Revitalisasi Ekosistem Seni Gamelan Laras Budoyo: Digitalisasi Karya, Pertunjukan Hibrida, dan Regenerasi Seniman Muda Berbasis Desa Budaya Sariharjo

Authors

  • Yunike Juniarti Fitria ID Universitas Negeri Yogyakarta
  • Ardiyanto Ardiyanto ID Universitas Gadjah Mada
  • Dyantika Putry Mahmud ID Universitas Negeri Yogyakarta
  • Ummi Fakhriyah Jayatri ID Universitas Negeri Yogyakarta
  • Anisa Kharismawati ID Universitas Negeri Yogyakarta
  • Grahita Prisca Brilianti ID Universitas Negeri Yogyakarta
  • Perdana Suteja Putra ID Universitas Negeri Yogyakarta
  • Axel Fabiant Ersyad ID Universitas Negeri Yogyakarta
  • Muhammad Fatih ID Universitas Negeri Yogyakarta
  • Niken Purbo Irawanti ID Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.6539

Keywords:

karawitan, cultural digitalization, Regeneration of Young Artists, Hybrid Performance, community service

Abstract

Karawitan sebagai salah satu warisan budaya takbenda memerlukan upaya regenerasi dan adaptasi agar tetap relevan di tengah perkembangan sosial dan teknologi. Paguyuban Laras Budoyo yang berlokasi di Jongkang Baru, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, menghadapi tantangan berupa terbatasnya keterlibatan generasi muda serta belum optimalnya pemanfaatan media digital untuk promosi dan publikasi kegiatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung penguatan aktivitas seni dan promosi digital Paguyuban Laras Budoyo melalui empat pendekatan terintegrasi, yaitu pelatihan karawitan bagi generasi muda, pengembangan media digital, penyediaan perangkat pendukung pertunjukan, dan penyelenggaraan pertunjukan berbasis hibrida. Program dilaksanakan oleh tim dosen lintas disiplin dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Paguyuban Laras Budoyo sebagai mitra utama dalam skema Program Inovasi Seni Nusantara (PISN). Metode pelaksanaan meliputi observasi dan identifikasi kebutuhan mitra, tiga sesi pelatihan karawitan bagi generasi muda berusia 10–25 tahun, pengembangan dan peluncuran situs web larasbudoyo.com, penyerahan perangkat pendukung pertunjukan, penyelenggaraan pertunjukan hibrida secara luring dan melalui siaran langsung dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta evaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa setiap sesi pelatihan diikuti oleh 25–30 peserta. Situs web Laras Budoyo mencatat lebih dari 150 total kunjungan  selama periode 15 Agustus – 18 Agustus 2026. Pada pertunjukan hibrida, data platform siaran langsung menunjukkan 180 views, 158 likes, tambahan 3 pelanggan baru, dan 26 interaksi melalui fitur live chat. Capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan generasi muda dan perluasan pemanfaatan media digital dalam aktivitas Paguyuban Laras Budoyo. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mendukung ekosistem seni karawitan yang lebih adaptif, sekaligus menunjukkan potensi integrasi antara pelestarian budaya, pemberdayaan generasi muda, dan pemanfaatan teknologi digital.

Revitalization of the Laras Budoyo Gamelan Art Ecosystem: Digitalization of Works, Hybrid Performances, and Regeneration of Young Artists Based on the Sariharjo Cultural Village

Abstract

Karawitan, as a form of Indonesia’s intangible cultural heritage, requires continuous regeneration and adaptation to remain relevant amid social and technological change. The Laras Budoyo art community, located in Jongkang Baru, Sariharjo Village, Ngaglik District, Sleman Regency, faces several challenges, particularly limited participation among younger generations and the underuse of digital media for promoting and publicizing its activities. This community engagement program aimed to strengthen the artistic activities and digital promotion of Laras Budoyo through four integrated approaches: karawitan training for young participants, development of digital media, provision of supporting performance equipment, and the organization of hybrid performances. The program was implemented by a multidisciplinary team of lecturers from Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) and Universitas Gadjah Mada (UGM), in collaboration with Laras Budoyo as the main community partner under the Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) scheme. The implementation process included observation and identification of community needs, three karawitan training sessions for participants aged 10 to 25 years, development and launch of the larasbudoyo.com website, provision of performance equipment, a hybrid performance conducted both onsite and through live streaming as part of the 81st Anniversary of Indonesian Independence, and program evaluation. The results showed that each training session involved 25 to 30 participants. The Laras Budoyo website recorded more than 150 total visits during the period of 15 Agustus – 18 Agustus 2026. The live-streamed performance generated 180 views, 158 likes, 3 new subscribers, and 26 live chat interactions. These outcomes indicate increased engagement among younger participants and broader use of digital media in supporting Laras Budoyo’s activities. The program represents an initial step toward supporting a more adaptive karawitan arts ecosystem while also demonstrating the potential of integrating cultural preservation, youth empowerment, and digital technology.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Ardiyanto Ardiyanto, Universitas Gadjah Mada

