Pengaruh Job Insecurity,Beban Kerja Dan Employee Engagement Terhadap Turnover Intention Pada Karyawan PT Agung Toyota Bengkulu

Authors

  • Muhammad Rizky Ramadhan Putra Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H
  • Janusi Waliamin Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H
  • Syofian Universitas Prof. Dr. Hazairin, S.H

DOI:

https://doi.org/10.36312/jar.v4i1.3043

Keywords:

Job Insecurity, Beban Kerja, Employee engagement, Turnover Intention

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh job insecurity, beban kerja, dan employee engagement terhadap turnover intention di PT Agung Toyota Bengkulu. Latar belakang studi ini adanya turnover intention yang diduga dipengaruhi oleh ketiga faktor tersebut. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh masing-masing variabel, baik secara parsial maupun simultan, terhadap niat karyawan untuk keluar dari perusahaan. menggunakan metode kuantitatif,dengan sifat penelitian explanatory research yaitu menjelaskan sebab akibat antara variabel-variabel yang diteliti, populasi 164 karyawan dan sempel sebanyak 120 responden menggunakan teknik purposive sampling, dengan sumber data berupa kuesioner dan analisis regresi linier berganda menggunakan alat SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job insecurity dan beban kerja berpengaruh positif signifikan terhadap turnover intention, sedangkan employee engagement berpengaruh negatif signifikan. Ketiga variabel secara simultan juga memiliki pengaruh signifikan terhadap turnover intention.

 

References

Andini, R. (2022). Pengaruh employee engagement terhadap turnover intention. [Tesis/skripsi tidak dipublikasikan].

Audina, M., & Kusmayadi, D. (2018). Pengaruh beban kerja terhadap stres kerja dan kinerja karyawan. Jurnal Manajemen Indonesia, 6(2), 101–112.

Azizah, N., & Murniningsih, E. (2022). Job insecurity dan turnover intention pada karyawan generasi milenial. Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 10(1), 15–24.

Bogar, L. M., Sahusilawane, T., & Wiliyanto, A. (2021). Analisis pengaruh beban kerja terhadap turnover intention pada karyawan. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 8(1), 22–30.

Fauzan, F., & Markoni, M. (2022). Employee Engagement Dan Soft Skill Serta Pengaruhnya Terhadap Kinerja Karyawan Grage Hotel Kota Bengkulu. Creative Research Management Journal, 5(1), 39-47.

Fauzia, N., & Marwansyah. (2020). Employee engagement sebagai prediktor turnover intention pada karyawan perusahaan ritel. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 7(2), 45–55.

Greenhalgh, L., & Rosenblatt, Z. (1984). Job insecurity: Toward conceptual clarity. Academy of Management Review, 9(3), 438–448. (dikutip dalam Lutfiani, 2019)

Hasibuan, M. S. P. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Heryanda, D. (2019). Pengaruh job insecurity terhadap turnover intention pada karyawan PT Telkom Access Singaraja. Jurnal Manajemen Strategi, 12(1), 77–86.

Irawati, N. (2017). Faktor-faktor yang memengaruhi beban kerja dan dampaknya pada produktivitas kerja. Jurnal Ilmu Sosial, 5(1), 55–62.

Koesomowidjojo, S. R. (2017). Beban kerja dan pengaruhnya terhadap produktivitas karyawan. Jurnal Administrasi Bisnis, 3(2), 12–20.

Lista Meria. (2019). Dampak job insecurity terhadap kesehatan mental karyawan. Jurnal Psikologi Klinis, 11(3), 130–139.

Lutfiani, R. (2019). Job insecurity dan stres kerja pada pegawai kontrak. Jurnal Psikologi, 7(1), 43–50.

Macey, W. H., & Schneider, B. (2008). The meaning of employee engagement. Industrial and Organizational Psychology, 1(1), 3–30. (dalam Viki Anggreana, 2015)

Manuaba, A. (2000). Ergonomi dan produktivitas kerja. Denpasar: Universitas Udayana. (dalam Syauqi et al., 2020)

Nasution, H. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi turnover intention. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 8(2), 88–96.

Nurhaliza, R., Fitriani, R., & Sulistyowati, L. (2023). Pengaruh beban kerja dan job insecurity terhadap turnover intention di industri ritel. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 5(1), 25–34.

Rahmadani, M. G., Puspita, V., & Waliamin, J. (2023). Pengaruh Burnout dan Work Life Balance terhadap Kinerja Pegawai Inspektorat Provinsi Bengkulu. Jurnal Manajemen Bisnis Dan Keuangan, 4(1), 97–107. https://doi.org/10.51805/jmbk.v4i1.121

Redafanza, Y., Santoso, R., & Lestari, T. (2023). Job insecurity, role overload, dan turnover intention pada generasi Z di Bandar Lampung. Jurnal Psikologi Terapan, 11(1), 18–28.

Susan, R. (2019). Pentingnya pengelolaan SDM dalam organisasi modern. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 6(3), 112–120.

Syahronica, D., Rini, E. S., & Ginting, G. (2015). Turnover intention dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Ilmu Manajemen, 3(2), 21–30.

Syamsul, H., Pratama, A., & Rahayu, T. (2022). Pengaruh job insecurity dan beban kerja terhadap turnover intention secara simultan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 10(2), 92–101.

Syahrizal, A., Hidayati, A., & Waliamin, J. (2023). Pengaruh Shift Kerja, Lingkungan Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Matahari Departement Store Tbk Kota Bengkulu. Primanomics: Jurnal Ekonomi & Bisnis, 21(3), 168-179.

Syihabudhin, A., & Pristiwiana, V. (2020). Employee engagement dalam meningkatkan kinerja karyawan. Jurnal Psikologi Organisasi, 4(1), 13–21.

Viki Anggreana. (2015). Employee engagement dan dampaknya terhadap kepuasan kerja. Jurnal Psikologi, 8(1), 66–72.

Widiawati, L. (2017). Turnover intention pada karyawan dan pengaruhnya terhadap kinerja organisasi. Jurnal Manajemen, 9(1), 30–39.

Downloads

Published

2025-07-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Rizky Ramadhan Putra, M., Waliamin, J., & Syofian. (2025). Pengaruh Job Insecurity,Beban Kerja Dan Employee Engagement Terhadap Turnover Intention Pada Karyawan PT Agung Toyota Bengkulu. Journal of Authentic Research, 4(1), 275-284. https://doi.org/10.36312/jar.v4i1.3043