Penghijauan Lahan Gundul sebagai Upaya Rehabilitasi Lingkungan Berbasis Partisipasi Masyarakat di Desa Ana Onembute Kecamatan Onembute
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v11i3.6693Keywords:
penghijauan, rehabilitasi lingkungan, partisipasi masyarakatAbstract
Kerusakan lahan akibat alih fungsi untuk kebun, tambang, dan permukiman tanpa upaya pemulihan menjadi masalah lingkungan serius, termasuk di Desa Ana Onembute, Kecamatan Onembute. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melaksanakan penghijauan lahan gundul sebagai upaya rehabilitasi lingkungan berbasis partisipasi masyarakat, menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 50 peserta (ibu-ibu PKK, karang taruna, dan mahasiswa KKN) sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. Teknik agroforestri sederhana diterapkan melalui penanaman 500 bibit kombinasi tanaman kehutanan dan tanaman produktif (pala dan cengkeh). Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif ibu-ibu PKK, sementara keterlibatan karang taruna masih terbatas karena kesibukan warga di sektor pertanian dan perkebunan. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung yang meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), meskipun dampaknya belum terukur secara kuantitatif karena belum adanya data luas lahan dan monitoring pascapenanaman. Keberhasilan program pada tahap ini karenanya lebih tepat dinilai sebagai capaian proses, bukan dampak lingkungan atau sosial yang terukur, sehingga diperlukan pemantauan dan perawatan berkelanjutan pascapenanaman.
Greening Barren Land as an Effort for Community-Based Environmental Rehabilitation in Ana Onembute Village, Onembute District
Abstract
Land degradation caused by land-use conversion for farming, mining, and settlement without adequate rehabilitation remains a serious environmental problem, including in Ana Onembute Village, Onembute District. This community service program aimed to carry out greening of barren land as an environmental rehabilitation effort based on community participation, using a Participatory Action Research (PAR) approach that engaged 50 participants (PKK women's groups, youth organizations/karang taruna, and KKN students) from the planning stage through implementation. A simple agroforestry technique was applied through the planting of 500 seedlings combining forestry species with productive plants (nutmeg and clove). The results showed active participation from the PKK women's groups, while involvement of the youth organization remained limited due to residents' busy schedules in the agriculture and plantation sectors. The activity provided direct experience that increased community environmental awareness and supported the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), although its impact could not yet be measured quantitatively due to the absence of planted-area data and post-planting monitoring. The success of the program at this stage is therefore more appropriately regarded as a process achievement rather than a measurable environmental or social impact, indicating the need for ongoing post-planting monitoring and maintenance.
Downloads
References
Atmanto, W. D., Sawitri, S., & Ratnaningrum, Y. W. N. (2023). Pengaruh kegiatan penghijauan terhadap kualitas lingkungan di kawasan perkotaan. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan, 5(2), 145–153.
Manik, J. D. N., & Robuwan, R. (2022). Kebijakan rehabilitasi hutan dan lahan untuk perlindungan lingkungan hidup. Jurnal Yustitia, 23(2).
Mardhiah, M., Fazlina, Y. D., & Basri, H. (2022). Analisis spasial status lahan kritis dan arahan penggunaan lahan di Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 7(3).
Merta, I. W., Darmanika, I. W. M., & Gifari, R. J. (2022). Penanggulangan banjir melalui reboisasi sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat guna mewujudkan desa siaga bencana. Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial.
Rahman, A., Syahrul, S., & Hastuti, W. (2021). Degradasi kimia tanah dan strategi restorasi pada lahan sawah intensif. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 23(1)
Rusdiyana, A., & Nurwahyunani, A. (2021). Kearifan lokal sebagai strategi konservasi lahan oleh petani. Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah, 5(1), 65–78.
Salote, M. K., Lihawa, F., & Dunggio, I. (2022). Hubungan kondisi sosial ekonomi masyarakat petani terhadap degradasi lahan di DAS Alo Pohu Provinsi Gorontalo. Jambura Geo Education Journal.
Sofyan, A. P., A. B., Fadlin, F., Insanu, R. K., Suriani, L., & Maulana S., F. A. (2023). Analisis tingkat kerawanan kekritisan lingkungan menggunakan metode Environmental Criticality Index (ECI) di Kota Banjarbaru. Jurnal Reka Lingkungan, 11(3), 270–283.
Wardani, N. R., & Putra, D. F. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui penghijauan untuk konservasi sumber air Banyuning Kota Batu. Jurnal Abdimas Berdaya, 3(1), 1.
Yuliasmara, F., Wulandari, D., & Rahman, A. (2020). Pertumbuhan dan adaptasi beberapa jenis tanaman kehutanan terhadap kondisi tanah marginal di Sumatera Selatan. Jurnal Hutan Tropis, 8(2), 145–155
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ana Mustika, Riska Amelia, Bagas Arhandi, Aulia Ariyanti, Windi Astuti, Ocha Ocha, Putu Orti Indiani, Wanda Yanti, Lista Roslina Dewi, Naharuddin Naharuddin, Rahmat Hidayah, Hidayatullah Hidayatullah, Sultan Sultan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

