Penguatan Kapasitas Usaha Keben di Kabupaten Bangli Melalui Optimalisasi Produksi dan Pemasaran
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.6659Keywords:
Bamboo, Woven crafts, Community service, Marketplace, ProductionAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada UKM pengrajin keben di Desa Bunutin, Kabupaten Bangli, yang menghadapi permasalahan berupa keterbatasan peralatan produksi, variasi produk, serta pemasaran yang masih bergantung pada pasar konvensional dan pengepul. Kegiatan dilaksanakan pada Maret–September 2026 dengan melibatkan lima peserta mitra melalui tahapan sosialisasi dan identifikasi kebutuhan, pelatihan dan penerapan peralatan produksi, diversifikasi produk, pendampingan pemasaran digital, serta monitoring dan evaluasi. Pada aspek produksi, mitra memperoleh 15 canting, 5 kompor batik, 2 alat semprot, dan 5 set alat pelindung kerja. Pelatihan mencakup penggunaan peralatan, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja, serta pengembangan variasi produk. Pendampingan diversifikasi menghasilkan 150 unit produk dengan bentuk dan fungsi yang lebih beragam. Pada aspek pemasaran, mitra memperoleh pelatihan pembuatan konten, foto dan deskripsi produk, serta pemanfaatan TikTok dan Facebook Marketplace sebagai media promosi dan penjualan daring. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah intervensi selama periode kegiatan. Hasil monitoring menunjukkan kapasitas produksi meningkat dari 500 menjadi 750 unit per minggu atau sebesar 50%, sedangkan penjualan meningkat dari 350 menjadi 500 unit per minggu atau sebesar 42,86%. Kegiatan juga menghasilkan variasi produk baru dan dua kanal pemasaran digital sebagai alternatif pemasaran konvensional. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan produktivitas mitra setelah penerapan peralatan produksi, diversifikasi produk, dan pendampingan pemasaran digital.
Strengthening the Capacity of Keben Businesses in Bangli Regency through Production and Marketing Optimization
Abstract
This community service initiative was conducted with a keben (traditional woven container) artisan SME in Bunutin Village, Bangli Regency. The business faced challenges regarding limited production equipment and product variety, as well as a marketing strategy that relied heavily on conventional markets and middlemen. The project ran from March to September 2026, involving five partner participants through stages that included needs assessment, equipment training and implementation, product diversification, digital marketing mentoring, and monitoring and evaluation. Regarding production, partners received 15 *canting* tools, 5 batik stoves, 2 sprayers, and 5 sets of workplace safety gear. Training covered equipment usage, occupational health and safety practices, and product variety development. Diversification efforts resulted in the creation of 150 product units featuring more diverse shapes and functions. In terms of marketing, partners received training on content creation, product photography and descriptions, and the use of TikTok and Facebook Marketplace for online promotion and sales. Evaluation involved comparing conditions before and after the intervention period. Monitoring results indicated a 50% increase in production capacity—rising from 500 to 750 units per week—and a 42.86% increase in sales, rising from 350 to 500 units per week. The initiative also yielded new product variations and established two digital marketing channels as alternatives to conventional marketing methods. Overall, the results demonstrate increased partner productivity following the implementation of new production equipment, product diversification, and digital marketing mentoring.
Downloads
References
Abdurrahman, G., Oktavianto, H., Habibie, E. Y., & Hadiyatullah, A. W. (2020). Pelatihan Digital Marketing Pada UMKM Sebagai Penunjang Kegiatan Promosi Dan Pemasaran. Jurnal Pengabdian Masyarakat Manage, 2(1), 88–92.
