Penguatan Ekonomi Rumah Tangga Nelayan Tradisional melalui Bantuan Sembako di Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya

Authors

  • Arkanudin ID Universitas Tanjungpura
  • Ignasia Debbye Batuallo ID Universitas Tanjungpura
  • Dwi Surti Junida ID Universitas Tanjungpura
  • Hildawati Hildawati ID Universitas Tanjungpura
  • Azizah Larasati ID Universitas Tanjungpura
  • Azzomarayosra Wicaksono ID Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.5113

Keywords:

ekonomi rumah tangga nelayan, bantuan sembako, ketahanan ekonomi, nelayan tradisional, Desa Sungai Kakap

Abstract

Kenaikan biaya operasional dan fluktuasi pendapatan telah meningkatkan kerentanan ekonomi rumah tangga nelayan tradisional di Desa Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah memperkuat ekonomi rumah tangga nelayan melalui bantuan sembako sebagai intervensi jangka pendek sekaligus mendorong stabilitas konsumsi keluarga. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi menurunnya daya beli, ketidakpastian pendapatan akibat faktor cuaca dan harga bahan bakar, serta terbatasnya akses terhadap jaring pengaman sosial.Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, penyaluran bantuan sembako secara terarah, serta pendampingan sederhana terkait pengelolaan pengeluaran rumah tangga. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bantuan sembako mampu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga nelayan dalam jangka pendek, meningkatkan ketahanan pangan keluarga, serta memberikan ruang bagi rumah tangga untuk mengalokasikan pendapatan pada kebutuhan produktif lainnya. Selain itu, terdapat peningkatan kesadaran dalam pengelolaan keuangan sederhana di kalangan penerima manfaat.Simpulannya, bantuan sembako efektif sebagai intervensi awal dalam penguatan ekonomi rumah tangga nelayan tradisional, namun perlu dikombinasikan dengan program pemberdayaan berkelanjutan agar dampaknya lebih signifikan dan jangka panjang.

Strengthening the Economic Capacity of Traditional Fishermen’s Households through Basic Food Assistance in Sungai Kakap Village, Sungai Kakap Subdistrict, Kubu Raya Regency

Abstract

Rising operational costs and income fluctuations have increased the economic vulnerability of traditional fishing households in Sungai Kakap Village, Kubu Raya Regency. The objective of this Community Service (PKM) activity is to strengthen household economies through basic food assistance (sembako) as a short-term intervention while promoting household consumption stability. The main problems identified include declining purchasing power, income uncertainty due to weather conditions and fuel price volatility, and limited access to social safety nets.The method employed is a participatory approach involving needs assessment, targeted distribution of basic food assistance, and simple mentoring on household expenditure management. Data were collected through field observations, interviews, and documentation during the implementation of the program.The results indicate that basic food assistance effectively reduces short-term household expenditures, improves household food security, and provides opportunities for families to allocate income toward more productive needs. In addition, there is an observable increase in awareness of basic financial management among beneficiaries.In conclusion, basic food assistance serves as an effective initial intervention in strengthening the economic capacity of traditional fishing households; however, it needs to be integrated with sustainable empowerment programs to achieve more significant and long-term impacts.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustine, A. D. (2014). Pengembangan Sektor Kelautan Dan Perikanan Untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (Studi Di Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Banyuwangi). Jurnal Administrasi Publik Mahasiswa Universitas Brawijaya, 2(2), 276–280.

Alsaufi Sepiani Aziz. (2019). Variasi Pendapatan Masyarakat Nelayan Di Desa Sungai Kakap Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Pembangunan Dan Pemerataan, 8(3), 1–10. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jcc/article/view/34147

Arkanudin, Rupita, Sudirman, I. D. B. (2022). Bantuan bagi keluarga nelayan tradisional pada masa pandemi covid-19 di Desa Kuala Secapah Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah. PEDULI: Jurnal Ilmiah Pengabdian Pada Masyarakat, 6(1), 46–53. https://doi.org/https://doi.org/10.37303/peduli.v6i1

Biro Pusat Statistik. (2021). Kecamatan Sungai Kakap Dalam Angka 2021. Biro Pusat Statistik.

Elanda, Y., & Alie, A. (2020). Strategi Masyarakat Nelayan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Subsistennya di Desa Wisata Pasir Putih Dalegan Gresik. Jurnal of Urban Sociology, 3(2), 41–54. https://doi.org/DOI: 10.30742/jus.v3i2.1234

Jayus, I. W. (2022). Pengabdian Kepada Masyarakat “ Webinar Tantangan dan Manfaat Bantuan Sosial Tunai Bagi Masyarakat Terdampak COVID-19” di Provinsi Riau. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Membangun Negeri, 6(1), 242–248.

