Pelatihan Design Thinking untuk Pengembangan Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Guru SD Gugus V Buleleng

Authors

  • I Nyoman Sudiana ID Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ni Wayan Eka Widiastini ID Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Made Hendra Sukmayasa ID Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ketut Herya Darma Utami ID Universitas Pendidikan Ganesha
  • Komang Alit Wahyuni ID Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.6458

Keywords:

Bahasa Indonesia, Buleleng, Design Thinking

Abstract

Guru-guru di Gugus V Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng belum mampu melaksanakan pembelajaran Bahasa Indonesia secara inovatif dan variatif, sehingga guru-guru perlu diberikan pelatihan terkait dengan pelaksanaan proses pembelajaran, salah satunya dengan mengaplikasikan Design Thinking. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep Design Thinking kepada para guru di gugus V Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng, khususnya dalam konteks pembelajaran bahasa Indonesia. Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru dapat mengimplementasikan Design Thinking untuk menciptakan metode pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan menarik bagi siswa, sehingga hasil belajar bahasa Indonesia di sekolah dasar dapat lebih optimal. Jumlah peserta dalam pelatihan ini berjumlah 20 orang. Kegiatan pelatihan ini akan dilakukan dengan metode tatap muka. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pelatihan ini adalah metode tugas pelatihan/tes. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis data deskriptif kuantitatif. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini adalah guru-guru mampu mendesain proses pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan pendekatan Design Thinking. Berdasarkan kegiatan pelatihan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa guru-guru sudah memahami konsep mengimplementasikan Design Thinking dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan baik. Hal tersebut terbukti dari hasil evaluasi yang telah dilakukan, skor rata-rata pemahaman konsep terkait dengan implementasi Design Thinking dalam pembelajaran Bahasa Indonesia didapatkan sebesar 62,50 (kategori cukup) pada saat pre-test. Pada kegiatan post-test, skor rata-rata ini meningkat menjadi 86,75 (kategori baik).

Training on the Implementation of Design Thinking in Indonesian Language Instruction at Elementary Schools in Cluster V, Buleleng District, Buleleng Regency

Abstract

Teachers in Cluster V, Buleleng District, Buleleng Regency, have not yet been able to conduct Indonesian language instruction in an innovative and varied manner; therefore, they require training on the instructional process, specifically through the application of Design Thinking This training aims to introduce the Design Thinking concept to teachers in Cluster V, Buleleng District, Buleleng Regency, particularly within the context of Indonesian language instruction. Through this training, it is expected that teachers will be able to implement Design Thinking to create teaching methods that are more creative, interactive, and engaging for students, thereby optimizing Indonesian language learning outcomes in elementary schools. The training involved 20 participants and was conducted using a face-to-face format. Data collection to measure the training's success relied on training assignments and tests, while data analysis employed a quantitative descriptive method. The success indicator for this activity was the teachers' ability to design Indonesian language lessons using the Design Thinking approach. Based on the training activities conducted, it can be concluded that the teachers have gained a solid understanding of the concept of implementing Design Thinking in Indonesian language instruction. This is evidenced by the evaluation results: the average score for understanding the concept of Design Thinking implementation in Indonesian language instruction was 62.50 (fair category) during the pre-test, whereas in the post-test, the average score rose to 86.75 (good category)

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggoro, C., Pasa, I. Y., & Murhadi. 2025. Perancangan Media Interaktif Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Siswa Kelas 4 SD Menggunakan Metode Design Thinking. E-Proceedings of Art & Design, 6 (1).

Brown, T. 2009. Change by Design: How Design Thinking Creates New Alternatives for Business and Society. HarperBusiness.

Cahyani NL Paramita, Jayanta INL. 2021. Digital Literacy-Based Learning Video on the Topic of Natural Resources and Technology for Grade IV Elementary School. Jurnal Ilmu Sekolah Dasar, 5(3):538.

Jayanta INL, Agustika GNS. 2021. A Comparison of the Effectiveness of Two Stay-TwoStray and Pair Checks Cooperative Learning Models Towards Primary School Mathematics Learning Outcomes. Proceedings of the 2nd International Conference on Technology and Educational Science (ICTES 2020).

Jesionkowska J, Wild F. 2020. Active Learning Augmented Reality for STEAM Education - A Case Study. Education Science, 10(8):1–15.

Kasih LS, Bayu GW, Jayanta INL. 2019. The Ethnopedagogy Study on The Megibung Tradition in Karangasem. Jurnal Filsafat Indonesia, 2(2).

Liedtka, J. 2015. Designing for Growth: A Design Thinking Tool Kit for Managers. Columbia Business School Publishing.

Mahajan M, Singh MKS. 2017. Importance and Benefits of Learning Outcomes. IOSR Journal of Humanities and Social Science (IOSR-JHSS), 22(3):65–7.

Martin, R. 2007. The Design of Business: Why Design Thinking is the Next Competitive Advantage. Harvard Business Press.

Muizzuddin M. 2019. Pengembangan Profesionalisme Guru dan Peningkatan Kualitas Pembelajaran. Jurnal Kependidikan, 7(1):127–40.

Pratama, I Putu Ananda Andra. 2023. Penerapan Metode Design Thinking Dalam Implementasi User Interface Berbasis Website Studi Kasus JRO Sandat Property. Jurnal Teknologi Komputer dan Sistem Informasi, 7 (1).

Ramadhani SP, Zulela M. 2020. Profesional Pedagogy Guru Terhadap Perubahan Pembelajaran di Era Digital. Jurnal Elementaria Edukasia, 3(2).

Ristanto, F. 2022. Perancangan media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Siswa Kelas 2 SD Menggunakan Metode Design Thinking. eProceedings of Art & Design, 9 (4).

Setyaningsih, N. H., Ayudia, A. M., & Haryadi. 2023. Differentiated Learning Design of Independent Curriculum Based on Project-based learning supports creative Thinking Skills in Indonesian Language Learning. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 11(2).

Spencer JA. 2021. Integrating Service Learning into the RN to BSN Curriculum with the Application of QSEN Competencies. Jurnal Prof Nurs, 25.

Sudiana, I. N., Rati, N. W., Sukmayasa, I. M. H., Utami, K. H. D., & Yudiana, K. 2025. Pelatihan implementasi Design Thinking dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi guru Gugus III Kecamatan Buleleng. Caraka: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5 (2).

Sugihartini N, Jayanta NL. 2017. Pengembangan E-Modul Mata Kuliah Strategi Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejururuan. 14(2):221–30.

Utami IGALP, Prestridge S, Saukah A, Hamied FA. 2019. Continuing Professional Development and Teachers’ Perceptions and Practices - A Tenable Relationship. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 9(1):108–18.

Wahyuni NLPI, Sudatha IGW, Jayanta INL. 2021. The Use of Tutorial Video in Learning Energy Sources. International Journal Elememntary Education. Julie, 5(2):479.

Zainuddin Z. 2018. Students’ Learning Performance and Perceived Motivation in Gamified Flipped-Class Instruction. Computers & Education, 126.

Downloads

Published

2026-09-19

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sudiana, I. N., Widiastini, N. W. E., Sukmayasa, I. M. H., Utami, K. H. D., & Wahyuni, K. A. (2026). Pelatihan Design Thinking untuk Pengembangan Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Guru SD Gugus V Buleleng. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(3), 1614-1622. https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.6458