Analisis Kinerja Pengelolaan Hutan Pada Balai KPH Toffo Pajo Soromandi
DOI:
https://doi.org/10.36312/jar.v4i2.3577Keywords:
KPH, Pengelolaan Hutan, KinerjaAbstract
Hutan merupakan ekosistem penting yang didominasi oleh pepohonan dan memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Namun, berbagai permasalahan seperti alih fungsi lahan, perambahan, dan pertambangan ilegal menyebabkan kerusakan hutan, termasuk di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah membentuk Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Toffo Pajo soromandi sebagai unit pengelola hutan di tingkat tapak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja KPH Toffo Pajo Soromandi dalam pengelolaan hutan lestari. Penelitian dilakukan pada Mei–Juni menggunakan metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan indeks kinerja berdasarkan 13 kriteria yang dapat mendefinisikan aspek aspek penting yang harus di capai dalam penelitian yaitu 1. Kriteria kelembagaan pengelolaan hutan 2. Tata hutan dan rencana pengelolaan hutan 3. Pemanfaatan hutan dan penggunaaan kawasan hutan 4. Perlindungan hutan dan konservasi alam 5. Rehabilitasi dan reklamasi hutan 6. Pemberdayaan 7. Peran serta masyarkat 8. Kerjasama 9. Monitoring dan evaluasi 10. Sistem informasi kehutanan 11. Pembinaan dan pengawasan 12. Pendanaan 13. Sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks kinerja keseluruhan adalah 2,14, dikategorikan sedang. Kriteria dengan skor tertinggi adalah Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (2,85), sedangkan skor terendah terdapat pada Kerjasama (1,00) selain itu dari hasil analisis data dan temuan di lapangan di temukan kriteria kelembagaan pengelolaan hutan dengan skor sebesar 2,54 menjadi salah satu kriteria yang cukup berperan penting dalam kinerja penegelolaan hutan Kategori ini dapat menunjukkan bahwa fondasi kelembagaan, seperti struktur organisasi, pembagian tugas dan tanggung jawab, serta adanya prosedur operasional standar, kemungkinan besar sudah terbentuk dan berfungsi. Hasil ini mencerminkan bahwa meskipun terdapat beberapa aspek yang telah berjalan optimal, masih diperlukan perbaikan terutama dalam aspek kolaborasi lintas pihak, pemanfaatan potensi ekonomi hutan, serta dukungan infrastruktur dan pendanaan. Evaluasi ini penting untuk memperkuat peran KPH sebagai ujung tombak pengelolaan hutan berkelanjutan di tingkat daerah
References
Ago, M. Z. C., Herawatiningsih, R., & Yani, A. (2018). TINGKAT DOMINANSI DAN ASOSIASI KELOMPOK KAYU INDAH DI AREAL IUPHHK-HTI PT. BHATARA ALAM LESTARI KABUPATEN MEMPAWAH (Dominance Levels And Assciations Kayu Indah Grup In the Area of IUPHHK-HTI PT. Bhatara Alam Lestari Mempawah District). Jurnal Hutan Lestari, 6(3), 438–446.
Adiwisastra, M. F., Muhajir, H., & Supriadi, D. 2020. Pengukuran kesenjangan digital menggunakan metode deskriptif berbasis website. Evolusi: Jurnal sains dan manajemen, 8(2).
Arini, Gusti Ayu, and Taufiq Chaidir. "Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Kerja Penduduk Lanjut Usia Di Kabupaten Lombok Barat." Journal of Economics and Business 6.1 (2020): 47-68.
Arba, Sudiarto, & Yuniansari, R. (2023). Perlindungan Hutan dan Fungsinya Bagi Kehidupan Manusia dan Lingkungan Alam. Jurnal Kompilasi Hukum, 8(2), 127–142. https://doi.org/10.29303/jkh.v8i2.144
Agustina, Indah, Ali Mutaufiq, and Taryanto Taryanto. "Pengaruh Kerjasama Tim dan Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan di PT. Samick Indonesia." Jurnal Tadbir Peradaban 4.1 (2024): 7-17.
