Pelatihan dan Festival Olahraga Tradisional untuk Penguatan Aktivitas Fisik dan Kearifan Lokal Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.6520Keywords:
traditional sports, student empowerment, physical activity, local wisdom, training-playing-festivalAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan siswa sekolah dasar melalui pelatihan dan festival olahraga tradisional berbasis kearifan lokal di Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan. Permasalahan yang dihadapi adalah belum optimalnya pemanfaatan olahraga tradisional sebagai sarana aktivitas fisik, pengembangan keterampilan gerak, pembentukan karakter, dan pelestarian kearifan lokal. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode pemberdayaan partisipatif dengan pendekatan training-playing-festival yang meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan, praktik dan pendampingan, festival olahraga tradisional, serta evaluasi dan tindak lanjut. Peserta kegiatan berjumlah 50 siswa sekolah dasar dengan melibatkan guru dan pihak sekolah sebagai mitra. Permainan yang diberikan meliputi engklek, gobak sodor, bentengan, tarik tambang, bakiak, lari balok, dan egrang. Evaluasi dilakukan melalui observasi, pretest, posttest, angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi aktivitas fisik dari 40% menjadi 85%, pengetahuan olahraga tradisional dari 45% menjadi 90%, keterampilan gerak dari 50% menjadi 85%, kerja sama dari 55% menjadi 88%, sportivitas dari 60% menjadi 90%, dan pemahaman kearifan lokal dari 42% menjadi 92%. Sebanyak 94% siswa memberikan respons positif terhadap kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan deskriptif pada aspek partisipasi aktivitas fisik, pengetahuan olahraga tradisional, keterampilan gerak, kerja sama, sportivitas, dan pemahaman kearifan lokal siswa.
Empowering Elementary School Students through Training and Traditional Sports Festivals Based on Local Wisdom
Abstract
This community service activity aims to empower elementary school students through training and a traditional sports festival rooted in local wisdom in Lainea District, South Konawe Regency. The issue addressed was the suboptimal utilization of traditional sports as a means for physical activity, motor skill development, character building, and the preservation of local wisdom. The activity employed a participatory empowerment method using a "training-playing-festival" approach, comprising needs assessment, training, practice and mentoring, a traditional sports festival, and evaluation and follow-up. Fifty elementary school students participated, with teachers and school officials involved as partners. The games featured included *engklek* (hopscotch), *gobak sodor* (traditional tag/blocking game), *bentengan* (fortress game), tug-of-war, *bakiak* (wooden clog racing), *lari balok* (wooden block racing), and *egrang* (stilts). Evaluation was conducted through observation, pre-tests, post-tests, questionnaires, interviews, and documentation. The results showed increases in physical activity participation (from 40% to 85%), knowledge of traditional sports (45% to 90%), motor skills (50% to 85%), cooperation (55% to 88%), sportsmanship (60% to 90%), and understanding of local wisdom (42% to 92%). A total of 94% of the students responded positively to the activity. The results of the activity indicate a descriptive improvement in the students' physical activity participation, knowledge of traditional sports, movement skills, teamwork, sportsmanship, and understanding of local wisdom
Downloads
References
Bile, R. L., Tapo, Y. B. O., & Desi, A. K. (2021). Pengembangan Model Latihan Kebugaran Jasmani Berbasis Permainan Tradisional Sebagai Aktivitas Belajar Siswa Dalam Pembelajaran PJOK. Jurnal Penjakora, 8(1), 71–80.
Fitri, R., & Imansari, M. L. (2020). Permainan Karpet Engkle: Aktivitas Motorik untuk Meningkatkan Keseimbangan Tubuh Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1186–1198. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.754
Hanief, Y. N., & Sugito, S. (2015). Membentuk gerak dasar pada siswa sekolah dasar melalui permainan tradisional. Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 1(1), 60–73.
Heriyani, N., & Suzanti, L. (2022). Mengembangkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Menggunakan Permainan Tradisional Dua Belas Jadi Patung. Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 41–46. https://doi.org/10.24853/yby.6.2.41-46
Maghfiroh, Y. (2020). Peran Permainan Tradisional dalam Membentuk Karakter Anak Usia 4-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 1–9.
Mahyuddin, R., Sudirman, A., & Hamid, M. W. (2025). Edukasi Program Kesegaran Jasmani Anak dan Remaja: Program Aktivitas Fisik untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Perkembangan. Komet: Kolaborasi Masyarakat Berbasis Teknologi, 1(3), 83–88.
Novitasari, D., Munzil, M., Widodo, A., Fadhilah, A. S., Nada, H. N., Ariesta, N. A. F., Azizah, R., Saharani, S. N., & Nurhayati, S. (2025). Meningkatkan Minat Belajar IPA dengan Media Edukatif Berbasis Permainan Tradisional di Kelas VIII SMP. Journal of Innovation and Teacher Professionalism, 3(2), 429–436.
Rachman, F., Ramadhan, Z. F., Armanjaya, S., Gumantan, A., Yuliandra, R., & Rifqi, M. (2023). Pelestarian olahraga tradisional melalui festival permainan tradisional se-kota bandar lampung. PROFICIO, 4(2), 157–163.
Rahmawati, W., & Sulistyawan, A. (2020). Pengaruh Permainan Tradisional Egrang Terhadap Keseimbangan Anak Usia Dini. Jurnal Penelitian Ilmu Kesehatan (Jurnal Pikes), 1(1), 22–27. https://ojs.pikes.iik.ac.id/index.php/jpikes/article/view/4
Rusli, M., Jud, J., Suhartiwi, S., & Marsuna, M. (2022). Pemanfaatan permainan tradisional sebagai media pembelajaran edukatif pada siswa sekolah dasar. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(4), 582–589. https://doi.org/10.36312/linov.v7i4.948
Rustan, E., & Munawir, A. (2020). Eksistensi Permainan Tradisional Edukatif Pada Generasi Digital Natives. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 5(2), 181–196.
Samsurrijal, A. (2022). Permainan Tradisional Indonesia Sebagai Media Penanaman Nilai Moral Pada Siswa: Sebuah Studi Literatur. Nusantara Education, 1(1), 10–19.
Vardani, E. N. A., & Astutik, I. (2020). Pemanfaatan Permainan Tradisional Sebagai Media Edukatif Di Sdn Karangrejo 02 Jember. Empowering: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4, 1–16.
WHO Team. (2020). Coronavirus disease (COVID-19): Staying active. World Health Organization.
Yunianto, A. E., Astriani, A. S., Silvani, D., Syakira, S., Khairinisa, S., & Ningsih, S. R. (2022). Edukasi Gizi Serta Revitalisasi Permainan Tradisional Untuk Meningkatkan Aktivitas Fisik Pada Anak Usia Sekolah Di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(2), 1183–1192
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marsuna Marsuna, Muhammad Rusli, Alimin Alwi, Erna Kurniati, Warni Agisra Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

