Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah untuk Meningkatkan Budaya Akademik Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v11i2.5095Keywords:
Budaya Akademik, Menulis Ilmiah, Tradisi IlmiahAbstract
Dalam PT sivitas akademik dituntut melaksanakan apa yang dikenal sebagai Tri Darma PT. Pelaksanaan ini kemudian akan bisa dilaksanakan dengan mengembangkan Budaya Akademik. Mengembangkan Budaya Akademik berarti membangun sebuah sikap ilmiah memecahkan masalah dengan cara ilmiah. Hal ini menjadi tantangan bagi PT pada masa kini ketika ditemukan banyak pelanggaran dalam tradisi ilmiah itu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan menulis sebagai bagian dari membangun tradisi ilmiah. Pengabdian dilaksanakan di Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan Muhammadiyah Selong dengan pendekatan pengorganisasian komunitas yang terintegrasi dengan proses perkuliahan. Pelatihan ini dilaksanakan dengan jumlah peserta 35 orang dari Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan dilaksanakan di area kampus tepatnya kelas perkuliahan. Metode yang digunakan meliputi diskusi partisipatif, pendampingan, simulasi, dan refleksi kritis yang menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif dalam kegiatan. Setelah melakukan pre test dan post test hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman kemampuan mahasiswa dalam menulis ilmiah untuk membangun Budaya Akademik.
Scientific Article Writing Training to Improve Students' Academic Culture
Abstract
In higher education, the academic community is required to implement what is known as the Tri Dharma of Higher Education. This implementation can then be achieved by developing an Academic Culture. Developing an Academic Culture means fostering a scientific attitude toward solving problems scientifically. This presents a challenge for universities today, as numerous violations of this scientific tradition are being discovered. This community service activity aims to improve writing skills as part of building a scientific tradition. This training was carried out with 35 participants from the Public Administration Study Program and was held in the campus area, specifically in the lecture class. The methods used include participatory discussions, mentoring, simulations, and critical reflection that position students as active subjects in activities. The results of the community service demonstrated an increased understanding of students' scientific writing skills to foster an academic culture. After conducting a pre-test and post-test, the results of the community service showed an increase in students' understanding of their ability to write scientifically to build an Academic Culture.
Downloads
References
Basthomi, Y. (2015). Mentoring Penulisan Karya Ilmiah. Ilmu Pendidikan Jurnal Kajian Teori Dan Praktik Kependidikan, 21(1), 115–125. https://doi.org/https://doi.org/10.17977/um048v21i12015p115-125
Fadilah, A. A. (2024). Strategi Membangun Budaya Akademik Mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Tangerang. 3(1), 155–163. https://doi.org/10.54259/diajar.v3i1.2420
Felani, E. et. a. (2025). Implementasi Strategi Participatory Action Research (Par) Untuk Mengoptimalkan Pengelolaan Sampah Berbasis Sekolah: Sebuah Pendekatan Inovatif Dan Berkelanjutan. An Najah, 04(03), 21–27. https://doi.org/xxxx
Gunawan, I. et. al. (2018). Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah Bagi Para Guru Sekolah Menengah Pertama. ABDIMAS PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 01(02), 128–135. https://doi.org/xxx
Ismail, M., & Wekke, I. S. (2018). Pendekatan Partisipatif dalam Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan Kritis. Inferensi: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 12(1), 1–20. https://doi.org/https://doi.org/10.18326/infsl3.v12i1.1-20
Komara, A. (2017). Menulis Artikel dan Karya Ilmiah.
Kurniawati, R. (2021). Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Untuk Dosen Dan Mahasiswa. JurnalABDIMAS(Pengabdian Kepada Masyarakat)UBJ, 6(2), 177–186. https://ejurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/Jabdimas/article/view/2373/1668
McTaggart, S. K. and R. (2000). Participatory Action Research: Communicative Action and the Public Sphere, in The Sage Handbook of Qualitative Research (N. K. D. and Y. S. Lincoln (ed.); 1st ed.). Sage Publications.
Muslich, M. (2008). Karya Tulis Ilmiah: Ciri dan Sikap Ilmiah. https://menulisbukuilmiah.blogspot.com/2008/10/karyatulis-ilmiah-ciri-dan-sikap.html0)
Nikmah, D. N. (2015). Implementasi budaya akademik dan sikap ilmiah mahasiswa. Manajemen pendidikan. MANAJEMEN PENDIDIKAN, 26(04), 483–490. https://apfip.um.ac.id/wp-content/uploads/2015/05/02-dwi-nur-nikmah.pdf
Nikmah, D. N. (2019). Hubungan Sikap Ilmiah, Kebebasan Akademik, dan Etika Akademik dengan Budaya Akademik Mahasiswa. Ilmu Pendidikan Jurnal Kajian Teori Dan Praktik Kependidikan, 4(1), 29–44. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.17797/um207v4n112019p029
Prastowo, A. (2013). Budaya Ilmiah Sebagai Media Pendidikan Karakter Bagi Mahasiswa Program Studi Pgmi. Al Bidayah, 5(02), 181–204. https://doi.org/xxx
Sahrandi, A. (2017). Tradisi Akademis Mahasiswa(Implimentasi Iklim Kultur Akademik Mahasiswa). Jurnal Pendidikan Islam, 07(02), 87–104. https://doi.org/2581-0065
Sasmita, W., Widodo, A., & Andyastuti, E. (2013). Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital untuk Menumbuhkan Budaya Akademik Mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri. 19–32.
Sukma, S., Yasmin, F., & Vebrynda, R. (2024). Persepsi Mahasiswa mengenai Pentingnya Ruang Aman dari Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus. 5, 62–74. https://doi.org/10.20473/medkom.v5i1.57064
Supriyanto. (2021). Strategi Membangun Budaya Akademik Mahasiswa. Ilmu PendidikanJurnal Kajian Teori Dan Praktik Kependidikan, 6(1), 11–21. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.17977/um027v6i12021p011
Zhafira, N. N., Nabila, F., Latifah, S. N., Husna, L., & Regar, B. (2024). Upaya Menegakkan Budaya Etika Akademik Dalam Perguruan Tinggi. 3.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Robyan Endruw Bafadal, Oman Sukmana, Rachmad K. Dwi Susilo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

