Ketahanan Ranah Fungsi Bahasa Sasak Ngeno-Ngene Gen-Z di Lombok Timur

Authors

  • Nisfawatil Itsnaeni Universitas Hamzanwadi
  • Khirjan Nahdi Universitas Hamzanwadi
  • Muh Taufiq Universitas Hamzanwadi

DOI:

https://doi.org/10.36312/jar.v4iSpecial%20Issue.3358

Keywords:

Ketahanan Bahasa, Ranah Bahasa, Joshua Fishman, Gen-Z

Abstract

Pencampuran kode bahasa dalam komunikasi Gen-Z menyebabkan bergesernya penggunaan bahasa daerah sebagai identitas dari sebuah guyub tutur. Tujuan penelitian berdasarkan permasalahan tersebut untuk mengetahui bentuk ketahanan ranah fungsi bahasa sasak ngeno-ngene Gen-Z di Lombok Timur menggunakan pendekatan sosiolinguistik analisis domain (ranah) Joshua Fishman. Joshua Fishman membagi ranah bahasa menjadi ranah keluarga, agama, pertemanan, ketetanggaan, pendidikan, pekerjaan dan perdagangan. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan jumlah informan sebanyak 5 orang dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi untuk teknik pengumpulan data. Teknik  analisis data dilakukan dengan cara mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Ketahanan bahasa Sasak ngeno-ngene ditemukan 3 data pada ranah keluarga, 0 data pada ranah agama, 3 data pada ranah pertemanan, 4 data pada ranah ketetanggaan, 0 data pada ranah pendidikan, 0 data pada ranah pekerjaan, 1 data pada ranah perdagangan. Bahasa Sasak dialek ngeno-ngene hanya bertahan pada ranah keluarga, pertemanan dan ketetanggaan. Sedangkan pada ranah pendidikan, pekerjaan, agama dan perdagangan bahasa tersebut lemah bahkan tidak muncul. Kesimpulan hasil penelitian ini ialah penggunaan bahasa Sasak dialek ngeno-ngene hanya bertahan di ranah informal dan lemah atau cenderung punah pada ranah formal. Faktor utama yang menyebabkan lemahnya penggunaan bahasa Sasak dialek ngeno-ngene ialah situasi komunikasi antara informan dan lawan tuturnya.

References

Ardiansyah, Risnita, & Jailani, M. S. (2023). “Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif”. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam. (Vol. 1, No. 2, p. 4). Diakses tanggal 13 Mei 2025. https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan/article/view/57/30

Aritonang, B. (2021). “Penggunaan Bahasa Daerah Generasi Muda Provinsi Maluku Utara dalam Ranah Ketetanggaan dan Pendidikan”. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (Vol. 15, No. 2, p. 183-184). Diakses tanggal 19 April 2025. https://ojs.badanbahasa.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/tuahtalino/article/viewFile/3520/1672

Arum, L. S., Zahrani, A., & Duha, N. A. (2023). “Karakeristik Generasi Z dan Kesiapannya dalam Menghadapi Bonus Demografi 2030”. Accounting Student Research Jurnal. (Vol. 2., No. 1, p. 63-64). Diakses tanggal 23 April 2025. https://ejournal.upnvj.ac.id/asrj/article/view/5812

Azhar, M. (2022). “Pengantar Linguistik Modern”. Jurnal Studi Bahasa dan Sastra. (Vol. I, No. 2, p. 22). Diakses tanggal 28 April 2025. https://jurnal.stain-madina.ac.id/index.php/almaany/article/view/1009

Berahima, A. M. & Fiddienika, A. (2024). “Pemertahanan Bahasa Perantau di Kota Makassar Sulawesi Selatan”. Jurnal Basataka. (Vol. 7, No. 1, p. 279). Diakses tanggal 28 Agustus 2025. https://jurnal.pbsi.uniba-bpn.ac.id/index.php/BASATAKA/article/view/353/238

Dedad, M. B. A. (2021). “Dialek Sebagai Identitas Masyarakat Bahasa di Pulau Lombok”. International Seminar on Austronesian Languages and Literature IX. (p. 141). Diakses tanggal 12 April 2025. https://ojs.unud.ac.id/index.php/isall/article/download/79894/41949

Harahap, A. & Al Fatih, A. (2025). “Pengaruh Dialek terhadap Fonetik Bahasa Indonesia”. BLAZE: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan. (Vol. III,No. 1, p. 49). Diakses tanggal 06 Mei 2025. https://jurnal.stikes-ibnusina.ac.id/index.php/BLAZE/article/view/2163

Kemdikbud. Bahasa dan Peta Bahasa di Indonesia. Diakses tanggal 22 Maret 2025 https://petabahasa.kemdikbud.go.id/infobahasa.php?idb=217#:~:text=Tanah%20asal%20bahasa%20Sasak%20berada,%5D%2C%20dan%20%5Ba%2Do%5D.

