Evaluasi Perkembangan Kelembagaan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Deswita Non Pendakian Savana Propok Resort Aikmel Taman Nasional Gunung Rinjani

Authors

  • Nila Kusuma Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Mataram
  • Hairil Anwar Universitas Mataram
  • Dwi Sukma Rini Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/tryc9z93

Keywords:

Bukit Kondo, Ekowisata Berbasis Masyarakat, IDF, Kelembagaan, SWOT

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi kelembagaan ekowisata berbasis masyarakat di Deswita Non Pendakian Savana Propok Resort Aikmel, Taman Nasional Gunung Rinjani, serta merumuskan strategi penguatan kelembagaan yang berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah Institutional Development Framework (IDF) untuk menilai tingkat efektivitas kelembagaan melalui lima dimensi utama, yaitu ekologi, ekonomi, sosial budaya, tata kelola, dan pengalaman wisatawan. Selain itu, analisis SWOT diterapkan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengelolaan ekowisata sebagai dasar perumusan strategi penguatan. Data penelitian diperoleh melalui observasi langsung di lapangan dan wawancara mendalam dengan tiga kelompok responden utama, yaitu pihak pemerintah, pengelola lokal, dan wisatawan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai indeks IDF gabungan sebesar 1,6, yang menempatkan kelembagaan pada kategori “berkembang”. Pemerintah dan pengelola menilai kelembagaan telah menunjukkan arah menuju tahap pemantapan, sementara wisatawan menilai masih terdapat kekurangan terutama pada aspek fasilitas dan pelayanan wisata. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi prioritas diarahkan pada peningkatan koordinasi antarlembaga, penguatan kapasitas sumber daya manusia, perluasan jaringan kemitraan eksternal, dan optimalisasi promosi digital berbasis komunitas. Hasil kajian ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dalam memperkuat kelembagaan ekowisata agar mampu berkembang secara adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat lokal. Analisis data dalam penelitian ini juga menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui triangulasi antara hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memastikan keabsahan data. Temuan penelitian memberikan implikasi praktis bagi pengelola dan pemerintah dalam memperkuat koordinasi kelembagaan, meningkatkan kapasitas SDM, serta memperluas jejaring kemitraan. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah responden dan cakupan lokasi yang relatif terbatas, sehingga disarankan adanya penelitian lanjutan dengan pendekatan kuantitatif untuk memperkuat hasil evaluasi kelembagaan.

References

Anggriani, R., Febriana, W., Prasetyo, R., & Komala, R. (2023). Ekowisata Melalui Konsep Community Based Tourism. JCOMENT (Journal of Community Empowerment), 4(3), 137–151. https://doi.org/10.55314/jcoment.v4i3.430

Anwar, R. K., Rahman, M. T., & Winoto, Y. (2023). Community Role in Ecotourism Development to Improve Local Economy. Khazanah Sosial, 5(2), 387–402. https://doi.org/10.15575/ks.v5i2.24873

Anwar, R. K., Saepudin, E., & Rukmana, E. N. (2024). Eco-tourism and economic striving of the locals: From participation to empowerment. Journal of Infrastructure, Policy and Development, 8(2), 1–17. https://doi.org/10.24294/jipd.v8i2.3038

Azmi, M., Arifin, Y. F., & Husaini, M. (2025). Community-Driven Institutional Strategies for Ecotourism Development: A Case of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in South Kalimantan, Indonesia. International Journal of Research and Review, 12(6), 175–183. https://doi.org/10.52403/ijrr.20250622

Cahyono, A. J., & Kusnanik, N. W. (2023). Analisis swot pembinaan prestasi cabang olahraga woodball di kabupaten sidoarjo. Jurnal Prestasi Olahraga, 6(3), 112–120.

Dwi, M., & Maskuri, M. (2023). Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Islam Multikultural Melalui Spirit Entrepreneur Santri (Studi Etnografi di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang). Edunity?: Kajian Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 2(2), 246–266. https://doi.org/10.57096/edunity.v2i2.55

Hanggraito, A. A., & Sanjiwani, N. M. G. (2020). Tren Segmentasi Pasar dan Perilaku Wisatawan Taman Bunga Amaryllis di Era 4.0. Journal of Tourism and Creativity, 4(1), 43. https://doi.org/10.19184/jtc.v4i1.14476

