Pengembangan Fondasi Desa Wisata Berangbang melalui Pemetaan Partisipatif dan Penguatan Pokdarwis
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.5915Keywords:
Desa Wisata, Pokdarwis, Pelayanan Prima, Pemberdayaan Masyarakat, Kearifan LokalAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Berangbang, Kabupaten Jembrana, dalam mengelola potensi pariwisata secara mandiri dan berkelanjutan. Masalah utama yang dihadapi mitra meliputi belum adanya pemetaan potensi desa yang komprehensif, fungsi kelembagaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang belum optimal, serta keterbatasan keterampilan masyarakat dalam memberikan pelayanan prima. Metode yang diterapkan dalam program ini mengintegrasikan pemetaan partisipatif berbasis komponen pariwisata 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, Ancillary) dengan pelatihan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kelembagaan. Hasil identifikasi melalui pemetaan partisipatif berhasil mengelompokkan sebaran potensi alam (Munduk Nangka), potensi budaya-sejarah (Situs Sarkofagus), serta potensi spiritual-wellness (Pura Kahyangan Jagat Pucak Luhur Berangbang Agung dan Pura Ulun Danu Beji Taman Sari Yeh Panes). Pelaksanaan program pelatihan diikuti oleh 15 pengurus Pokdarwis dan pelaku wisata dengan fokus materi pada tata kelola kelembagaan serta keterampilan praktis pelayanan prima (excellent service). Hasil observasi selama kegiatan menunjukkan respons yang sangat positif dari para peserta, disertai peningkatan pemahaman mengenai tata kelola destinasi wisata berbasis kearifan lokal. Tindak lanjut yang mendesak untuk dilakukan pascakegiatan ini adalah penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) pelayanan yang baku serta pengemasan paket wisata terpadu. Integrasi antara pemetaan komponen pariwisata dan penguatan kapasitas kelembagaan terbukti menjadi model pemberdayaan yang efektif dalam mendorong rintisan tata kelola pariwisata pedesaan yang berbasis komunitas.
Participatory Mapping of Local Wisdom-Based Tourism Potential as a Foundation for Tourism Village Development in Berangbang Village, Jembrana
Abstract
This community service activity aims to enhance the capacity of the community in Berangbang Village, Jembrana Regency, to manage its tourism potential independently and sustainably. The primary challenges faced by the partner include the absence of a comprehensive village tourism potential mapping, sub-optimal institutional functioning of the Tourism Awareness Group (Pokdarwis), and limited community skills in delivering excellent service. The method applied in this program integrates participatory mapping based on the 4A tourism components (Attraction, Accessibility, Amenity, Ancillary) with human resource capacity-building training. Participatory mapping successfully identified and categorized various local potentials, including natural attractions (Munduk Nangka), cultural-historical assets (Sarcophagus Site), and spiritual-wellness sites (Pura Kahyangan Jagat Pucak Luhur Berangbang Agung and Pura Ulun Danu Beji Taman Sari Yeh Panes). The training program was attended by 15 Pokdarwis administrators and local tourism actors, focusing on institutional governance and practical skills in excellent service. Observation results during the activity indicated highly positive responses from the participants, alongside improved understanding of local wisdom-based destination management. Urgent follow-up actions required post-program include the formulation of standardized operating procedures (SOPs) for services and the development of integrated tour packages. The integration of tourism component mapping and institutional capacity building proves to be an effective empowerment model to foster community-based rural tourism governance
Downloads
References
Abduh, M., & Sinaga, R. D. (2026). Impact of Village Governance, Security, Social Factors, and Infrastructure on Tourism Village Sustainability. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP), 12(1), 79–94. https://doi.org/doi.org/10.21776/ub.jiap.2026.012.01.7
Adriani, H., Herienda, F., Febri, L., Raphow, A., Suluh, H., Hafiz, M., & Sakaria. (2026). Pelatihan Pemandu Wisata untuk Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMK Negeri 57 Jakarta pada Konsentrasi Usaha Layanan Wisata. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 7(2), 926–940. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v7i2.2907
Alisjahbana, A. S., & Murniningtyas, E. (2018). Tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia: Konsep, target, dan strategi implementasi (Cetakan 1). Unpad Press.
