Hubungan Regulasi Emosi dengan Penyesuaian Sosial Siswa Korban Bullying
DOI:
https://doi.org/10.36312/jar.v4i2.3626Keywords:
Regulasi Emosi, Penyesuaian Sosial, Korban BullyingAbstract
Bullying merupakan perilaku agresif seseorang atau sekelompok orang secara berulang kali dengan tujuan untuk menyakiti korbannya. Siswa yang sering menjadi korban bullying cenderung kurang dalam penyesuaian sosial. Salah satu faktor yang mempengaruhi penyesuaian sosial siswa yaitu regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan regulasi emosi dan penyesuain sosial serta menguji hubungan regulasi emosi dengan penyesuaian sosial siswa korban bullying. Responden pada penelitian ini yaitu siswa korban bullying di SMPN 3 Batang Anai yang berjumlah 98 siswa dengan 32 siswa kelas VIII dan 66 siswa kelas IX. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner regulasi emosi dan kuesioner penyesuaian sosial menggunakan skala likert. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dan analisis data menggunakan metode deskriptif dan analisis korelasi pearson product moment, dengan bantuan SPSS 20 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi emosi siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 66,11%, penyesuaian sosial siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 69,55%, dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara regulasi emosi dengan penyesuaian sosial siswa korban bullying (r= 0,411; p<0,05), di mana semakin tinggi regulasi emosi maka semakin tinggi pula penyesuaian sosial. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah bersama guru Bimbingan dan Konseling serta lembaga pendidikan dalam merancang program layanan, khususnya layanan informasi, konseling individual, bimbingan kelompok dan konseling kelompok dan intervensi untuk meningkatkan regulasi emosi dan penyesuaian sosial siswa korban bullying.
References
Annisa, F., & Rinaldi. (2020). Hubungan Antara Perilaku Overprotective Orang Tua Terhadap Mastery Remaja di SMA X Padang. Jurnal Riset Psikologi, 2(2), 1–14.
Arifin, Z., Ni’mah, K., Wulandari, A., Maqfiroh, A., & Faruq, M. (2023). Post-Traumatic Growth Experiences of Bullying Victims in Students University . Academic Journal of Psychology and Counseling, 4(1), 97–126.
Astuti, D. (2020). Regulasi Emosi dan Penyesuaian Sosial Remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(2), 115–123.
Baiti, F. N, & Setiawati, D. (2023). Studi Tentang Regulasi Emosi pada Peserta Didik Korban Bullying di SMP Negeri 58 Surabaya. Jurnal Bimbingan Konseling UNESA, 13(2), 189–198.
Budiman, A., & Asriyadi, F. (2021). Perilaku Bullying Pada Remaja dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Pena Persada.
Dadeh, T., Alfarisi, M. R., Hutasoit, G., & Rasool, S. (2025). The Impact of School Climate on Emotion Regulation in Indonesian Students: Evidence from PISA 2022. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 10(1), 27–45. https://doi.org/10.33367/psi.v10i1.7170
Fahrunisa, R. A. (2022). Regulasi Emosi pada Korban Bullying di SMP Batik Surakarta. Prophetic Guidance and Counseling Journal, 3(1), 12–22. https://doi.org/10.32832/pro-gcj.v3i1.14384
Fatimah, E. (2010). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Pustaka Setia.
Femariaa, A. S., & Marlinaa, M. (2025). Efektivitas Metode Role Playing untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak dengan Gangguan Emosi dan Perilaku. Education and Learning Journal, 6(1), 44–54.
Fitriani, D., & Nurhidayah, S. (2020). Efektivitas Konseling Individu dalam Meningkatkan Kemampuan Regulasi Emosi Siswa SMP. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 11(2), 65–73.
Gresia, S., Komalasari, G., & Karsih. (2020). Self esteem korban bullying. Insight Jurnal Bimbingan Konseling, 3(2), 115–120.
Gross, J. J. (2007). Handbook of Emotion Regulation. New York: The Guilford Press.
Hamzah, Manafe, H. A., Kaluge, A. H., & Niha, S. S. (2023). Bentuk dan Faktor Penyebab Bullying: Studi Mengatasi Bullying Di Madrasah Aliyah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 10(3), 481–491. https://doi.org/10.38048/jipcb.v10i3.1176
Handayani, P. G., Yuca, V., Hidayat, H., Hariko, R., & Febriani, R. D. (2021). Kajian Self Adjustment pada Mahasiswa Kelas Internasional. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 7(1), 106–111. https://doi.org/10.29210/02021876
Hidayati, N., & Marlina, L. (2021). Efektivitas Layanan Informasi untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa SMP. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 12(2), 77–85.