Agustine, D., Septiana Windyasari, V., & Rismaningsih, F. (2021). Pelatihan Pemasaran Online Kerajinan Anyaman Bambu Desa Rancagong. https://doi.org/10.24853/jpmt.3.2.57-64
Anthori, M., Mirana, L. Y., Syah, M. F. J., Fauziati, E., Fadhli, M., & Kusparlina, E. P. (2021). Peningkatan Mutu Kreativitas Masyarakat Melalui Pemanfaatan Kerajinan Tangan Anyaman di Dukuh Jiwir Magetan. Buletin KKN Pendidikan, 3(2), 107–116. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v3i2.15693
Eri Werdani, R., Imani Kurniawati, N., Bhimo Sukoco, J., Windriya, A., Iskandar, D., Pemasaran, M., Perkantoran, A., Perusahaan, A., Publik, K., & Universitas Diponegoro Jl ProfSoedharto, S. (2020). Pelatihan Pemasaran Produk Homemade Melalui Sosial Media Training Of Marketing Homemade Product Through Social Media 1). 4(1).
Evasari, A. D., Utomo, Y. B., & Ambarwati, D. (2019). Pelatihan Dan Pemanfaatan E-Commerce Sebagai Media Pemasaran Produk UMKM Di Desa Tales Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 75. https://doi.org/10.32503/cendekia.v1i2.603
Fibriyanti, Y. V., & Zulyanti, N. R. (2020). Pengembangan UMKM Kerajinan Anyaman Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Sumberjo Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan. Jurnal Karya Abdi, 4(3), 394–398.
Fibriyanti, Y. V., Zulyanti, N. R., & Alfiani. (2021). Pengembangan Umkm Kerajinan Anyaman Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa Sumberjo Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI, 5(2), 438–446.
Herman Was, G., Sariningsih, A., Bina Mandiri, S., Bogor, K., & Barat, J. (2021). Pelatihan Pemasaran Produk Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Berbasis Digital di Kecamatan Citeureup. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani, 1(1).
Muslih, M., Etica, U., & dkk. (2020). Pengembangan Sentra Produksi Kemasan Berbasis Anyaman Bambu Melalui Pemberdayaan Karang Taruna dan PKK untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Desa Mojorejo Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo. ENGAGEMENT Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 343–362.
Nugrahaningsih, P., Hanggana, S., Murni, S., Hananto, S. T., Asrihapsari, A., Syafiqurrahman, M., Zoraifi, R., & Hantoro, S. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Kewirausahaan Dan Pemasaran Digital Pada Bumdes Blulukan Gemilang. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 8. https://doi.org/10.24198/kumawula.v4i1.29574
Parnata, I. K., Wahyuni, L. M., Sadguna, I. G. A. J., & Yuniastari Sarja, N. L. A. K. (2021). Penerapan Teknologi Tepat Guna Dalam Produksi Dan Pemasaran Usaha Betutu Khas Bali Di Banjar Mawang Kaja, Ubud, Gianyar. Dharmakarya, 10(4), 353. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v10i4.35247
Rosyida, I. A., Sofeny, D., Setyawan, W. A., Ningrum, E. W., & Fajri, R. N. L. (2022). Pemberdayaan Pengrajin Anyaman Bambu Untuk Meningkatkan Daya Saing Pasar Di Desa Krangkong. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 3(2), 244–255. https://doi.org/10.35311/jmpm.v3i2.107
Wayan, N., Astuti, W., Luh, N., Kartika, A., Sarja, Y., Made, I., Adiaksa, A., Pamularsih, R., Ketut Pradani, N., Sarja, G., Dwijuliasri, K. A., Made, N., & Puspita, A. M. (2025). Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Digital Branding untuk Penguatan Pemasaran Produk Dodol Khas Desa Selat Karangasem sebagai Kearifan Lokal Bali. Desember, 10(4), 1210–1218. https://doi.org/10.36312/etx3w337
Widiastuti, T., Widayat, G. M., Kharisma, D., Prasetyani, E. T., & Ilyasa Fatkhur, D. F. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pemasaran Online Bagi Umkm Di Kelurahan Mlatibaru Semarang. In Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat (Vol. 4, Number 1). https://doi.org/10.29040/budimas.v4i1.3261
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cokorda Istri Sri Widhari, Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari Sarja, I Made Riyan Adi Nugroho, Tyas Raharjeng Pamularsih, Nyoman Ayu Nila Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

