1i03.132
Nur, C. (2023). Pengembangan Produk Kerajinan Batik Kayu Desa Krebet Pasca Pandemi Covid-19. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 7(3), 768–777.
Rinaldi, B., & Ikhwan, I. (2022). Inovasi Teknologi Tepat Guna Dalam Optimalisasi Sistem Manufaktur Dan Proses Produksi. Jurnal Teknik Dan Teknologi Tepat Guna, 1(3), 106–113.
Samry, W., Darmawan, A., Iskandar, I., & Andoni, Y. (2025). Revitalization of Kampia Crafts as an Effort to Strengthen Cultural Identity and Local Economy. Warta Pengabdian Andalas, 32(2), 194–200.
Santosa, O. (2024). Strategi Inovasi Dalam Meningkatkan Daya Saing Usaha Kecil Dan Menengah. Jurnal Dinamika Sosial Dan Sains, 1(1), 22–28.
Sarmin, & Choir, M. A. (2023). Pengaruh Kepercayaan Merek Dan Kualitas Produk Terhadap Loyalitas Konsumen (Studi Kasus Konsumen Produk Sari Roti Di Cikarang). JOCE IP, 17(2).
Taufik, Y., Harto, B., Sumarni, T., Pramuditha, P., & Marhanah, S. (2023). Inovasi dan Resiliensi Untuk Mengoptimalkan Transformasi Digital di Sektor Kreatif. ATRABIS : Jurnal Administrasi Bisnis, 9(2), 299–309.
Triwijayati, A., Luciany, Y. P., Novita, Y., & Sintesa, N. (2023). Strategi Inovasi Bisnis untuk Meningkatkan Daya Saing dan Pertumbuhan Organisasi di Era Digital. Jurnal Bisnis Dan Manajemen West Science, 2(03), 306–314.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mohammad Adam Jerusalem, Noor Fitrihana, Kiromim Baroroh, Grahita Prisca Brilianti, Nova Suparmanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