    INDUSTRIAL AND SYSTEMS ENGINEERING/ OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY/ ERGONOMICS / HUMAN FACTORS ENGINEERING

References

Agustin, E. W., Kumalasari, I. H., Azzahra, N., Maharani, A. F., & Althafeena, M. (2026). Internalisasi Nilai Gotong Royong dalam Pendidikan Karakter: Membangun Solidaritas Sosial di Era Globalisasi. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 14(1), 25–31. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal pendidikan-kewarganegaraa/article/download/67889/54366/199239

Harjanti, F. D., Ardiansyah, R., Jarmani, J., & Indrayana, V. L. (2023). Pengembangan Media Gamelan Digital untuk Pembentukkan Karakter 5T pada Siswa. Journal of Education Research, 4(4), 1999–2010. https://doi.org/10.37985/jer.v4i4.645

Hendratmoko, A. W., Wahyuningsih, S., & Susanti, V. E. (2026). Komposisi Karawitan “Rumpakan Lelakon”: Sebagai Media Pendidikan Karakter di Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta. IKONIK: Jurnal Seni Dan Desain, 8(01), 48–56. https://doi.org/10.51804/ijsd.v8i01.17205

Hervansyah, G. H., Purwanto, E., Pratama, R. P., Saputra, N. B., & Rifai, R. (2025). Digitalisasi Tradisi Budaya melalui Platform Media Baru. Interaction: Communication Studies Journal, 2(2), 1–8. https://doi.org/10.47134/interaction.v2i2.4283

Ilhamzah, I., Nuri, D. R., Pebriansyah, P., Irnanda, E., & Insani, F. (2025). Pemberdayaan Komunitas Seni Berbasis Kearifan Lokal melalui Pengembangan Aransemen Musik Daerah di Tanjung Jabung Timur. BESTARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(04), 54–61. https://ejournal.almusthofa.org/index.php/bestari/article/view/304

Lathief, M. F., Setyawan, A. F., Hestiningsih, I., Thohari, A. N. A., Sukamto, S., Handoko, S., Yobioktabera, A., Fahriah, S., Pernanda, S. T., Lavindi, E. E., Wibowo, A. W., & Rizal, A. (2026). Pengembangan Website Paguyuban UMKM Swatantra Desa Jabung sebagai Media Pemasaran dan Pemesanan. In Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Sentrikom) (Vol. 8, Issue 01, pp. 169–184). https://jurnal.polines.ac.id/index.php/Sentrikom/article/view/7750

Lestariwati, L. (2025). Revitalisasi Seni Tradisional sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal di Era Globalisasi. Journal of Art Communication and Culture Global (JACCG), 1(1), 22–27. https://e journal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/jaccg/article/view/45

Musfiroh, L., Ramadhani, F. A., Nanta, R. J., Hawiwik, S., & Santoso, W. D. L. (2026). Digitalisasi Kesenian Hadrah Berbasis Media Sosial melalui Pendekatan ABCD untuk Pelestarian Budaya Lokal. Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi Dan Pemberdayaan, 2(1), 11–28. https://doi.org/10.71049/vc6yn185

Panghastuti, T., Winarno, S. B., Isnugroho, E., Sulistiono, S., & Djaja, W. (2026). Pelestarian Seni dan Budaya Lokal melalui Event Telulikur Culture Fest sebagai Media Edukasi Masyarakat di Yogyakarta. ABDIMAS: Journal Tourism & Community Service (JTCS), 3(1), 24–30. https://jurnal.stieparapi.ac.id/index.php/jtcs/article/view/244