Ardiwidjaja, R., & Antariksa, B. (2022). Pengelolaan Tinggalan Arkeologi: Kegiatan Pelestarian Sebagai Daya Tarik Wisata. PURBAWIDYA, 11(2), 153–164. https://doi.org/10.55981/purbawidya.2022.75
Julianto, D. E., Hutama, P. S., Oktawirani, P., Toha, A., Mastika, I. K., Kristianto, W., & Windradini, D. (2023). Penguatan SDM dan Tata Kelola Kelembagaan Pokdarwis Dewi Rengganis di Desa Wisata Guyangan, Krucil, Kabupaten Probolinggo. Communnity Development Journal, 4(1), 343–352. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/cdj.v4i2.12150
Kanom, Darmawan, R. N., & Nurhalimah. (2022). Pendampingan Pengembangan Pariwisata Berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) Pada Daya Tarik Wisata Lungun Indah Desa Bunder. ALAMTANA Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram, 03(02), 66–77. https://doi.org/10.51673/jaltn.v3i2.1080
Marlina, E. A., Nurdiani, S., & Khairunnisa, A. (2025). Strategi Pengembangan Pariwisata Berbasis 4A di Desa Haranggaol, Kabupaten Simalunggun. Jurnal Pariwisata Tawangmangu, 3(1), 18–24. https://doi.org/10.61696/juparita.v3i1.552
Meirejeki, I. N., Astawa, I. P. M., Sarja, N. K. P. G., Suarta, I. K., Putra, I. K. M., & Putra, I. M. R. M. K. (2026). Community-Based Participatory Mapping for Tourism Development in Tuwed Village, Bali. International Journal of Green Tourism Research and Applications, 8(1), 122–134. https://doi.org/10.31940/ijogtra.v8i1.122-134
Pemerintah Kabupaten Jembrana. (2025). Profil Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jembrana Tahun 2025. Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana.
Pratiwi, Y. (2023). Indentifikasi 4A (Attraction, Amenity, Accessibility dan Anciliary) dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Pantai Tanjung Pendam, Kabupaten Belitung: Indonesia. Journal of Contemporary Public Administration (JCPA), 3(2), 59–67. https://doi.org/10.22225/jcpa.3.2.2023.59-67
Ramdani, R. A., & Lestari, Y. (2025). Analisis Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata Di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Inovant, 3(4), 145–160.
Risyanti, Y. D., Supriyanto, S., Samtono, S., Guritno, B., & Hendrajaya, H. (2025). Penguatan SDM Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam Mewujudkan Pariwisata di Desa Rembul Bojong Tegal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(12), 5687–5694. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i12.2048
Santi, Y., Nurlaeli, Rahmatiyah, Prasetyo, A., Widhi, E. N., & Ristasa, R. (2025). Pelatihan Pemandu Wisata bagi Penggiat Wisata di Desa Wonosari Kecamatan Sepaku Kabupaten Panajam Paser Utara. Inovasi Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 36–41. https://doi.org/10.62951/inovasisosial.v2i2.1344
Wibisono, H. K., Rosdiana, W., Utami, D. A., Isbandono, P., Pratama, A., & Rosa, N. S. (2026). Pemetaan Partisipatif dalam Menguatkan Wisata Berbasis Komunitas Pada Kelompok Sadar Wisata Bukit Inggil, Desa Tlemang, Kabupaten Lamongan. PROFICIO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 737–743. https://doi.org/10.36728/jpf.v7i1.5848
Wijaya, I. P. Y. P., & Prianthara, I. B. T. (2024). Wellness Tourism in Bali: Is it Possible? International Journal of Science and Society, 6(2), 1–10. https://doi.org/10.54783/ijsoc.v6i2.1106
Yusrita, Rahayu, S., Triastuti, H., & Riana, Z. (2025). Optimalisasi Inovasi Ekowisata Berbasis Produk Lokal untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Disabilitas di Sumatera Utara. JPM: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 6(2), 260−271. https://doi.org/10.47065/jpm.v6i2.2715
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 I Nyoman Meirejeki, I Gede Nyoman Suta Waisnawa, Kadek Ayu Dwijuliasri, I Gusti Ayu Agung Putri Krismayanthi, I Ketut Suarta, Solihin Solihin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