Holmberg, C., Berg, C., Hillman, T., Lissner, L., & Chaplin, J. E. (2018). Self-presentation in digital Media Among Adolescent Patients With Obesity: Striving For Integrity, Risk-Reduction, And Social Recognition. Digital Health, 4. https://doi.org/10.1177/2055207618807603
Julistia, R., Muna, Z., Anastasya, Y. A., Natasya, A., & Husna, M. (2024). Regulasi Emosi pada Korban Bullying di Dayah Terpadu Kota Lhokseumawe. Jurnal Diversita, 10(2), 184–189. https://doi.org/10.31289/diversita.v10i2.12838
Kustanti, E. R. (2017). Kelekatan, Harga Diri dan Penyesuaian Sosial pada Korban Perundungan. Jurnal Psikologi, 16(2), 113–121.
Maemunah, S., & Karneli, Y. (2021). Teknik Role Playing dalam Mengurangi bullying di SMP Muhammadiyah 3 Jakarta. Prophetic Guidance and Counseling Journal, 2(1), 1–6. https://doi.org/10.32832/pro-gcj.v2i1.4729
Maricha. (2024). Regulasi Emosi Ditinjau dari Jenis Kelamin pada Remaja Desa Padang Mumpo Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia, 2(7), 80–85.
Minarsi, Yulianti, Fitriana, & Suryani, Y. D. (2025). Aspects of Bullying: The Role of Individual Counseling in Emotional Regulation and Social Character Development. 8(1).
Permatasari, H. D., Fitriana, S., & Ariswati. (2024). Tingkat Penyesuaian Diri Siswa di SMK Negeri 2 Semarang. JUANG: Jurnal Wahana Konseling, 7(2), 248–254.
Prayitno, & Erman Amti. (2004). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.
Rahmadhani, A. M., & Taufik, T. (2024). Hubungan Self Awareness Dengan Bystander Effect Siswa SMA Negeri 7 Sijunjung. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 2321–2331.
Rahmawati, F., Yessy, F., Naernia, L., Arum, N. S., & Via Ellyeser, Y. (2025). Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar. Proficio: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 1–6.
Santrock, J. W. (2012). Perkembangan Masa Hidup (Edisi Tigabelas). Jakarta: Erlangga.
Sari, K. A., Rohman, U., & Prayogo. (2023). Hubungan antara Regulasi Emosi dan Kontrol Diri dengan Perilaku Bullying pada Siswa Kelas X Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Lamongan. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 8730–8854. http://Jiip.stkipyapisdompu.ac.id
Schneiders, A. A. (1964). Personal Adjustment and Mental Health. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Setiawan, E. , A., & Ernawati, S. (2023). Gambaran Regulasi Emosi Pada Korban Bullying di Smk Muhammadiyah Kartasura. Jurnal Jendela Pendidikan, 16(2), 121–127.
Konaah, S., Lolita, N., Rahmadania, Z., Rahmania, G. N. A., & Dewi, R. S. (2025). Eefektivitas Konseling Kelompok dengan Teknik REBT untuk Mereduksi Bullying pada Siswa di Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 3(2), 304–318. https://doi.org/10.54066/jupendis.v3i2.3198
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syahputra, R., & Anggraini, D. (2020). Peran Layanan Informasi dalam Meningkatkan Penyesuaian Diri Siswa di Sekolah. Jurnal Konseling Edukasi, 8(1), 45–54.
UNICEF. (2020). Bullying in Indonesia: Key Facts, Solutions, and Recommendations.
Wardah, A. (2020). Keterbukaan Diri dan Regulasi Emosi Peserta Didik SMP Korban Bullying. Indonesian Journal of Learning Education and Counseling, 2(2), 183–192.
Widodo, A. (2020). Hubungan Partisipasi Sekolah dengan Penyesuaian Sosial Siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 16(1), 33–42.
Yusuf, A. M. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Prenada Media Group.
Zhang, Y., Li, H., Chen, G., Li, B., Li, N., & Zhou, X. (2024). The moderating roles of resilience and social support in the relationships between bullying victimization and well-being among Chinese adolescents: Evidence from PISA 2018. British Journal of Psychology, 115(1), 66–89. https://doi.org/10.1111/bjop.12678
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Messy Wulan Dari, Puji Gusri Handayani, Yarmis Syukur, Rahmi Dwi Febriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.