Simulasi Tanggap Darurat Bencana Tsunami Pada Masyarakat di Desa Keboireng Tulungagung

Authors

  • Manggar Purwacaraka STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Rio Ady Erwansyah STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Shulhan Arief Hidayat STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v6i1.1749

Keywords:

Tanggap darurat, Bencana, Tsunami, Kesiapsiagaan

Abstract

Ancaman bencana geologis seperti gempa bumi dan tsunami di Indonesia, meskipun jarang terjadi dalam skala besar dibandingkan dengan bencana hidrometeorologis, dapat menyebabkan kerusakan yang serius dan korban jiwa besar. Kesiapsiagaan yang rendah dalam menghadapi risiko bencana merupakan penyebab utama dampak negatif. Wilayah pesisir Kabupaten Tulungagung, terutama terhadap tsunami, memiliki peran sebagai pelindung alam namun juga rentan terhadap bencana. Diperlukan peningkatan pengetahuan terkait upaya mitigasi bencana tsunami di wilayah tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan masyarakat tentang tanggap darurat menghadapi bencana tsunami. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode sosialisasi dan roleplay simulasi tanggap darurat bencana tsunami. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat desa Keboireng yang berada pada pesisir pantai gemah sebanyak 40 orang. Guna melihat nilai bagaimana pengetahuan peserta pengabdian, maka sebelum dan setelah kegiatan pengabdian, peserta akan diminta untuk mengisi kuesioner yang dibuat tentang kesiapsiagaan tanggap darurat bencana tsunami. Hasil hasil penelitian, skor pengetahuan pre-test didapatkan nilai rata-rata 74,80 dengan   nilai   minimal   dan   maksimal   67-83. Setelah   diberikan sosialisasi dan simulasi tanggap darurat bencana tsunami skor pengetahuan post-test didapatkan hasil rata-rata 84,25 dengan skor minimal dan maksimal 75-95. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdi dapat disimpulkan bahwa kegiatansimulasi ini terbukti sangat efektif dalam memberikan pemahaman mendalam tentang langkah-langkah setelah menerima peringatan bencana, termasuk strategi penyelamatan diri dan jalur evakuasi.

Emergency Response Simulation for Tsunami Disaster in the Community of Keboireng Village, Tulungagung

Geological disaster threats such as earthquakes and tsunamis in Indonesia, although occurring less frequently on a large scale compared to hydro-meteorological disasters, can cause severe damage and significant loss of life. Low preparedness in facing disaster risks is a major contributor to negative impacts. The coastal area of Tulungagung Regency, particularly in relation to tsunamis, plays a role as a natural protector but is also vulnerable to disasters. Enhancing knowledge related to tsunami disaster mitigation efforts is necessary in this area. This community service aims to improve the community's knowledge of emergency response to tsunami disasters. The implementation method involves socialization and role-play simulation of emergency response to tsunami disasters. The target participants are 40 residents of Keboireng village located on the Gemah coastal area. To assess the participants' knowledge, a questionnaire on emergency response preparedness for tsunami disasters will be administered before and after the community service. The research results show that the pre-test knowledge score averages 74.80, with a minimum and maximum score of 67-83. After receiving socialization and simulation of emergency response to tsunami disasters, the post-test knowledge score averages 84.25, with a minimum and maximum score of 75-95. Based on the activities carried out by the service team, it can be concluded that this simulation activity is proven to be highly effective in providing in-depth understanding of the steps to take after receiving disaster warnings, including self-rescue strategies and evacuation routes.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Addiarto, W., & Wahyusari, S. (2019). Tabletop Disaster Exercise (TDE) Sebagai Media Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Simulasi Tanggap Darurat Bencana. Seminar Ilmiah Nasional …, November, 625–632. http://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/sintesa/article/view/577%0Ahttp://jurnal.undhirabali.ac.id/index.php/sintesa/article/download/577/504

BAPPEDA. (2013). Potensi dan Produk Unggulan Jawa Timur?: Kabupaten Tulungagung. In Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Timur.

BNPB. (2012). Menuju Indonesia Tangguh Menghadapi Tsunami?: Masterplan Pengurangan Risiko Bencana Tsunami. In Badan Nasional Penanggulangan Bencana (p. 146).

