Pengembangan E-Komik Berbasis Kearifan Lokal Megibung Materi Sistem Pencernaan Manusia Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas V SD

Authors

  • Putu Pebi Pradia Saputri ID Universitas Pendidikan Ganesha
  • Ni Wayan Rati ID Universitas Pendidikan Ganesha
  • Dewa Gede Firstia Wirabrata ID Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.36312/2rqsy974

Keywords:

ilmu nine, perangkat pembingkaian, fitur paralinguistik, pandangan budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media e-komik berbasis kearifan lokal Megibung pada materi Sistem Pencernaan Manusia untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik kelas V SD yang diuji tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Uji validitas media dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, sedangkan uji kepraktisan melibatkan guru dan peserta didik kelas V SD Negeri 1 Perean. Pengujian efektivitas media menggunakan desain One Group Pretest-Posttest dengan jumlah sampel sebanyak 20 peserta didik kelas V. Data hasil penelitian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media e-komik berbasis kearifan lokal Megibung memperoleh skor validitas ahli materi sebesar 3,83 dan validitas ahli media sebesar 3,70 dengan kategori “Sangat Valid”. Hasil uji kepraktisan menunjukkan persentase sebesar 98,7% pada penilaian guru dan 91,5% pada respons peerta didik dengan kategori “Sangat Praktis”. Sementara itu, hasil uji efektivitas memperoleh nilai signifikansi (Sig.2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman konsep peserta didik setelah menggunakan media e-komik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media e-komik berbasis kearifan lokal Megibung pada materi Sistem Pencernaan Manusia layak, praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik.

References

Alwi, dkk. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi III). Jakarta: Balai Pustaka.

Aminuddin. (1995). Pengantar Apresiasi Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo Bandung.

Aminudin. (2011). Semantik: Pengantar Studi Tentang Makna. Bandung: Sinar Baru Algensindo Bandung.

Arikunto, dkk. (2000).Prosedur Penelitian; Suatu Pendekatan Praktek Edisi Ketiga. Jakarta: Rineke Cipta.

Badudu, (1984). Mari Membina Bahasa Indonesia Baku. Bandung: Pustaka Prima.

Barthes R. (1974). S/Z. Penerjemah Richard Miller. New York: Hill and Wang, buku asli diterbitkan tahun 1970.

D.W Fokkema, dkk .(1998). Teori Sastra Abad Kedua Puluh. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Danandjaja J.(1994). Folklor Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Duranti, A. (1997). Linguistic Anthropology. London: Cambridge University.

Endraswara, dkk. (2009). Metodologi Penelitian Folklor. Yogyakarta: Media Pressindo.

Ferdinand de Saussure.(1988). Pengantar Linguistik Umum. Bulaksumur Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Haron D.(2001). Mantra Melayu: Analisis Pemikiran. Pulau Pinang: Universiti Sains Malaysia.

Hartarta A.(2010). Mantra Pengasihan Rahasia Asmara Dalam Klenik Jawa.Bantul: Kreasi Wacana.

Hooykaas, (1952). Cultural Representation. London: Mcmillan.

Indrastuti, dkk. (2007). “Semiotika: Michael Riffaterre dan Roland Barthes”.

Downloads

Published

2026-07-06

Issue

Section

Articles

How to Cite

Saputri, P. P. P. ., Rati, N. W. ., & Wirabrata, D. G. F. . (2026). Pengembangan E-Komik Berbasis Kearifan Lokal Megibung Materi Sistem Pencernaan Manusia Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas V SD. Journal of Authentic Research, 5(3), 4133–4149. https://doi.org/10.36312/2rqsy974