Perkembangan Kurikulum Merdeka di SD dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi
DOI:
https://doi.org/10.36312/xh0j8b32Keywords:
kurikulum merdeka, sekolah dasar, tantangan globalisasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar (SD) dalam menghadapi tantangan globalisasi, dengan menyoroti prinsip, implementasi, dan relevansinya terhadap kebutuhan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) yang dianalisis melalui analisis isi (content analysis) terhadap berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku, laporan kebijakan, dan artikel penelitian terkini yang relevan dengan topik Kurikulum Merdeka dan globalisasi pendidikan. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka hadir sebagai inovasi kurikulum yang fleksibel, berpusat pada peserta didik, dan berbasis pada penguatan profil pelajar Pancasila. Kurikulum ini memberikan otonomi lebih luas kepada satuan pendidikan dan guru dalam merancang pembelajaran sesuai konteks lokal dan kebutuhan peserta didik. Dalam konteks globalisasi, Kurikulum Merdeka berfungsi sebagai strategi nasional untuk meningkatkan kompetensi literasi, numerasi, berpikir kritis, kreativitas, dan karakter adaptif siswa terhadap perubahan global. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi kendala seperti disparitas sumber daya sekolah, kesiapan guru, dan keterbatasan fasilitas digital. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kompetensi guru, digitalisasi sumber belajar, serta sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan pendidikan dalam menyusun strategi peningkatan mutu pembelajaran dasar yang relevan dengan dinamika global.
This study aims to analyze the development of the Merdeka Curriculum in primary schools in responding to the challenges of globalization, with an emphasis on its principles, implementation, and relevance to the needs of 21st-century education. The study employs a library research approach, analyzed through content analysis of various literature sources such as scholarly journals, books, policy reports, and recent research articles relevant to the topics of the Merdeka Curriculum and educational globalization. Data were analyzed using the interactive analysis model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the review indicate that the Merdeka Curriculum emerges as an innovative curriculum that is flexible, learner-centered, and based on strengthening the Pancasila Student Profile. This curriculum provides greater autonomy for educational institutions and teachers to design learning that aligns with local contexts and students’ needs. In the context of globalization, the Merdeka Curriculum functions as a national strategy to enhance students’ literacy, numeracy, critical thinking, creativity, and adaptive character in facing global changes. However, its implementation in practice still encounters challenges such as disparities in school resources, teacher readiness, and limitations in digital facilities. Practically, this study recommends strengthening teachers’ competencies, digitalizing learning resources, and fostering synergy among the government, schools, and communities to ensure the sustainable implementation of the Merdeka Curriculum. These findings are expected to serve as a foundation for education policymakers in formulating strategies to improve the quality of primary education that aligns with global dynamics.
References
Aditomo, A. (2024). Panduan Pembelajaran dan Asesmen: Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. 2 ed. Jakarta: Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek.
As’a, A., Taufiqurrahman, T., & Hamidi, A. (2023). Upaya Sekolah Dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(2), 170–176. https://doi.org/10.37478/jpm.v4i2.2636
Arif, H. (2017). Peranan guru dalam pendidikan karakter di era globalisasi. JPPI (Jurnal Pendidikan Islam Pendekatan Interdisipliner), 69-79.
Gaspar, M., Julião, J., & Cruz, M. (2019). Organizational strategies induced by the fourth industrial revolution: Workforce awareness and realignment. Lecture Notes in Electrical Engineering, 505, 330–336. https://doi.org/10.1007/978-3-319-91334-6_45
Harman, M. (2023). Pendidikan Karakter Berbasis Kurikulum Pancasila. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Inayati, U. (2022). Konsep dan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Abad-21 di SD/MI. 2st ICIE: International Conference on Islamic Education, 2(8.5.2017), 293–304.
Iskandar, S., Rosmana, P. S., Farhatunnisa, G., Mayanti, I., Apriliya, M., & Gustavisiana, T. S. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 3(2), 2322–2336. https://doi.org/10.55606/sokoguru.v3i1.1417
Muktamar, A., Mahendra, Y. I., & Sermayana, A. (2024). Analisis Perbandingan Efektivitas Penerapan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(2), 130–143. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/146/193
Nurhida, P., Putri, H. W. F., Prasetyo, T., & Kurniasari, D. (2024). Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi pada Siswa Sekolah Dasar. JIPSD: Jurnal Inovasi Pendidikan Sekolah Dasar, 1(2), 88–99.
Nursaptini, N., & Widodo, A. (2022). Urgensi Penguatan Pembelajaran IPS di Sekolah dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi dan Keanekaragaman Budaya. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(3), 1097–1102.
Prastawa, S., Rukhmana, T., Baruno, Y. H. E., Khasanah, K., Nugraha, A. R., & Yusri Rizki, M. (2024). Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Universitas. Journal on Education, 06(03), 17872–17879
Putri, N. S., & Aliyyah, R. R. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar?: Perkembangan yang Signifikan dalam Pendidikan Indonesia. Karimah Tauhid, 3(3), 2769–2778.
Smith, J., & Brown, A. (2021). Curriculum Transformation in the Era of Sustainability. London: Routledge.
Sumilat, J. M., & Harun, M. (2024). Transisi Kurikulum dan Dampaknya terhadap Pembelajaran di Sekolah Dasar. Journal on Education, 6(4), 22057–22067. https://doi.org/10.31004/joe.v6i4.6326
Triwiyanto, T. (2022). Manajemen kurikulum dan pembelajaran. Bumi Aksara.Tunas, K. O., & Pangkey, R. D. H. (2024). Kurikulum Merdeka: Meningkatkan Kualitas Pembelajaran dengan Kebebasan dan Fleksibilitas. Journal on Education, 6(4), 22031–22040.
Widiastuti, E. (2022). Integrasi teknologi dalam kurikulum untuk pengembangan keterampilan abad ke-21. Jurnal Teknologi dan Pendidikan, 14(1), 12-27.
Zakso, A. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Di Indonesia. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 13(2), 916–922. https://doi.org/10.26418/j-psh.v13i2.65142
Zalmi, F., Murhayati, S., & Zaitun, Z. (2022). Urgensi Pemahaman Konsep Inovasi Kurikulum Serta Tantangan Era Revolusi Industri 4.0. Al-Fikra?: Jurnal Ilmiah Keislaman, 21(2), 170–180.
Zumrotun, E., Widyastuti, E., Sutama, S., Sutopo, A., & Murtiyasa, B. (2024). Peran Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(2), 1003–1009. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i2.907
Yusro, M. (2018). Strategi Peningkatan Mutu Akreditasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Memasuki Era Revolusi Industri 4.0. Seminar Nasional APTEKINDO UNESA.http://sipeg.unj.ac.id/repository/upload/artikel/B.16_._Strategi_Peningkatan_Mutu_APT EKINDO_.pdf
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Linda Sari, Haifaturrahmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.