Edukasi SAK EMKM untuk Penguatan Tata Kelola Keuangan UMKM Lintas Sektor di Kabupaten Sumedang

Authors

  • Titi Suhartati ID Politeknik Negeri Jakarta
  • Utami Puji Lestari ID Politeknik Negeri Jakarta
  • Maulida Salmi Utie ID Politeknik Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.6462

Keywords:

accounting standards, financial governance, cross-sector SMEs, cost of goods manufactured, financial statements

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumedang tersebar di beragam sektor, mencakup kuliner dan olahan pangan, fesyen, kriya, serta jasa, dan sebagian besar berskala mikro. Kajian awal menunjukkan bahwa mayoritas pelaku usaha belum menerapkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM), belum memisahkan keuangan usaha dari keuangan rumah tangga, serta belum menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) secara terstruktur. Akibatnya, penetapan harga bersifat intuitif dan akses terhadap pembiayaan formal terbatas. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting tata kelola keuangan UMKM, merancang model edukasi SAK EMKM yang kontekstual dan transferabel antarsektor, serta mengevaluasi capaian pada tahap awal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning berbasis andragogi dalam lima fase, dengan sasaran 30 pengusaha. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan koordinasi kelembagaan, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil menunjukkan hambatan utama terletak pada identifikasi komponen biaya, bukan pada operasi perhitungannya; biaya bahan bakar, air, listrik, penyusutan peralatan, dan biaya tidak langsung pada usaha jasa belum dipandang sebagai unsur biaya. Temuan ini mendasari pemisahan materi klasifikasi biaya dan kalkulasi HPP menjadi dua sesi. Pelatihan inti menunjukkan capaian awal yang positif, ditandai dengan kenaikan skor kompetensi komposit dari 4,13 menjadi 4,44 dan kepuasan peserta rata-rata 4,55 dari 5. Keterbatasan utama adalah belum tersedianya data keberlanjutan pascaprogram, sehingga ketahanan perilaku pencatatan peserta perlu diukur pada tahap lanjutan.

SAK EMKM Education for Strengthening Cross-Sector MSME Financial Governance in Sumedang Regency

Abstract

Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Sumedang Regency span diverse sectors, including culinary and processed food, fashion, crafts, and services, and are predominantly microscale. A preliminary assessment indicates that most cross-sector owners have not applied the Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM), have not separated business from household finances, and do not calculate the Cost of Goods Manufactured in a structured manner, resulting in intuitive pricing and limited access to formal financing. This program aims to analyze the existing financial governance of cross-sector MSMEs in Sumedang, design a contextual and cross-sectorally transferable SAK EMKM education model, and evaluate its initial implementation.The method is Participatory Action Learning grounded in andragogy across five phases, targeting 30 cross-sector entrepreneurs. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and institutional coordination, then analyzed descriptively, both qualitatively and with simple quantitative methods. Findings indicate that participants' principal barrier lies in identifying cost components rather than performing calculations; fuel, water, electricity, equipment depreciation, and indirect costs in service businesses are not yet regarded as cost elements. This underpinned the separation of cost classification and cost calculation into two sessions. The core trainingshowed positive initial outcomes, marked by a rise in the composite competency score from 4.13 to 4.44 and average satisfaction of 4.55 out of 5. The principal limitation is the absence of post-program sustainability data, so the durability of recorded behavior remains to be measured.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ayem, S., Putri, F. K., Arang, D. F., Cholifiana, F., Langu, H. R. L. K. R., Putri, T. P., & Septiani, V. (2024). Systematic literature review: Implementasi SAK EMKM pada penyusunan laporan keuangan UMKM di Indonesia. Jurnal Literasi Akuntansi, 4(2), 87–99. https://doi.org/10.55587/jla.v4i2.118

Barus, I. S. L., & Suharman, H. (2020). Pencatatan dan penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM tahun 2018 pada UKM sektor perdagangan di Kabupaten Bandung. Tirtayasa Ekonomika, 15(2), 253–270. https://doi.org/10.35448/jte.v15i2.9104

Darmawan, D., Alamsyah, T. P., & Rosmilawati, I. (2021). Participatory Learning and Action untuk menumbuhkan quality of life pada Kelompok Keluarga Harapan di Kota Serang. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 5(2). https://journal.unnes.ac.id/sju/jnfc

Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DiskopUKMPP) Kabupaten Sumedang. (2024). Usaha mikro dominasi UMKM di Sumedang: Data NIB per Mei 2024. https://sumedangkab.go.id/berita/detail/usaha-mikro-dominasi-umkm-di-sumedang

Dwi Handayani, Y., Yoshida, D., Pratiwi, R., & Ibrani, E. Y. (2025). Sosialisasi akuntansi UMKM berdasarkan SAK EMKM dalam meningkatkan produktivitas usaha. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 3527–3533. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1816

