Model Pembelajaran PJOK Berbasis Permainan Aktif untuk Meningkatkan Gerak Dasar Lokomotor dan Kerjasama Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Ramli Ahmad Universitas Pendidikan Mandalika
  • Mujriah Mujriah Universitas Pendidikan Mandalika
  • Johan Irmansyah Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.36312/jar.v4iSpecial%20Issue.3239

Keywords:

Permainan aktif, pembelajaran PJOK, kemampuan lokomotor, kerjasama, model ADDIE, sekolah dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) berbasis permainan aktif yang efektif dalam meningkatkan kemampuan gerak dasar lokomotor dan kerjasama peserta didik kelas bawah sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari 92 siswa dari tujuh sekolah dasar di Kabupaten Lombok Tengah. Instrumen pengumpulan data meliputi pedoman observasi, angket skala penilaian, dan catatan lapangan. Validitas instrumen diuji melalui teknik Aiken’s V, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan Alpha Cronbach. Hasil validasi menunjukkan model yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan tinggi (V > 0,90), dan reliabilitas yang baik (r > 0,75). Hasil uji coba menunjukkan bahwa permainan “Ular Emas” memiliki efektivitas paling tinggi dalam meningkatkan koordinasi gerak dan kerjasama siswa dengan persentase peningkatan 8,14%. Model permainan aktif ini juga mendapat respon positif dari guru dan siswa karena bersifat menyenangkan, kolaboratif, serta sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kesimpulannya, model pembelajaran PJOK berbasis permainan aktif ini layak digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang kontekstual, efektif, dan adaptif. Penelitian ini merekomendasikan perluasan pengujian model di wilayah berbeda dan integrasi aspek afektif serta media digital sebagai dukungan implementasi di masa mendatang.

References

Anggraini, D., Rahmawati, E., & Sutarto, T. (2020). Model permainan tradisional untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 14(2), 174–185. https://doi.org/10.21009/JPUD.142.08

Asmawi, M., Yudha, P., & Riyadi, A. (2020). Model pembelajaran kooperatif berbasis permainan untuk pendidikan jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 16(1), 45–53. https://doi.org/10.21831/jpji.v16i1.32783

Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.

Chen, S., Hammond-Bennett, A., Hypnar, A. J., Mason, S. A., & Zlamout, S. (2021). Health-related physical fitness and physical activity in elementary school students. BMC Public Health, 21, 289. https://doi.org/10.1186/s12889-021-10241-2

Cocca, A., Li, C., & Lodewyk, K. R. (2020). Teaching physical education in primary school through cooperative learning. Sustainability, 12(10), 4053. https://doi.org/10.3390/su12104053

Danniels, E., & Pyle, A. (2018). Defining play-based learning. Early Childhood Education Journal, 46(6), 597–611. https://doi.org/10.1007/s10643-017-0871-7

Decaprio, N. (2013). Motor skill development in young children. Human Kinetics.

Engles, D., & Philipp, S. (2020). Cooperative learning in physical education: Enhancing social interaction. Journal of Teaching in Physical Education, 39(3), 396–407. https://doi.org/10.1123/jtpe.2019-0021

Firdaus, A., & Nurrochmah, N. (2021). Implementasi model pembelajaran konvensional pada PJOK SD: Studi kasus. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 58–66.

Gunawan, H., & Suryana, D. (2023). Inovasi pembelajaran PJOK melalui permainan kreatif. Jurnal Inovasi Pendidikan, 14(1), 89–96.

Hermansyah, H., & Kusuma, B. (2020). Pengaruh aktivitas bermain terhadap keterampilan sosial anak SD. Jurnal Ilmu Pendidikan, 26(2), 105–112.

Hsieh, H.-F., & Shannon, S. E. (2015). Three approaches to qualitative content analysis. Qualitative Health Research, 15(9), 1277–1288. https://doi.org/10.1177/1049732305276687

Julien, H. M., Vella, S. A., & Schweickle, M. J. (2021). Enhancing cooperation through physical activity: A school-based intervention. Sport, Education and Society, 26(6), 647–661. https://doi.org/10.1080/13573322.2020.1812565

Karim, A., & Mulyadi, M. (2022). Pengaruh permainan terhadap pembentukan sikap sosial siswa. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 6(1), 55–64.

Latar, L., & Hasbullah, M. (2020). Evaluasi implementasi kurikulum PJOK sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(1), 73–81.

Masyhuri, M. (2019). Pengembangan model permainan tradisional dalam pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), 80–91. https://doi.org/10.21831/jpk.v9i1.22974

Nasution, N., & Marbun, N. A. (2022). Model permainan aktif untuk membentuk sportivitas anak usia sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 18(1), 1–10. https://doi.org/10.21831/jpji.v18i1.46320

Pangrazi, R. P., & Beighle, A. (2010). Dynamic physical education for elementary school children (17th ed.). Pearson.

Rahayu, E., & Yusup, M. (2023). Implementasi model kooperatif dalam PJOK SD. Jurnal Sport Education, 17(1), 25–33. https://doi.org/10.23960/jse.v17i1.05

Rio, A. (2020). Dimensi sosial dalam pembelajaran jasmani melalui model kooperatif. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 9(2), 112–121.

Saputri, D. (2021). Pengembangan model permainan Kipboi untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa SD. Jurnal Olahraga, 7(1), 23–32.

Sari, N., & Putra, R. (2019). Kontribusi model permainan terhadap perkembangan motorik kasar anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 47–56.

Setyawan, R., & Yulianti, L. (2021). Efektivitas model pembelajaran tematik integratif PJOK. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(2), 211–219.

Simatupang, E., & Harahap, S. (2018). Pengembangan model permainan dalam pembelajaran PJOK di SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 3(1), 42–50.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian dan pengembangan (R&D). Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Statistika untuk penelitian. Alfabeta.

Wijaya, M., & Rachmawati, R. (2021). Strategi pembelajaran PJOK berbasis karakter. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 9(2), 135–141.

Wong, S. H. S., Lau, P. W. C., & Sit, C. H. P. (2021). Physical activity, motor skill competence, and cognitive development in children. Frontiers in Public Health, 9, 658771. https://doi.org/10.3389/fpubh.2021.658771

Yuliana, L., & Anshori, M. (2017). Pengaruh pendekatan bermain terhadap peningkatan kemampuan motorik anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 6(2), 95–102.

Zahra, S., & Nugroho, A. (2020). Pembelajaran berbasis permainan untuk mengembangkan karakter sosial. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 23–31.

Downloads

Published

2025-08-31

How to Cite

Ahmad, R., Mujriah, M., & Irmansyah, J. (2025). Model Pembelajaran PJOK Berbasis Permainan Aktif untuk Meningkatkan Gerak Dasar Lokomotor dan Kerjasama Siswa Sekolah Dasar. Journal of Authentic Research, 4(Special Issue), 739-750. https://doi.org/10.36312/jar.v4iSpecial Issue.3239