Kusbianto, John Simon, I. (2021). Permasalahan Dan Strategi Pemecahan Masalah Nelayan Tradisonal Kelurahan Baga Deli Kecamatan Medan Belawan Kota Medan Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Ilmiah "Advokasi, 09(01), 1–7. https://doi.org/https://doi.org/10.36987/jiad.v9i1.1953

Mira, R. R. dan A. Z. (2014). Dampak Kenaikan Harga BBM Terhadap Kinerja Sektor Kelautan dan Perikanan. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 9(2), 169–183.

Mudalipa. (2021). Pengaruh Harga Bahan Bakar Minyak Terhadap Pendapatan Nelayan Di Desa Raja Kecamatan Bua Kabupaten Luwu. IAIN Palopo.

Muhammad Daiyuddin, Hendrik, E. Y. (2014). Dampak Kenaikan Harga BBM (Solar) Terhadap Kegiatan Penangkapan Nelayan Yang Mendaratkan Hasil Tangkapan di PPS Bungus Sumatera Barat (Kasus: Nelayan Bagan Apung 21 GT dan 30 GT). Universitas Riau.

Nofreeana, A., Mayudin, A., Setiawan, A., & Sudarso, J. (2022). Peningkatan Kesejahteraan Nelayan Desa Sui. Kakap Dengan Sistem Usaha Nelayan Terpadu (Sunter). 2(2), 1–6.

Pipito. (2022). Pemerintah Melakukan Penyesuaian Harga BBM Bersubsidi. Kompas.Com.

Pratama, R. A., Fasa, M. I., & Suharto, S. (2022). Sosialisasi Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Pada Era New Normal Di Desa Ciamis Kecamatan Sungkai Utara Kabupaten Lampung Utara. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 107–118. https://doi.org/10.32815/jpm.v3i1.1183

Putri, P. A., Putri, C. R., & Qanita, Z. (2020). Pembangian Paket Sembako Sebagai Bentuk Bantuan Sosial Kepada Pekerja Jalanan di Wilayah Kelurahan Cilendek Timur Dalam Masa Transisi Pandemik Covid 19. Jurnal Layanan Masyarakat, 4(2), 486–491. https://doi.org/DOI : 10.20473/jlm.v4i2.2020.486-491

Retnowati, E. (2011). Nelayan Indonesia Dalam Pusaran Kemiskinan Struktural (Perspektif Sosial, Ekonomi Dan Hukum). Perspektif, 16(3), 149. https://doi.org/10.30742/perspektif.v16i3.79

Septiana, S. (2018). Sistem Sosial-Budaya Pantai: Mata Pencaharian Nelayan dan Pengolah Ikan di Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal. Sabda, 13(1), 1–13. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/sabda.13.1.83-92

Sriyono, Santi Rahma Dewi, P. H. (2021). Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Nelayan Di era New Realiti Melalui Model Pembiayaan Inklusif: Prespektif Al-Mudharobah. Jurnal Ekonomi Islam, 7(01), 81–89. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i1.1697

Sudin. (2004). Pengabdian Kepada Masyarakat Bagi Perguruan Tinggi Agama Islam. Aplikasia, 5(2), 161–172.

Takariani, C. S. D. (2015). Opini Nelayan Tentang Akses Informasi Publik. Jurnal Penelitian Komunikasi, 18(2), 101–114. https://doi.org/10.20422/jpk.v18i2.40

Udjianto Pawitro, Widji Indahingtyas, B. S. (2015). Permukiman kampung nelayan ‘blanakan’ kabupaten subang dan pemberdayaan masyarakat miskin di permukimannya. Prosiding SNST Ke 6 Tahun 2015, 5–10.

Vermila, C. W. M. (2018). Analisis Karakteristik Konsumen Yang Berbelanja Sembilan Bahan Pokok (Sembako) Di Pasar Tradisional Dan Pasar Moderen Di Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Jurnal Agribisnis, 18(2), 92–99. https://doi.org/10.31849/agr.v18i2.771

Windasai, M. M. S. & H. (2021). Peran Pemerintah Daerah Dalam Pemberdayaan Masyarakat Nelayan (Studi Kasus Kepulauan Masalembu Kabupaten Sumenep). 2(3). https://doi.org/https://doi.org/10.47492/jip.v2i3

Yuliani, D., Saryono, S., Apriani, D., Maghfiroh, & Ro, M. (2022). Dampak Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Terhadap Sembilan Bahan Pokok (Sembako) Di Kecamatan Tambun Selatan Dalam Masa Pandemi. Jurnal Citizenship Virtues, 2(2), 320–326. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.37640/jcv.v2i2.1533

Downloads

Published

2026-09-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Arkanudin, Batuallo, I. D., Junida, D. S., Hildawati, H., Larasati, A., & Wicaksono, A. (2026). Penguatan Ekonomi Rumah Tangga Nelayan Tradisional melalui Bantuan Sembako di Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(3), 872-879. https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.5113