Revitalisasi Ekosistem Seni Gamelan Laras Budoyo: Digitalisasi Karya, Pertunjukan Hibrida, dan Regenerasi Seniman Muda Berbasis Desa Budaya Sariharjo
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.6539Keywords:
karawitan, cultural digitalization, Regeneration of Young Artists, Hybrid Performance, community serviceAbstract
Karawitan sebagai salah satu warisan budaya takbenda memerlukan upaya regenerasi dan adaptasi agar tetap relevan di tengah perkembangan sosial dan teknologi. Paguyuban Laras Budoyo yang berlokasi di Jongkang Baru, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, menghadapi tantangan berupa terbatasnya keterlibatan generasi muda serta belum optimalnya pemanfaatan media digital untuk promosi dan publikasi kegiatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung penguatan aktivitas seni dan promosi digital Paguyuban Laras Budoyo melalui empat pendekatan terintegrasi, yaitu pelatihan karawitan bagi generasi muda, pengembangan media digital, penyediaan perangkat pendukung pertunjukan, dan penyelenggaraan pertunjukan berbasis hibrida. Program dilaksanakan oleh tim dosen lintas disiplin dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Paguyuban Laras Budoyo sebagai mitra utama dalam skema Program Inovasi Seni Nusantara (PISN). Metode pelaksanaan meliputi observasi dan identifikasi kebutuhan mitra, tiga sesi pelatihan karawitan bagi generasi muda berusia 10–25 tahun, pengembangan dan peluncuran situs web larasbudoyo.com, penyerahan perangkat pendukung pertunjukan, penyelenggaraan pertunjukan hibrida secara luring dan melalui siaran langsung dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta evaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa setiap sesi pelatihan diikuti oleh 25–30 peserta. Situs web Laras Budoyo mencatat lebih dari 150 total kunjungan selama periode 15 Agustus – 18 Agustus 2026. Pada pertunjukan hibrida, data platform siaran langsung menunjukkan 180 views, 158 likes, tambahan 3 pelanggan baru, dan 26 interaksi melalui fitur live chat. Capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan keterlibatan generasi muda dan perluasan pemanfaatan media digital dalam aktivitas Paguyuban Laras Budoyo. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mendukung ekosistem seni karawitan yang lebih adaptif, sekaligus menunjukkan potensi integrasi antara pelestarian budaya, pemberdayaan generasi muda, dan pemanfaatan teknologi digital.
Revitalization of the Laras Budoyo Gamelan Art Ecosystem: Digitalization of Works, Hybrid Performances, and Regeneration of Young Artists Based on the Sariharjo Cultural Village
Abstract
Karawitan, as a form of Indonesia’s intangible cultural heritage, requires continuous regeneration and adaptation to remain relevant amid social and technological change. The Laras Budoyo art community, located in Jongkang Baru, Sariharjo Village, Ngaglik District, Sleman Regency, faces several challenges, particularly limited participation among younger generations and the underuse of digital media for promoting and publicizing its activities. This community engagement program aimed to strengthen the artistic activities and digital promotion of Laras Budoyo through four integrated approaches: karawitan training for young participants, development of digital media, provision of supporting performance equipment, and the organization of hybrid performances. The program was implemented by a multidisciplinary team of lecturers from Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) and Universitas Gadjah Mada (UGM), in collaboration with Laras Budoyo as the main community partner under the Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) scheme. The implementation process included observation and identification of community needs, three karawitan training sessions for participants aged 10 to 25 years, development and launch of the larasbudoyo.com website, provision of performance equipment, a hybrid performance conducted both onsite and through live streaming as part of the 81st Anniversary of Indonesian Independence, and program evaluation. The results showed that each training session involved 25 to 30 participants. The Laras Budoyo website recorded more than 150 total visits during the period of 15 Agustus – 18 Agustus 2026. The live-streamed performance generated 180 views, 158 likes, 3 new subscribers, and 26 live chat interactions. These outcomes indicate increased engagement among younger participants and broader use of digital media in supporting Laras Budoyo’s activities. The program represents an initial step toward supporting a more adaptive karawitan arts ecosystem while also demonstrating the potential of integrating cultural preservation, youth empowerment, and digital technology.