BAHRUN, Muhammad Fadly; TIFAH, Tifah; FIRMANSYAH, Amrie. Pengaruh keputusan pendanaan, keputusan investasi, kebijakan dividen, dan arus kas bebas terhadap nilai perusahaan. Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, 2020, 8.3: 263-276.
Fitria, Wira, Didik Suharjito, and Sulistya Ekawati. "Peran Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dalam Implementasi Perhutanan Sosial: Studi di KPH Produksi Kerinci, Provinsi Jambi dan KPH Lindung Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat." Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan 18.2 (2021): 145-160.
Harsoono, Z. A. R., Hertanto, M. I., Barisfallah, T. D., Dharm, R. A., Ramadhanty, D., Pambudi, H. D., & Puspa, T. (2019, October). Review perkembangan riset topik kerjasama tim selama sepuluh tahun terakhir pada jurnal online. In Prosiding Seminar Nasional Cendekiawan (pp. 2-22).
Khalik, A. (2019). Implementasi Kebijakan Rehabilitasi Dan Reklamasi Hutan Di Kabupaten Mamuju. MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya)?: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, 2(2). https://doi.org/10.35329/mitzal.v2i2.278
Lestari, D., Pratama, R. A. A., & Anggraeni, S. D. (2023). Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta. Dharma Acariya Nusantara: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 1(1), 101-113.
Nikoyan, A., Kasim, S., Uslinawaty, Z., & Yani, R. (2020). Peran dan Manfaat Kelembagaan Kelompok Tani Pelestari Hutan Dalam Pengelolaan Taman Hutan Raya Nipa-Nipa. Perennial, 16(1), 2020. http://dx.doi.org/10.24259/perennial.v16i1.8972
Prayitno, D. E., & Ichsan, A. C. (2021). Problematika Hukum Kesatuan Pengelolaan Hutan Di Indonesia. Jurnal Belantara, 4(1), 75–88. https://doi.org/10.29303/jbl.v4i1.754
Pelealu, R. R., Nayoan, H., & Sampe, S. (2022). Pengaruh sarana dan prasarana terhadap efektivitas kerja pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Provinsi Sulawesi Utara. GOVERNANCE, 2(2).
Runggandini, C. W. M. (2018). Asosiasi Pengajar Hukum Adat ( Apha ) Indonesia. Journal of Indonesian Adat Law (Jial), Volume 2 N, 68–69.
Sukwika, T. (2018). Analisis Aktor dalam Perumusan Model Kelembagaan Pengembangan Hutan Rakyat di Kabupaten Bogor. Journal of Regional and Rural Development Planning, 2(2), 133. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2018.2.2.133-150
Tino, Reyhan, Hayati Hayati, and Shandy Pieter Pelamonia. "Analisis Deskriptif Kekuatan Otot Peras Tangan." Jurnal Porkes 4.1 (2021): 32-38.
Tanjung, Albert. "Kedudukan hutan adat di atas tanah ulayat dalam pemanfaatan hutan." Populis: Jurnal Sosial dan Humaniora 4.1 (2019): 137-148.
Tampongangoy, Rahel. "Penegakan hukum terhadap pelaku pembukaan lahan dengan membakar hutan." Lex Administratum 10.3 (2022).
Wulandari, C., Bakri, S., Safe’i, R., Hilmanto, R., Pah, J. M., & Pangestu, P. (2022). Training for Strengthening the Human Resources Capacity Overcoming the Socio-Economic Impact on Social Forestry Farmers Due to the Covid-19 Pandemic at Pesawaran FMU, Lampung. Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan, 1(2), 136. https://doi.org/10.23960/rdj.v1i2.6241
Yeny, I., Agustarini, R., & Heryati, Y. (2018). Analisis para pihak dalam kerja sama pengembangan hasil hutan bukan kayu di kabupaten pasaman barat. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 15(2), 143–164.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fitrianiningsih, Niechi Valentino, Andi chairil ichan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.