Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Investigasi Kelompok Terhadap Literasi Sains dan Sikap Ilmiah Siswa Kelas X di SMA Attohiriyah Alfadiliyah
DOI:
https://doi.org/10.36312/jar.v4iSpecial%20Issue.3498Keywords:
literasi sains, sikap ilmiah, investigasi kelompok, Pembelajaran KooperatifAbstract
Kemampuan literasi sains peserta didik di Indonesia menunjukkan tingkat yang belum optimal, sebagaimana tercermin dari capaian PISA 2022 yang mencapai 383 poin, berada cukup jauh dari standar rata-rata negara-negara OECD yang mencapai 485 poin. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui dampak penerapan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan investigasi kelompok terhadap kemampuan literasi sains dan sikap ilmiah pada siswa kelas X di SMA Attohiriyah Alfadiliyah. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan rancangan pretest-posttest control group design, melibatkan 47 siswa sebagai subjek penelitian yang terbagi dalam kelompok eksperimen (23 siswa) dan kelompok kontrol (24 siswa). Instrumen yang digunakan meliputi tes untuk mengukur literasi sains (28 item soal) dan kuesioner untuk menilai sikap ilmiah (22 butir pernyataan). Validitas konten diperoleh melalui evaluasi dari para pakar (nilai Aiken's V > 0,80), sedangkan validitas konstruk dianalisis menggunakan korelasi product moment, dan tingkat reliabilitas diuji dengan Cronbach's Alpha (? literasi = 0,914; ? sikap ilmiah = 0,972). Proses analisis data menggunakan uji Shapiro-Wilk, Levene, Mann-Whitney U, dan ANCOVA. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa peningkatan literasi sains pada kelompok eksperimen (20,34 poin) menunjukkan hasil yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (10,72 poin), dengan hasil uji Mann-Whitney U = 58,0; p < 0,001; r = 0,68 (kategori efek besar). Pada aspek sikap ilmiah, analisis ANCOVA mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan (F = 11,300; p < 0,05; ?² = 0,21). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model investigasi kelompok memberikan pengaruh yang signifikan dan berdampak positif terhadap peningkatan literasi sains serta pembentukan sikap ilmiah peserta didik. Penelitian ini menyarankan penerapan model investigasi kelompok dalam pembelajaran biologi sebagai upaya mengembangkan kompetensi yang diperlukan pada era abad ke-21.
References
Abidin, Y., Tita, M., & Hana, Y. (2018). Pembelajaran literasi, strategi meningkatkan kemampuan literasi matematika, sains, membaca dan menulis. Bumi Aksara.
Aini, F. N., Wahyuni, S., & Puspitasari, R. (2020). Pengaruh model investigasi kelompok berbasis outdoor learning terhadap kemampuan problem solving dan literasi sains siswa. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 9(2), 241-248.
Astini, G. N. (2023). Model group investigation untuk meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas X IPA 1 SMA. Jurnal of Education Action Research, 7(2), 298-302.
Bundu, P. (2006). Penilaian keterampilan proses dan sikap ilmiah dalam pembelajaran sains SD. Departemen Pendidikan Nasional.
Dewi, R. R., & Setiawan, B. (2020). Peningkatan sikap ilmiah siswa melalui model investigasi kelompok pada pembelajaran IPA. Jurnal Ilmu Pendidikan IPA, 7(1), 25-34.
Fuadi, H., Robbia, A. Z., Jamaluddin, J., & Jufri, A. W. (2020). Analisis faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 5(2), 108-116.
Handayani, L., Arifin, Z., & Wulandari, R. (2021). Pengaruh pembelajaran berbasis proyek dan investigasi kelompok terhadap keterampilan komunikasi ilmiah siswa. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 10(2), 155-162.
Istikomah, N., Sulastri, R., & Ningsih, Y. (2023). Peningkatan keterampilan komunikasi ilmiah melalui model investigasi kelompok. Jurnal Pendidikan IPA dan Sains Terapan, 8(3), 90-98.
Ittaqi, R. M., & Wardani, S. (2024). Group investigation dalam pembelajaran fisika untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis dan literasi sains siswa SMA. Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains, 13(1), 55-63.
Listiawan, R., Masykuri, M., & Sunarno, W. (2020). Pengaruh model group investigation terhadap literasi sains siswa pada materi suhu dan kalor. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 6(1), 45-51.
Marlina, S., & Saputra, R. (2022). Penerapan model pembelajaran group investigation dalam meningkatkan pemahaman konsep dan literasi sains siswa. Jurnal Pendidikan IPA dan Pembelajaran, 11(2), 102-110.
Nurhayati, L., Rahman, T., & Hidayat, S. (2021). Pengaruh model investigasi kelompok terhadap peningkatan sikap ilmiah siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 9(2), 188-195.
OECD. (2022). PISA 2022 results (Volume I). https://www2.oecd.org/publications/pisa-2022-results-volume-i-53f23881-en.htm
Priambudi, O., Anda, J., & Dewi, C. (2018). Peningkatan kemampuan literasi sains melalui pembelajaran model grup investigation (GI) pada materi ekosistem siswa kelas X di MAN 3 Cirebon. Jurnal Ilmu Alam Indonesia, 1(4), 234-243.
Rahma, A. A. (2022). Penerapan model group investigation (GI) berbantuan simulasi virtual PhET terhadap kemampuan literasi sains siswa. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(3), 2547-2555.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D, dan penelitian pendidikan. Alfabeta.
Toharudin, U., Hendrawati, S., & Rustaman, A. (2011). Membangun literasi sains peserta didik. Humaniora.
Wahyuni, S., Wulandari, F. R. A., & Putri, H. K. (2022). Peningkatan literasi sains melalui model group investigation di SMA. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 192-198.
Yusmar, F., & Rizka, E. F. (2023). Analisis rendahnya literasi sains peserta didik Indonesia: Hasil PISA dan faktor penyebab. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(1), 11-19.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bayuti Izat Nabila, A Wahab Jufri, I Wayan Merta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.