Pelatihan Produksi Pupuk Organik Plus Berbasis Learning by Doing bagi Mahasiswa

Authors

  • Sri Nopita Primawati ID Universitas Pendidikan Mandalika
  • I Ketut Mudhiarta ID Universitas Pendidikan Mandalika
  • Guyup Mahardhian Dwi Putra ID Universitas Mataram
  • Akhmad Sukri ID Universitas Pendidikan Mandalika
  • Bening Ulandari ID Universitas Pendidikan Mandalika
  • Amelia Rasita ID Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.6511

Keywords:

learning innovation, organic fertilizer plus, student skills, organic waste

Abstract

Pelatihan produksi pupuk organik plus dilaksanakan sebagai inovasi pembelajaran praktis untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengolah limbah organik. Kegiatan menggunakan pendekatan learning by doing melalui tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, praktik produksi, dan evaluasi. Peserta berjumlah 10 mahasiswa dan kegiatan dilaksanakan pada 18 Juni - 20 Juli 2026 di Laboratorium Pendidikan Biologi. Peserta memperoleh materi tentang pengelolaan limbah organik, prinsip pupuk organik plus, pengenalan alat dan bahan, pencampuran, penambahan aktivator, pengaturan kadar air, fermentasi, pemantauan, dan pengemasan. Keberhasilan kegiatan dievaluasi melalui observasi unjuk kerja dan angket respons peserta. Hasil menunjukkan bahwa nilai akhir seluruh indikator keterampilan berada di atas 80%, dengan capaian tertinggi pada kemampuan mengidentifikasi dan menyiapkan alat serta bahan sebesar 93,25%. Respons mahasiswa terhadap pelatihan berada pada kategori baik hingga sangat baik. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung, memperkuat kemampuan bekerja sama dan memecahkan masalah, serta memperkenalkan pemanfaatan limbah organik sebagai produk bernilai guna dan ekonomi. Dengan demikian, pelatihan produksi pupuk organik plus dapat menjadi model pembelajaran berbasis pengalaman yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa dan praktik produksi yang bertanggung jawab. Model ini juga relevan untuk mendukung pendidikan berkualitas dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Organic Fertilizer Plus Production Training as a Practical Learning Innovation for University Students

Abstract

Organic fertilizer plus production training was conducted as a practical learning innovation to strengthen students’ knowledge and skills in processing organic waste. The activity applied a learning-by-doing approach through preparation, socialization, training, production practice, and evaluation. The activity involved 10 students and was held on 18 June- 20 july 2026 at the Biology Education Laboratory. Participants learned about organic waste management, the principles of enriched organic fertilizer, tools and materials, mixing, activator addition, moisture adjustment, fermentation, monitoring, and packaging. Program achievement was evaluated using performance observations and a participant response questionnaire. The results showed that the final scores for all skill indicators exceeded 80%, with the highest achievement recorded for identifying and preparing tools and materials at 93.25%. Students’ responses to the training ranged from good to very good. The activity provided direct experience, strengthened teamwork and problem-solving skills, and introduced the conversion of organic waste into a useful product with economic value. Therefore, organic fertilizer plus production training can serve as an experiential learning model that supports student competency development and responsible production practices. This model is also relevant to quality education and the sustainable management of resources

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2013). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (Edisi 2). Jakarta: Bumi Aksara

Coleman, B. M., Bunch, J. C., & Roberts, T. G. (2024). Experiential learning in agricultural education: A philosophical discussion. Journal of Agricultural Education, 65(1), 283–302.

Du, T., Hu, Q., He, H., Mao, W., Yang, Z., Chen, H., Sun, L., & Zhai, M. (2023). Long-term organic fertilizer and biofertilizer application strengthens the associations between soil quality index, network complexity, and walnut yield. European Journal of Soil Biology, 116, 103492. https://doi:10.1016/j.ejsobi.2023.103492.

Khairi, A., Dwilaksono, F., Purnamasari, A., & Ardiansah, G. (2024). Training on making organic fertilizer at SMPN 5 Satu Atap Labuhan Badas, Sumbawa Regency. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. Indonesian Journal of Community Engagement, 10(2), 116–121. https://doi:10.22146/jpkm.93647.

Kumar, S., Diksha, Sindhu, S. S., & Kumar, R. (2022). Biofertilizers: An ecofriendly technology for nutrient recycling and environmental sustainability. Current Research in Microbial Sciences, 3, 100094. https://doi:10.1016/j.crmicr.2021.100094.

Li, L., Tong, L., & Lv, Y. (2023). Influence of bio-fertilizer type and amount jointly on microbial community composition, crop production and soil health. Agronomy, 13(7), 1775. https://doi:10.3390/agronomy13071775.

Manea, E. E., Bumbac, C., Dinu, L. R., Bumbac, M., & Nicolescu, C. M. (2024). Composting as a sustainable solution for organic solid waste management: Current practices and potential improvements. Sustainability, 16(15), 6329. https://doi:10.3390/su16156329.

Mengqi, Z., Shi, A., Ajmal, M., Ye, L., & Awais, M. (2023). Comprehensive review on agricultural waste utilization and high-temperature fermentation and composting. Biomass Conversion and Biorefinery, 13, 5445–5468. https://doi:10.1007/s13399-021-01438-5.

Xu, M., Yang, M., Sun, H., Meng, J., Li, Y., Gao, M., Wang, Q., & Wu, C. (2023). From waste to wealth: Innovations in organic solid waste composting. Environmental Research, 229, 115977. https://doi:10.1016/j.envres.2023.115977.

Yusuf, S. F. G., Popoola, O. O., Gwala, L., & Nesengani, T. (2021). Promoting university–community alliances in the experiential learning activities of agricultural extension postgraduate students at the University of Fort Hare, South Africa. Sustainability, 13(18), 10411. https://doi:10.3390/su131810411

Sagitarini, N. F., & Dewi, N. M. A. R. (2023). Pemanfaatan sampah sebagai bahan pembuatan pupuk kompos organik untuk menjaga kelestarian tumbuh-tumbuhan di Desa Nyiur Tebel. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(2), 225-230.

Asasandi, I. G. N. A., Yusuf, M., Utama, A. F., Widiasturi, S., Suparyana, P. K., & Fadli. (2025). Peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan pembuatan pupuk organik guna mendukung pertanian berkelanjutan di Desa Darek, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 8(2), 436–442. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v8i2.11571

El Fadilah, Z., Al Maulani, S. A., Meisaroh, T., Rahayu, D. S., & Rahmawati, F. (2026). Strategi Pembelajaran Berbasis Praktik Dalam Meningkat-Kan Kesiapan Berwirausaha Mahasiswa. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 520-535.

Firna, L. F., Ali, M., & Adiansyah, R. (2025). Peningkatan Kesadaran Lingkungan Peserta Didik melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Sampah Dapur. Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 571-579.

Khasanah, A. N. U., Rahmawati, F., Risqianto, F., Nabila, N. Z., & Maulana, I. (2026). Pengembangan Karakter Wirausaha Mahasiswa Melalui Program Pengolahan Limbah Menjadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi. Currency (Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah), 4(2), 414-423.

Downloads

Published

2026-09-15

Issue

Section

Articles

How to Cite

Primawati, S. N., Mudhiarta, I. K., Putra, G. M. D., Sukri, A., Ulandari, B., & Rasita, A. (2026). Pelatihan Produksi Pupuk Organik Plus Berbasis Learning by Doing bagi Mahasiswa. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(3), 1238-1251. https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.6511