Memberdayakan Siswa SDN Empan melalui Desa Wisata Bahasa Inggris Kencana Berbasis Visual untuk Meningkatkan Keterampilan Kosakata Bahasa Inggris
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v11i2.4921Keywords:
Vocabulary Internalization, Kencana English Tourism Village, SDN Empan, Local Tourism, Visual MediaAbstract
Pariwisata merupakan sektor unggulan yang membutuhkan kesiapan komunikasi global sejak dini. SDN Empan menghadapi kendala rendahnya penguasaan kosakata bahasa Inggris pariwisata. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menginternalisasi kosakata bahasa Inggris melalui program "Kencana English Tourism Village" dengan memanfaatkan media visual landmark lokal. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif terhadap 13 siswa (kelas IV, V, dan VI). Instrumen evaluasi menggunakan Direct Oral Vocabulary Test untuk mengukur penguasaan 20 kosakata fasilitas pariwisata. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan capaian rata-rata penguasaan kosakata secara kuantitatif dari skor pre-test 43,9 menjadi 82,1 pada post-test. Internalisasi kosakata terjadi melalui proses rekognisi visual terhadap objek yang familiar secara emosional, sehingga meningkatkan keberanian siswa dalam berinteraksi. Simpulannya, pengajaran bahasa Inggris berbasis konteks lokal secara terukur meningkatkan kapasitas linguistik siswa di kawasan wisata.
Empowering SDN Empan Students through Visual-Based Kencana English Tourism Village to Enhance English Vocabulary Skills
Abstract
Tourism is a leading sector requiring global communication readiness from an early age. SDN Empan faces challenges regarding students' low mastery of tourism-related English vocabulary. This community service program aims to internalize English vocabulary through the "Kencana English Tourism Village" initiative by utilizing local visual landmarks. The method employed was participatory mentoring with a Visual-Based Learning approach involving 13 students from grades IV, V, and VI. The evaluation instrument consisted of a Direct Oral Vocabulary Test to measure the mastery of 20 tourism-related terms. The results demonstrated a quantitative increase in average vocabulary mastery, with the pre-test score rising from 43.9 to 82.1 in the post-test. Vocabulary internalization occurred through strong visual recognition of emotionally familiar objects, which reduced students' affective filters and enhanced their communicative confidence. In conclusion, context-based English instruction measurably enhances the linguistic capacity of primary school students in tourism-oriented areas.
Downloads
References
Cameron, L. (2001). Teaching Languages to Young Learners. Cambridge University Press.
Hanafi, M. . (2021). Penggunaan Media Gambar dalam Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2345– 2354.
Mahardiana, L., Hilal, N., & Evrianti, H. (2024). Edukasi Pariwisata Berkelanjutan dalam Meningkatkan Daya Saing Pelaku Usaha Wisata di Desa Masaingi. 9(4), 808–816.
Nation, I. S. . (2013). Learning Vocabulary in Another Language. Cambridge University Press.
Pratama, R., Dunn, S., & Maulana, I. (2023). Efektivitas Pembelajaran Berbasis Visual untuk Peningkatan Kapasitas Siswa di Kawasan Perdesaan. Jurnal Pendidikan Kontekstual, 7(1), 22–35.
Putra, K., Pramartha, I. M. A., & Rusmiati, N. N. (2024). Implementasi Global Think Local Act Pada Wisata Kesehatan Tradisional Bali Husada Melalui Pemanfaatan Online Social Media. 9(3), 629–637.
Ramadhan, I., & Putri, S. E. (2023). Tantangan Komunikasi Bahasa Inggris dalam Ekosistem Ekonomi Global bagi Masyarakat Lokal. International Journal of Community Service, 11(3), 412–425.
Suryanto, A., Nugroho, M., & Lestari, D. (2023). Strategi Penguatan Pariwisata Berbasis Komunitas melalui Literasi Bahasa dan Kolaborasi Multipihak. Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 145–158.
Sutomo, M., Tambaru, R., & Palawa, R. (2024). Peningkatan Kunjungan Wisata Desa Melalui Pendampingan Penguatan 3a Wisata di Desa Masaingi. 9(4), 1219–1229.
Wahyuningsih, S. (2019). Visual Media in Teaching English to Young Learners. International Journal of English Education, 4(1), 12–25.
Widianto, E. (2021). Pemanfaatan Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Kontekstual, 2(2), 110–120.
Wright, A. (2013). Pictures for Language Learning. Cambridge University Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Umar, Melvyca Wai, Jihan Nurmala, Dara Adinda Khalista, Rabiatun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

