Pengelolaan Hutan Adat Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat di Desa Sambik Elen Kabupaten Lombok Utara

Authors

  • Wayan Prabudi Sathya Hindu Sambawa Universitas Mataram
  • Andi Chairil Ichsan Universitas Mataram
  • Hairil Anwar Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/jar.v4i2.3609

Keywords:

hutan adat, kearifan lokal, masyarakat hukum adat, multiaspect sustainability analysis (msa)

Abstract

Hutan adat merupakan salah satu bentuk pengelolaan sumber daya alam yang berbasis pada kearifan masyarakat lokal hukum adat. Penelitian ini dilakukan di Desa Sambik Elen, Kabupaten Lombok Utara, yang memiliki empat hutan adat, yaitu Pawang Majapahit, Pawang Lebok, Pawang Lokok Tebi, dan Pawang Santinggi Daya. Tujuan penelitian adalah mengetahui status keinginan hutan adat, faktor penggerak keinginan, serta strategi pengelolaan hutan adat berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan Multiaspect Sustainability Analysis (MSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keingintahuan hutan adat Desa Sambik Elen berada pada kategori “sangat berkelanjutan” dengan indeks ekologi 87,5; sosial 85,38; ekonomi 68,75; dan kelembagaan 81,25, sehingga nilai rata-rata agregat mencapai 80,72. Faktor penggerak utama meliputi keseimbangan ekosistem terjaga, penerapan norma adat, kemandirian ekonomi, serta kelembagaan adat. Strategi pengelolaan yang disarankan yaitu dengan meningkatkan aspek ekonomi pada perencanaan ekonomi berbasis adat untuk memperkuat ekosistem hutan adat. Meskipun telah banyak penelitian terkait hutan adat, namun masih sedikit penelitian yang menggunakan metode Multiaspect Sustainability Analysis (MSA). Temuan ini menjelaskan bahwa kearifan lokal berperan penting dalam menjaga kelestarian hutan adat, sekaligus mendukung aspek ekologi, sosial, ekonomi, dan kelembagaan secara seimbang.

References

Arba, arief rahman &. (2023). EksistEnsi Pranata LokaL DaLam PEngELoLaan Hutan aDat Di Desa Bayan kaBuPatEn LomBok utara. Jurnal Risalah Kenotariatan, 4(1), 271–293.

Firmansyah, I. (2022). Analisis keberlanjutan multiaspek. 1, 1–14.

Fitrianita, E., Widyasari, F., & Pratiwi, W. I. (2018). Membangun Etos dan Kearifan Lokal melalui Foklor: Studi Kasus Foklor di Tembalang Semarang. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 2(1), 71. https://doi.org/10.14710/endogami.2.1.71-79

Ipan Alfadian, Kornelia Webliana, F. T. W. (2024). Presepsi Masyarakat Terhadap Pengembangan Hutan Adat Sebagai Destinasi Wisata Desa Loloan Kecamatan Bayan Lombok Utara. 3(4), 1897–1908.

Kambu, J., Marwa, J., & Murdjoko, A. (2023). POLA PENGELOLAAN RUANG AREA HUTAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DISTRIK AYAMARU TIMUR SELATAN , KABUPATEN MAYBRAT ( The Patterns of Sustainable Forest Areas Space Management based on the Community ’ s Local Wisdom in District Ayamaru Eastern and Sout. Jurnal Kehutanan Papuasia 9, 9(2), 252–262.

Matuankotta, J. K. (2018). Peran Aktif Masyarakat Hukum Adat Dalam Pembangunan Ekonomi. 24, 101–113.

Norsidi. (2019). Strategi pengembangan pengelolaan hutan adat berbasis kearifan lokal di desa lubuk beringin. 6(1), 38–52.

Rokhamah, Pramugara Robby Yana & Nour Ardiansyah Hernadi, Faika rachmawati, Irwanto, Nina Putri Hayam Dey, Eny wahyuning Purwanti, Rosita noviana Yudho Bawono, Rianto, Masruha, Kosasih, Maria Septian Riasanti Mola, Brian L. Djumaty, G. K. P. (2020). Metode Penelitian Kualitatif.

Saleh, S. (2017). Penerbit Pustaka Ramadhan, Bandung. Analisis Data Kualitatif, 1, 180. https://core.ac.uk/download/pdf/228075212.pdf

Sari, I. K., & _ S. (2022). Analisis Berbagai Metode Pengolahan Sampah Sebagai Solusi Permasalahan Sampah di Kabupaten Lumajang. Jurnal EnviScience (Environment Science), 6(2), 82–95. https://doi.org/10.30736/jev.v6i2.361

Sawaluddin, S., & Muhammad, S. (2020). Langkah-Langkah dan Teknik Evaluasi Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam. Jurnal PTK Dan Pendidikan, 6(1). https://doi.org/10.18592/ptk.v6i1.3793

Soni, C. P. (2012). KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT DAYAK KANAYATN DALAM PENGELOLAAN HUTAN ADAT (MARANG) DI KAMPUNG SIDAS DAYA KECAMATAN SENGAH TEMILA KABUPATEN LANDAK KALIMANTAN BARAT. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta.

V. Wiratna Sujarweni. (2014). Metodologi Penelitian. PT. Rineka Cipta, Cet.XII)an Praktek, (Jakarta?: PT. Rineka Cipta, Cet.XII), 107.

Wulandari, W. (2024). Peran Pemerintah Desa Dan Pemangku Adat Dalam Pelestarian Hutan Larangan Adat Kenegerian Rumbio Di Kabupaten Kampar. http://repository.uin-suska.ac.id/84210/%0Ahttp://repository.uin-suska.ac.id/84210/1/SKRIPSI GABUNGAN.pdf

Zellatifanny, C. M., & Mudjiyanto, B. (2018). TIPE PENELITIAN DESKRIPSI DALAM ILMU KOMUNIKASI THE. Jurnal Diakom, 1(2), 83–90.

Downloads

Published

2025-10-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sambawa, W. P. S. H., Ichsan, A. C., & Anwar, H. (2025). Pengelolaan Hutan Adat Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat di Desa Sambik Elen Kabupaten Lombok Utara. Journal of Authentic Research, 4(2), 1506-1526. https://doi.org/10.36312/jar.v4i2.3609