Downloads
References
Agustin, E. W., Kumalasari, I. H., Azzahra, N., Maharani, A. F., & Althafeena, M. (2026). Internalisasi Nilai Gotong Royong dalam Pendidikan Karakter: Membangun Solidaritas Sosial di Era Globalisasi. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 14(1), 25–31. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal pendidikan-kewarganegaraa/article/download/67889/54366/199239
Harjanti, F. D., Ardiansyah, R., Jarmani, J., & Indrayana, V. L. (2023). Pengembangan Media Gamelan Digital untuk Pembentukkan Karakter 5T pada Siswa. Journal of Education Research, 4(4), 1999–2010. https://doi.org/10.37985/jer.v4i4.645
Hendratmoko, A. W., Wahyuningsih, S., & Susanti, V. E. (2026). Komposisi Karawitan “Rumpakan Lelakon”: Sebagai Media Pendidikan Karakter di Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta. IKONIK: Jurnal Seni Dan Desain, 8(01), 48–56. https://doi.org/10.51804/ijsd.v8i01.17205
Hervansyah, G. H., Purwanto, E., Pratama, R. P., Saputra, N. B., & Rifai, R. (2025). Digitalisasi Tradisi Budaya melalui Platform Media Baru. Interaction: Communication Studies Journal, 2(2), 1–8. https://doi.org/10.47134/interaction.v2i2.4283
Ilhamzah, I., Nuri, D. R., Pebriansyah, P., Irnanda, E., & Insani, F. (2025). Pemberdayaan Komunitas Seni Berbasis Kearifan Lokal melalui Pengembangan Aransemen Musik Daerah di Tanjung Jabung Timur. BESTARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(04), 54–61. https://ejournal.almusthofa.org/index.php/bestari/article/view/304
Lathief, M. F., Setyawan, A. F., Hestiningsih, I., Thohari, A. N. A., Sukamto, S., Handoko, S., Yobioktabera, A., Fahriah, S., Pernanda, S. T., Lavindi, E. E., Wibowo, A. W., & Rizal, A. (2026). Pengembangan Website Paguyuban UMKM Swatantra Desa Jabung sebagai Media Pemasaran dan Pemesanan. In Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Sentrikom) (Vol. 8, Issue 01, pp. 169–184). https://jurnal.polines.ac.id/index.php/Sentrikom/article/view/7750
Lestariwati, L. (2025). Revitalisasi Seni Tradisional sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal di Era Globalisasi. Journal of Art Communication and Culture Global (JACCG), 1(1), 22–27. https://e journal.nusantaraglobal.ac.id/index.php/jaccg/article/view/45
Musfiroh, L., Ramadhani, F. A., Nanta, R. J., Hawiwik, S., & Santoso, W. D. L. (2026). Digitalisasi Kesenian Hadrah Berbasis Media Sosial melalui Pendekatan ABCD untuk Pelestarian Budaya Lokal. Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi Dan Pemberdayaan, 2(1), 11–28. https://doi.org/10.71049/vc6yn185
Panghastuti, T., Winarno, S. B., Isnugroho, E., Sulistiono, S., & Djaja, W. (2026). Pelestarian Seni dan Budaya Lokal melalui Event Telulikur Culture Fest sebagai Media Edukasi Masyarakat di Yogyakarta. ABDIMAS: Journal Tourism & Community Service (JTCS), 3(1), 24–30. https://jurnal.stieparapi.ac.id/index.php/jtcs/article/view/244
Permata, M. M. B., Setiawan, I., & Sari, D. P. (2025). Digitalisasi Tari Guel: Inovasi Kolaboratif bersama Sanggar Genali Menuju Sanggar Mandiri dan Berdaya Saing. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 11302 11309. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.4052