Evelyna, F., Rhamdhani, I. M., & Mahyuzar, H. (2025). Penerapan Participatory Action Research untuk meningkatkan strategi pemasaran UMKM alumni inkubasi Pemkab Kebumen. JURPIKAT, 6(4), 2050–2059. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v6i4.2562

Fitriana, A., Hasibuan, R. R., Tyas, Z. K., & Supriatin, D. (2022). Pendampingan pencatatan keuangan sederhana bagi pelaku UMKM bidang pariwisata di Desa Petahunan, Kabupaten Banyumas. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 17–22. https://doi.org/10.54259/pakmas.v2i1.787

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2018). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan IAI. https://iaiglobal.or.id

Ilham, B. U., Enre, A., & Yusri, M. (2026). Peningkatan kapasitas kewirausahaan mahasiswa Universitas Cokroaminoto melalui program pendampingan di PLUT Sulawesi Selatan. Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat), 6(1), 24–27. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakamitra.v6i1.1472

Khaddafi, M., Salsabila, A. A., Sagala, A., Anggraini, A. R., & Riani, I. (2025). Penerapan pencatatan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM pada UMKM. Akuntansi Pajak dan Kebijakan Ekonomi Digital, 2(3), 137–144. https://doi.org/10.61132/apke.v2i3.1400

Marliadi, R., Jamaludin, W. B., Nirwana, R., Jakiroh, J., Hilmi, R., & Mafazy, M. M. (2026). Optimalisasi pelaporan keuangan sesuai SAK EMKM bagi pelaku usaha mikro. Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 280–287. https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v7i1.765

Otoritas Jasa Keuangan, & Badan Pusat Statistik. (2025). Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Pasaribu, N. A., & Baroroh, N. (2025). Faktor-faktor yang memengaruhi implementasi SAK EMKM pada UMKM di Kota Semarang. Kompak: Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi, 18(1), 276–282. https://doi.org/10.51903/p22z5232

Pratiwi, D., Suhartati, T., Nugroho, H., Tamimi, Y. A., Buntoro, A., & Windiarti, F. (2025). Transformation of UMKM accounting practices through education and guidance on private entity financial accounting standards. Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin, 7(2), 302–308. https://doi.org/10.37012/jpkmht.v7i2.2823

Prihastiwi, A. N., Badjuri, A., & Lisiantara, G. A. (2026). Pendampingan penyusunan laporan keuangan berbasis SAK EMKM pada UMKM jasa cuci sepatu dan sandal COYS. Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(4), 2400–2407. https://doi.org/10.63822/d9vdqe26

Rivandi, M., Ananda, F., Meirina, E., Umar, D., & Putra, G. H. (2025). Perhitungan HPP secara praktis dan akurat dengan Excel: Solusi bagi pengusaha dapur tahu. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdira), 5(2), 55–62. https://doi.org/10.31004/abdira.v5i2.588

Romadhon, F., Perwitasari, A. W., Bariyah, T., Atikasari, A. D. N., Darmawan, A., & Maulana, F. (2025). UMKM naik kelas: Pendampingan perhitungan harga pokok produksi untuk optimalisasi keuntungan dan keberlanjutan usaha. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 9(6), 6786–6802. https://doi.org/10.31764/jmm.v9i6.35477

Rosyidah, K. L., Ariningsih, S., & Wijayanti, R. (2022). Analisis penerapan SAK-EMKM pada pelaku usaha kecil, dan pelaku usaha menengah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 27(1), 66–75. https://doi.org/10.23960/jak.v27i1.310

Shafira, S., Maulidina, M., Udhaty, K. D., Siregar, P. K. T., Miransyah, I. A., & Tambunan, Y. G. M. (2024). Pendampingan penentuan harga pokok produksi (HPP) dan harga jual pada UMKM Kecamatan Medan Amplas. Jurnal Pengabdian West Science, 3(12), 1267–1276. https://doi.org/10.58812/jpws.v3i12.1746

Umar, D., Rivandi, M., Meirina, E., Kartika, E. D., Utami, H. Y., & Dewi, M. K. (2026). Revitalisasi pemahaman laporan keuangan berbasis SAK EMKM pada UMKM Kerupuk Azizah Kota Padang. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 4(2). https://doi.org/10.61231/em5qp753

Watulfa, D. C., & Fithria, A. (2025). Optimalisasi pencatatan keuangan UMKM berbasis SAK EMKM untuk mendorong kemandirian finansial. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 6(2), 592–602. https://doi.org/10.33474/jp2m.v6i2.23695

Downloads

Published

2026-09-15

Issue

Section

Articles

How to Cite

Suhartati, T., Lestari, U. P., & Utie, M. S. (2026). Edukasi SAK EMKM untuk Penguatan Tata Kelola Keuangan UMKM Lintas Sektor di Kabupaten Sumedang. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(3), 1211-1225. https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.6462