Jaelani, M., Anwar, H., Wahyuningsih, D. E., Program, S., Kehutanan, J., Kehutanan, F., Pertanian, U., Mataram, J., Majapahit, N., 62, N., & Tenggara Barat, I. (2023). Pengelolaan Ekowisata Air Terjun Segenter Berbasis Masyarakat (Community Based Ecotourism) Di Dusun Kumbi Desa Pakuan Lombok Barat Community-Based Management of Segenter Waterfall Ecotourism in Kumbi, Pakuan Village, West Lombok. Jurnal Rimba Lestari, 03(01), 14–27. https://doi.org/10.29303/rimbalestari.v3i1.3053

Kampung, D. I., Rejowinangun, W., Tisnawati, E., Ayu, D., Natalia, R., Ratriningsih, D., & Putro, A. R. (2019). STRATEGI PENGEMBANGAN EKO-WISATA BERBASIS MASYARAKAT Kota Yogyakarta yang merupakan salah mempunyai potensi wisata yang daya tarik wisata yang saat ini adalah Desa wisata didefinisikan sebagai desa yang memiliki potensi keunikan dan daya tarik wisata kehi. XV(1), 1–11.

Lelloltery, H., Hitipeuw, J. C., & Sahureka, M. (2020). Strategi Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat Di Hutan Lindung Gunung Sirimau Kota Ambon. Jurnal Hutan Tropis, 8(1), 23. https://doi.org/10.20527/jht.v8i1.8155

Moh Habibi Azhari, O., Fahlevi Royanow, A., & Pariwisata Lombok, P. (2024). Motivasi Dan Kendala Wisatawan Wisata Minat Khusus Trekking Di Gunung Rinjani. Journal of Innovation Research and Knowledge, 3(12), 2359–2366. https://bajangjournal.com/index.php/JIRK/article/view/7773

Nasional, T., Merapi, G., Alam, L. P., Kehutanan, F., & Mada, U. G. (2015). 1 , 2 3. 165–176.

Nazwin, A. H., & Hidayat, R. (2022). Evaluasi Pengelolaan Ekowisata: A Systematic Literature Review. Kolaborasi?: Jurnal Administrasi Publik, 8(3), 304–315. https://doi.org/10.26618/kjap.v8i3.9252

Noviati Sadikin, P., Mulatsih, S., Susilo Arifin, H., & Pramudya Noorachmat, B. (2020). Analysis of Sustainability Status of Ecotourism in Mount Rinjani National Park. Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan, 17(1), 33–51. https://doi.org/10.20886/jakk.2020.17.1.33-51

Paulus Nong Wisang, & Maria Monika. (2025). Strategi Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Desa Egon Buluk Kabupaten Sikka. Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata, 21(2), 278–296. https://doi.org/10.56910/gemawisata.v21i2.695

Pratama, D. H., Wibowo, G. D., & Purnomo, C. E. (2023). Implementasi Penyetaraan Jabatan Administrasi ke Dalam Jabatan Fungsional pada Pemerintah Daerah (Studi di Pemerintah Daerah Provinsi NTB). Indonesia Berdaya, 4(3), 931–942. https://doi.org/10.47679/ib.2023507

Purwendah, E. K., Rusito, & Periani, A. (2022). Kewajiban Masyarakat Dalam Pemeliharaan Kelestarian Lingkungan Hidup Melalui Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat. Jurnal Locus Delicti, 3(2), 121–134. https://doi.org/10.23887/jld.v3i2.1609

Putri, B. J. Y., Ichsan, A. C., & Lestari, A. T. (2023). Community-Based Ecotourism Management Strategy in Bukit Pergasingan, Sembalun Village, East Lombok. Perennial, 19(2), 8–16. http://dx.doi.org/10.24259/perennial.v19i2.30804

Rojana, A. R. F., & Muhsoni, F. F. (2021). Analisis Keberlanjutan Ekowisata Bahari Kategori Pantai Pantai Gua Manik dan Benteng Portugis di Kabupaten Jepara. Rekayasa: Journal of Science and Technology, 14(1), 138–143. https://journal.trunojoyo.ac.id/rekayasa/article/view/10798

Susanto, A., Widodo, W., Handayani, T., & Rahayu, I. D. (2022). Penguatan Kelembagaan Ekonomi Berbasis Agribisnis Jamu Ternak. Prosiding SENACENTER (Seminar Nasional Cendekia Peternakan), 1(1), 6–9. https://doi.org/10.32503/senacenter.v1i1.3

Downloads

Published

2025-12-18

Issue

Section

Articles

How to Cite

Kusuma, N. ., Anwar, H. ., & Rini, D. S. (2025). Evaluasi Perkembangan Kelembagaan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Deswita Non Pendakian Savana Propok Resort Aikmel Taman Nasional Gunung Rinjani. Journal of Authentic Research, 4(2), 2237-2256. https://doi.org/10.36312/tryc9z93