Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Dini Resiko Kebakaran Lahan Gambut di Musim Kemarau kepada Masyarakat Desa Kapur
DOI:
https://doi.org/10.36312/linov.v7i4.969Keywords:
Kebun Raya, Edukasi Kebakaran, Sosialisasi, Lahan GambutAbstract
Meningkatnya kebutuhan pangan dan perumahan telah menjadi pemicu pembukaan lahan gambut, karena membakar lahan merupakan salah satu usaha paling ekonomis dalam pembukaan lahan tersebut. Saat musim kemarau, budaya membuka lahan ini sangat beresiko terhadap terjadinya kebakaran lahan gambut yang luas serta sulit dipadamkan. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk mengedukasi dan mensosialisasikan usaha-usaha pencegahan dini kebakaran lahan serta tindakan-tindakan untuk mengurangi resiko atau bahaya yang disebabkan oleh kabut asap dari kebakaran lahan tersebut kepada kelompok masyarakat Desa Kapur Kubu Raya. Kegiatan ini dilakukan secara offline dengan tetap menggunakan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid 19. Kegiatan ini diikuti oleh peserta sebanyak 20 orang merupakan perwakilan warga masyarakat, dengan menggunakan metode ceramah yang dilanjutkan dengan simulasi dan demonstrasi penanganan kebakaran. Dalam kegiatan itu juga dibagikan masker kesehatan dan handsanitizer kepada seluruh peserta yang hadir. Monitoring dan evaluasi kegiatan dilaksanakan sepanjang kegiatan melalui pengamatan aktivitas peserta dalam simulasi dan demonstrasi, sedangkan tingkat pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam menangani kebakaran menunjukkan kemajuan, yang dilihat pada hasil kuisioner yang diberikan pada awal dan akhir kegiatan.
Socialization and Education on Early Prevention of the Risks of Peatland Fires in the Dry Season to the
Villagers of Kapur
The increasing need for food and housing has become a trigger for clearing peatlands, because burning land is one of the most economical ways to clear these lands. During the dry season, this culture of clearing land is very risky for large peatland fires that are difficult to extinguish. The purpose of this Community Service activity (PKM) is to educate and socialize early efforts to prevent land fires and actions to reduce the risk or danger caused by haze from land fires to the Kapur Kubu Raya Village community group. This activity was carried out offline while still using the health protocol for the prevention of Covid 19. This activity was attended by 20 participants who were representatives of community members, using the lecture method followed by simulations and demonstrations of handling fires. In this activity health masks and hand sanitizer were also distributed to all participants who attended. Monitoring and evaluation of activities is carried out throughout the activity through observing the activities of participants in simulations and demonstrations, while the level of understanding and ability of the community in dealing with fires shows progress, as seen in the results of the questionnaires given at the beginning and end of the activity.
Downloads
References
Ambarita, A. (2021). Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan dalam Rangka Melindungi Pemukiman Masyarakat di Kabupaten Waringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal Tatapamong 3 (1), 56-78
Chandya, T. (2021). Manajemen Strategi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam Pencegahan Kebakaran Hutan di Kabupaten Ketapang. Gorontalo Journal of Government and Political Studies, 4(1), 096. https://doi.org/10.32662 /gjgops.v4i1.1333.
Irwandi, Jumani, & Ismail. (2016). Upaya Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Di Desa Purwajaya Kecamatan LOA Janan Kabupaten Kutai Kertanegara Kalimantan Timur. Jurnal AGRIFOR, XV(2), 201–210.
Jawad, A., Nurdjali, B., & Widiastuti, T. (2015). Zonasi Daerah Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari, 3(1), 88–97.
Kumalawati, R., Anjarini, D., & Elisabeth. (2019). Penyebab kebakaran hutan dan lahan gambut di kabupaten barito kuala provinsi kalimantan selatan. Prosiding Seminar Nasional Diselenggarakan Pendidikan Geografi FKIP UMP, 263–275.
Loren, A., Rusla, M., Yusran, F. H., & Rianawati, F. (2015). Analisis Faktor Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan serta Upaya Pencegahan yang Dilakukan Masyarakat di Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah. J. Enviro Scienteae, 11 (1), 1-9.
Putri, T.T.A. (2017). Pengelolaan Sumberdaya Lahan Gambut di Kubu Raya Kalimantan Barat Menuju Lahan Tanpa Bakar. J. Agrosamudera 4 (2), 92-109.
Qodriyatun, S. N. (2014). Kebijakan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia. Political Ecology, VI(Maret), 9–12.
Rasyid, F. (2014). Permasalahan dan Dampak Kebakaran Hutan. Jurnal Lingkar Widyaiswara,1 (4), 47-59.
Sahat M. Pasaribu, D., & Friyatno, S. (2008). Memahami penyebab kebakaran hutan dan lahan serta upaya penanggulangannya: kasus di provinsi kalimantan barat. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 8(1), 1–23.
Satyahadewi, N., Lestari, D., Tavita, G. E., Minsas, S., & Ashari, A. M. (2022). Edukasi penanganan Penyakit Infeksi Saluran Napas Atas akibat Kabut Asap di Musim Kemarau. Journal of Community Engagement in Health, 5(1), 77–80.
Syaifurrahman, & Razikin, A. (2018). Sistem Peringatan Dini Bahaya Kebakaran pada Lahan Gambut. Jurnal Edukasi Dan Penelitian Informatika, 4(2), 141–146.
Yusuf, A., Hapsoh., Siregar, S.H., Nurrochmat, D.R. (2019). Analisis Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau. Jurnal Dinamika Lingkungan Indonesia, 6 (2), 67-84.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Gusti Eva Tavita, Asri Mulya Ashari, Riza Linda, Desriani Lestari, Bambang Kurniadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.