Inovasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar: Mereduksi Kesenjangan Karakter dan Pewarisan Budaya di Era Globalisasi
DOI:
https://doi.org/10.36312/7gjgr487Keywords:
Inovasi Pembelajaran; Kearifan Lokal; Pendidikan Karakter; Sekolah DasarAbstract
Fungsi utama pendidikan di tingkat nasional adalah mengembangkan potensi dan membentuk karakter bangsa yang memiliki martabat dan peradaban tinggi. Namun, penetrasi budaya asing dan kemajuan teknologi di era globalisasi memicu krisis karakter dan erosi pemahaman kearifan lokal di kalangan siswa Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi urgensi inovasi, menganalisis kesenjangan implementasi, dan memformulasikan model pembelajaran berbasis kearifan lokal di SD. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dari artikel jurnal terpilih. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal berfungsi vital sebagai fondasi penanaman nilai karakter positif dan pelestarian identitas budaya. Kesenjangan utama (gap) terletak pada: 1) Aspek Pedagogis, yaitu rendahnya kompetensi guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam kurikulum; dan 2) Aspek Sosiokultural, yaitu dampak globalisasi yang menyebabkan generasi muda perlahan meninggalkan nilai luhur lokal. Inovasi yang diusulkan adalah model terpadu melalui tiga jalur kegiatan (intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler) dengan memanfaatkan media digital untuk relevansi di era modern.
References
Alwi, M., Hakim, A. R., Kudsiah, M., & Wahidah, B. N. (2021). Analisis Kesulitan Guru Dalam Menerapkan Pembelajaran Tematik Pada Tingkat Pengetahuan Konseptual. Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(2), 211–222.
Juliani, A., dkk. (2023). Implementasi Pembelajaran Berbasis Budaya Terhadap Karakter Peserta Didik Sekolah Dasar. JPD: Jurnal Pendidikan Dasar.
Maharani, S. T., & Muhtar, T. (2022). Implementasi Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Karakter Siswa. Jurnal Basicedu, 6(4), 5961-5968.
Pingge, H. D. (2017). Kearifan Lokal dan Penerapannya di Sekolah. JES Edukasi Sumba, 1(2), 128-135.
Prasanty, A. B., & Nurlina, L. (2024). Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pengajaran BIPA: Tinjauan Literatur. EDUCATOR: Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan, 4(1), 58-67.
Shufa, N. K. F. (2018). Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Di Sekolah Dasar: Sebuah Kerangka Konseptual. Inopendas Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1(1), 48-53.
Suarningsih, N. M. (2019). Peranan Pendidikan Berbasis Kearifan lokal dalam Pembelajaran di Sekolah. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 23-30.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Arif Rahman Hakim, Tolibul Mujtahidin, Nurul Aini, Wan Lidiawati, Hultiatul Aolia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.