Pramono, K. H., Lestari, L., Putri, R. M., & Firdaus, M. Al. (2025). Pendampingan Sandur Sedhet Srepet di Jetak Bojonegoro dengan Strategi Pengembangan Produk Karya Pertunjukan. Gayatri: Jurnal Pengabdian Seni Dan Budaya, 2(2), 47–56. https://doi.org/10.20111/gayatri.v2i2.50
Puspasari, S., Gustriansyah, R., Sanmorino, A., Rachmansyah, R., Khadafi, M. K. B., & Putra, A. (2026). Pendampingan Digitalisasi Koleksi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(3), 889–895. https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.5349
Romadhan, M. I., Sudaryanto, E., & Suwandha, A. I. (2025). Inisiasi Live Streaming Minishow sebagai Inovasi Promosi Budaya Tari Tradisional dalam Membangun Reputasi Digital Sanggar Mugi Lestari. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(8), 1967–1975. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v10i8.9683
Rusdin, F. R., Rahmat, F. N., Saptodewo, F., Anita, A., Firmansyach, A., Alfahjar, G. D., Sonia, C. A., & Saumi, P. A. (2026). Revitalisasi Seni dan Budaya Betawi melalui Inovasi Berbasis Komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 14480–14487. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4724
Sari, E. A., Yusup, D., & Maulana, I. (2026). Pengembangan Media Promosi Group Kesenian Tayuban Berbasis Website Menggunakan Metode Waterfall. JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), 10(4), 7053–7062. https://doi.org/10.36040/jati.v10i4.18867
Setiawan, T. K. B., Nisa, D. A., & Romadhona, M. (2025). Strategi Kreatif Edukasi Gamelan Jawa Timuran bagi Generasi Z di Era Digital. Citizen: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 5(2), 566–572. https://doi.org/10.53866/jimi.v5i2.754
Sofya, N. D., Esabella, S., Ekastini, E., & Yunanri, W. (2025). Digitalisasi sebagai Sarana Pelestarian Kebudayaan Lokal. Jurnal Pengabdian Rekayasa Sistem, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.36761/jpres.v3i1.5365
Utami, R. A. C., Anggriana, T. M., & Suharni, S. (2023). Nilai-Nilai Karakter dalam Seni Karawitan (Studi Deskriptif pada Unit Kegiatan Mahasiswa PGRI Madiun). In Prosiding Seminar Nasional Sosial, Sains, Pendidikan, Humaniora (SENASSDRA) (Vol. 2, Issue 2, pp. 711–717). https://prosiding.unipma.ac.id/index.php/SENASSDRA/article/view/4484
Wahyuningtyas, A., Cahyono, H., & Rahmawati, I. Y. (2026). Karawitan sebagai Media Internalisasi Karakter Cinta Tanah Air pada Anak Usia Dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 206–217. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i2.2381
Wijianto, W., Setiawan, F., Putri, N. H., Nadiyah, Y. S., & Faadhilah, E. A. (2026). Pemberdayaan Masyarakat melalui Penguatan Skill Pelestarian Warisan Budaya Dawet Jabung Ponorogo di Era Digital. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 11(6), 1986–1997. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v11i6.12275
Zahra, Z. A., Hazizah, S., Azzahra, N. A., Apriyana, T., & Purwanto, E. (2025). Strategi Media Sosial dalam Promosi Produk Budaya UMKM Ramah Lingkungan. Jurnal Bisnis Dan Komunikasi Digital, 2(4), 1–23. https://doi.org/10.47134/jbkd.v2i4.4260
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yunike Juniarti Fitria, Ardiyanto Ardiyanto, Dyantika Putry Mahmud, Ummi Fakhriyah Jayatri, Anisa Kharismawati, Grahita Prisca Brilianti, Perdana Suteja Putra, Axel Fabiant Ersyad, Muhammad Fatih, Niken Purbo Irawanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