Kristyowati, Y. (2021). “Generasi “Z” dan Strategi Melayaninya”. Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani. (Vol. 2, No. 1, p. 2-6). Diakses tanggal 23 April 2025. https://stt-indonesia.ac.id/journal/index.php/ambassadors/article/download/22/15

Kurniawan, T., Assasaki, B.I., & Sulhairi. (2022). “Gelar Lalu Baiq Suku Sasak: Antara Simbol Kebangsawanan atau Penurunan Kasta Sosial”. JPBB : Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya. (Vol. 1., No. 2, p. 235-236). Diakses tanggal 7 Mei 2025. https://journal.amikveteran.ac.id/index.php/jpbb/article/view/1298

Kusyani, D. (2022). “Pemertahanan Bahasa Indonesia terhadap Pengaruh Bahasa Asing pada Era Society 5.0”. Jurnal Ilmiah Pendidikan. (Vol. 8, No. 2, p. 136). Diakses tanggal 23 April 2025. https://siakad.univamedan.ac.id/ojs/index.php/pedagogi/article/view/391

Mahira, R., Fitria, M., Nurmina, J., Fauzzyah, V. S., Lestari A., Deviana, A., Siregar, A. A., Anggriani, D. D., Sabila, K., & Maharani, R. (2024). “Dampak Pola Asuh pada Perkembangan Anak: Perspektif Generasi Z dan Generasi Alfa”. JSHI : Jurnal Studi Humaniora Interdisipliner. (Vol. 8, No. 12, p. 105). Diakses tanggal 28 Agustus 2025. https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jshi/article/view/7376

Malabar, S. (2015). Sosiolinguistik. Ideas Publishing. Gorontalo. Diakses tanggal 23 April 2025. https://repository.ung.ac.id/get/karyailmiah/2742/sayama-malabar-buku-sosiolinguistik.pdf

Nahdi, K., Usuluddin, Irfan, M., & Mas’ud, L. (2021). “Language Ecology and Domain: Comparison between Sasak and Bajo Language Resistance in Lombok”. Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. (Vol. 7, No. 1, p. 21). Diakses tanggal 13 Juni 2025. https://ejournal.upgrisba.ac.id/index.php/jurnal-gramatika/article/view/4634

Putra, A., D. (2022). “Analisis Pemertahanan Bahasa Halus dalam Budaya Sorong Serah di Suku Sasak Lombok”. Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan. (Vol. 1, No. 2, p. 97). Diakses tanggal 28 Agustus 2025. https://jurnal.risetilmiah.ac.id/index.php/jkip/article/view/163/125

Safarudin, R., Zulfamanna, Kustati, M., Sepriyanti, N. (2023). “Penelitian Kualitatif”. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research. (Vol. 3, No. 2, p. 9691-9692). Diakses tanggal 08 Mei 2025. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/1536

Salam, Ponto, D., (2021). “Pemertahanan Bahasa di Desa Kaaruyan”. Jurnal Ideas. (Vol. 7., No. 3, p. 242). Diakses tanggal 28 Agustus 2025. http://www.jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/402/230

Suktiningsih, W., Syarifaturrahman, W, K., Supatmiwati, D., Dwiprasetyo, B, S. (2022). “Indeksikalitas leksikon kekerabatan etnis Sasak masyarakat Rembiga Mataram”. LITERA. (Vol. 21, No. 3, p. 324). Diakses 2 Agustus 2025. https://jurnal.uny.ac.id/index.php/litera/article/view/47905

Sumarsono. (2014). Sosiolinguistik X. SABDA dan Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Zulkhaeriyah. (2021). “Edukasi Pemertahanan Bahasa Bugis pada Ranah Keluarga di Desa Bontomacinna Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba”. Journal of Community Services. (Vol. 3., No. 2, p. 40). Diakses tanggal 12 Mei 2025. https://www.e-jcs.aktabe.ac.id/index.php/jurnal/article/view/20/18

Downloads

Published

2025-09-05

How to Cite

Itsnaeni, N., Nahdi, K., & Taufiq, M. (2025). Ketahanan Ranah Fungsi Bahasa Sasak Ngeno-Ngene Gen-Z di Lombok Timur. Journal of Authentic Research, 4(Special Issue), 825-848. https://doi.org/10.36312/jar.v4iSpecial Issue.3358