Permata, M. M. B., Setiawan, I., & Sari, D. P. (2025). Digitalisasi Tari Guel: Inovasi Kolaboratif bersama Sanggar Genali Menuju Sanggar Mandiri dan Berdaya Saing. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 11302 11309. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.4052

Pramono, K. H., Lestari, L., Putri, R. M., & Firdaus, M. Al. (2025). Pendampingan Sandur Sedhet Srepet di Jetak Bojonegoro dengan Strategi Pengembangan Produk Karya Pertunjukan. Gayatri: Jurnal Pengabdian Seni Dan Budaya, 2(2), 47–56. https://doi.org/10.20111/gayatri.v2i2.50

Puspasari, S., Gustriansyah, R., Sanmorino, A., Rachmansyah, R., Khadafi, M. K. B., & Putra, A. (2026). Pendampingan Digitalisasi Koleksi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(3), 889–895. https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.5349

Romadhan, M. I., Sudaryanto, E., & Suwandha, A. I. (2025). Inisiasi Live Streaming Minishow sebagai Inovasi Promosi Budaya Tari Tradisional dalam Membangun Reputasi Digital Sanggar Mugi Lestari. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(8), 1967–1975. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v10i8.9683

Rusdin, F. R., Rahmat, F. N., Saptodewo, F., Anita, A., Firmansyach, A., Alfahjar, G. D., Sonia, C. A., & Saumi, P. A. (2026). Revitalisasi Seni dan Budaya Betawi melalui Inovasi Berbasis Komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 14480–14487. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4724

Sari, E. A., Yusup, D., & Maulana, I. (2026). Pengembangan Media Promosi Group Kesenian Tayuban Berbasis Website Menggunakan Metode Waterfall. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 10(4), 7053–7062. https://doi.org/10.36040/jati.v10i4.18867

Setiawan, T. K. B., Nisa, D. A., & Romadhona, M. (2025). Strategi Kreatif Edukasi Gamelan Jawa Timuran bagi Generasi Z di Era Digital. Citizen: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 5(2), 566–572. https://doi.org/10.53866/jimi.v5i2.754

Sofya, N. D., Esabella, S., Ekastini, E., & Yunanri, W. (2025). Digitalisasi sebagai Sarana Pelestarian Kebudayaan Lokal. Jurnal Pengabdian Rekayasa Sistem, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.36761/jpres.v3i1.5365

Utami, R. A. C., Anggriana, T. M., & Suharni, S. (2023). Nilai-Nilai Karakter dalam Seni Karawitan (Studi Deskriptif pada Unit Kegiatan Mahasiswa PGRI Madiun). In Prosiding Seminar Nasional Sosial, Sains, Pendidikan, Humaniora (SENASSDRA) (Vol. 2, Issue 2, pp. 711–717). https://prosiding.unipma.ac.id/index.php/SENASSDRA/article/view/4484

Wahyuningtyas, A., Cahyono, H., & Rahmawati, I. Y. (2026). Karawitan sebagai Media Internalisasi Karakter Cinta Tanah Air pada Anak Usia Dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 206–217. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2381

Wijianto, W., Setiawan, F., Putri, N. H., Nadiyah, Y. S., & Faadhilah, E. A. (2026). Pemberdayaan Masyarakat melalui Penguatan Skill Pelestarian Warisan Budaya Dawet Jabung Ponorogo di Era Digital. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(6), 1986–1997. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v11i6.12275

Zahra, Z. A., Hazizah, S., Azzahra, N. A., Apriyana, T., & Purwanto, E. (2025). Strategi Media Sosial dalam Promosi Produk Budaya UMKM Ramah Lingkungan. Jurnal Bisnis Dan Komunikasi Digital, 2(4), 1–23. https://doi.org/10.47134/jbkd.v2i4.4260

Downloads

Published

2026-09-18

Issue

Section

Articles

How to Cite

Fitria, Y. J., Ardiyanto, A., Mahmud, D. P., Jayatri, U. F., Kharismawati, . A., Brilianti, G. P., Putra, P. S., Ersyad, A. F., Fatih, M., & Irawanti, N. P. (2026). Revitalisasi Ekosistem Seni Gamelan Laras Budoyo: Digitalisasi Karya, Pertunjukan Hibrida, dan Regenerasi Seniman Muda Berbasis Desa Budaya Sariharjo. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(3), 1346-1360. https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.6539