Edukasi Pencegahan Tindakan Bullying di Kalangan Pelajar melalui Media Pembelajaran di Kelas X D SMAN 1 Wundulako
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v11i1.4704Keywords:
Bullying education, learning media, bullying preventionAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masayarakat edukasi pencegahan tindakan bullying melalui media pembelajaran di kelas X D SMAN 1 Wundulako. Masalah utama yang ditemukan yaitu rendahnya kesadaran siswa terhadap bentuk, dampak, dan konsekuensi bullying, di mana sebagian siswa masih menganggap perilaku mengejek, mengucilkan, atau memberi julukan sebagai hal yang wajar dalam pergaulan. Metode yang digunakan adalah edukatif partisipatif, yaitu pendekatan yang menggabungkan penyampaian materi dengan keaktifan siswa dalam setiap tahap kegiatan. Metode pelaksanaan meliputi 4 tahap, yaitu: (1) tahapan persiapan; (2) pelaksanaan; (3) evaluasi; serta (4) keberlanjutan program. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal siswa, dilanjutkan dengan penyampaian materi secara interaktif menggunakan media presentasi, diskusi, dan studi kasus, serta diakhiri dengan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kategori nilai “Sangat Baik” dari 5 menjadi 10 siswa, serta penurunan pada kategori “Cukup Baik” dan “Kurang Baik”. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep, bentuk, dan strategi pencegahan bullying. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam menumbuhkan kesadaran, empati, serta komitmen siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan bullying.
Bullying Prevention Education among Students through Learning Media in Grade X D of SMAN 1 Wundulako
Abstract
Community service activities to educate on bullying prevention through learning media in class X D SMAN 1 Wundulako. The main problem found was the low awareness of students regarding the forms, impacts, and consequences of bullying, where some students still consider the behavior of teasing, ostracizing, or giving nicknames as normal in social interactions. The method used was participatory education, an approach that combines material delivery with student activity in each stage of the activity. The implementation method includes 4 stages, namely: (1) preparation stage; (2) implementation; (3) evaluation; and (4) program sustainability. The activity began with a pre-test to determine the level of students' initial understanding, continued with interactive material delivery using presentation media, discussions, and case studies, and ended with a post-test to measure the increase in understanding. The results showed a significant increase in the "Very Good" category from 5 to 10 students, as well as a decrease in the "Quite Good" and "Less Good" categories. This shows that the education provided is effective in increasing students' understanding of the concepts, forms, and strategies for preventing bullying. Thus, this activity has a positive impact in fostering students' awareness, empathy, and commitment to creating a school environment that is safe, comfortable, and free from bullying
Downloads
References
Andri, P. (2013). Lets End Bullying. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Bu’ulolo, S., Zagoto, S. F. L., & Laia, B. (2022). Peran guru bimbingan dan konseling dalam mencegah bullying di SMA Negeri 1 Amandraya tahun pelajaran 2020/2021. Counseling For All: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 2(1), 53-62.
Fuentes, E. A., Carvallo, P. R., & Poblete, S. R. (2020). Bullying as a risk factor for depression and suicide. Revista Chilena de Pediatria, 91(3), 432–439. https://doi.org/10.32641/rchped.v91i3.1230.
Kemendikbud, P. P. P. B. (2018). Pendidikan di Indonesia Belajar dari Hasil PISA 2018. Balitbang Kemendikbud.
Muspita, A., Nurhasanah, & Martunis. (2017). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Bullying Pada Siswa Sd Negeri Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 2(1), 31–38.
Marhan, C., Yunita, A., Pambudhi, Y. A., Sunarjo, I. S., Qalbi, L. S., & Abas, M. (2022). Program Psikoedukasi dalam Meningkatkan Pengetahuan Pencegahan Bullying bagi Remaja. Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 196- 202.
Nabhani, I., Hadita, A., Amelia, W., Tryananda, M., Faazan, N. B., Ubaidillah, M. F., & Nandar, D. A. (2025). The Effectiveness of Bullying Prevention Education on Improving Students'understanding at SDN 1 Neglasari. Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE), 6(4), 222-228.
Paula, V., br Sibuea, R. O., Lebdawicaksaputri, K., & Kasenda, E. (2022). Edukasi pencegahan tindakan bullying pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat), 2(2), 131-134.
Pradana, C. D. E. (2024). Pengertian tindakan bullying, penyebab, efek, pencegahan dan solusi. Jurnal Syntax Admiration, 5(3), 884-898.
Rudy, R., & Ginting, G. N. B. (2023). Edukasi tentang Pencegahan Tindakan Bullying di Kalangan Pelajar melalui Media Film. Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat), 3(4), 164-169.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ismail Tomsio, Johanes Barra, Nabila Fitriyani Nuhung, Fitra Yanti, Muh.Zul Azis, Karnaedi Karnaedi, Rahmat Rahmat, Alimuddin Alimuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