BPS; BNPB; UNFPA. (2013). Pilot Survei Pengetahuan, Sikap dan Perilaku?: Kesiapsiagaan menghadapi bencana Kota Padang. Pusdatin Humas BNPB.

Handayani, H., Sholihatin, Y., Setiawan, A., & ... (2022). Simulasi Tanggap Darurat Bencana Pada Masyarakat Desa Sindang Jaya Kecamatan Cikalong. Jurnal Pengabdian Masyarakat Balarea, 1(1), 75–77. https://journal.umtas.ac.id/index.php/balarea/article/view/2511

Kaharuddin. (2015). Kajian kesiapsiagaan Masyarakat terhadap Bahaya Bencana Tsunami. Kesehtan Ilmiah Nasurwakes, 8(2), 272–281.

Kardina, D. (2018). Pemetaan Jalur Evakuasi Bencana Tsunami Di Teluk Popoh, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung Berbasis Sistem Informasi Geografis. In Skripsi. Universitas Brawijaya.

Khair, A. M., Malawat, R., & Ohorella, U. B. (2021). Pengaruh Penyuluhan Siaga Bencana terhadap Peningkatan Preparedness Bencana Gempa Bumi dan Tsunami Masyarakat Pesisir Pantai Negeri Rutah Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal), 12(2), 100–108.

LIPI-UNESCO/ISDR. (2006). Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Mengantisipasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami. UNESCO.

Mayzarah, E. M., & Batmomolin, P. S. M. (2021). Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Tsunami Di Kelurahan Pasir Putih, Manokwari. Jambura Geo Education Journal, 2(1), 7–14. https://doi.org/10.34312/jgej.v2i1.9956

Nakoe, M. R. (2020). Simulasi Tanggap Darurat Bencana Pada Masyarakat Se-Kecematan Kabila Bone. Jurnal Universitas Negeri Gorontalo, 1(1).

Pascapurnama, D. N., Murakami, A., Chagan-Yasutan, H., Hattori, T., Sasaki, H., & Egawa, S. (2018). Integrated health education in disaster risk reduction: Lesson learned from disease outbreak following natural disasters in Indonesia. International Journal of Disaster Risk Reduction, 29(July 2017), 94–102. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2017.07.013

Purwati, N. P., Sarjana, I. M., Kasih, D. P. D., Indrawati, S., Rachman, G. G. A., & Yoga, P. G. S. (2018). Laporan Akhir Pengabdian Masyarakat. Institut Teknologi Nasional Malang.

Rachmalia. Astuti, P. (2012). Pengetahuan Kesiapsiagaan Tsunami pada Masyarakat Teupah Barat , Kabupaten Simeuleu Knowledge of Tsunami Preparedness in the Communities of Teupah Barat of Simeulue Regency. Idea Nursing Journal, 3(3), 39–4.

Rahman, S., Eff Uli Ras, Z., & Putri, P. Y. (2013). Tingkat Pemahaman Masyarakat Nagari Tandikat Kecamatan Patamuan Kabupaten Padang Pariaman Tentang Mitigasi Bencana Gempa Bumi. September, 184–189.

Sonny Robert Dirgantoro, M. Ruslan, Emmy Sri Mahreda, & Kissinger. (2020). Kerentanan Pesisir Selatan KabupatenTulungagung Terhadap Gelombang Tsunami Berbasis Data Spasial. Jurnal Sondir, 4(2), 16–23. https://doi.org/10.36040/sondir.v4i2.3140

UCLG. (2017). Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang Perlu Diketahui olehPemerintah Daerah. In Kementerian PPN / Bappenas. http://sdgsindonesia.or.id/index.php/sdgs/item/178-tujuan-pembangunan-berkelanjutan

Witvorapong, N., Muttarak, R., & Pothisiri, W. (2015). Social Participation and Disaster Risk Reduction Behaviors in Tsunami Prone Areas. PLoS ONE, 10(7), 1–20. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0130862

Downloads

Published

2024-01-01

How to Cite

Purwacaraka, M., Erwansyah, R. A., & Hidayat, S. A. (2024). Simulasi Tanggap Darurat Bencana Tsunami Pada Masyarakat di Desa Keboireng Tulungagung. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 6(1), 1–9. https://doi.org/10.36312/sasambo.v6i1.1749

Issue

Section

Articles