Kelimpahan Lalat Buah Bactrocera Pada Buah-Buahan yang Dijual Di Kota Mataram Sebagai Media Pembelajaran Biologi SMA

Authors

  • Miftah Al-Arsyi Universitas Mataram
  • I Putu Artayasa Universitas Mataram
  • Mohammad Liwa Ilhamdi Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/z8ybgx04

Keywords:

Bactrocera, lalat buah, buah, pasar Kota Mataram, media pembelajaran.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis lalat buah (Bactrocera spp.) yang menyerang buah-buahan di pasar tradisional Kota Mataram serta menilai tingkat kelimpahannya pada berbagai jenis inang. Penelitian dilakukan di empat pasar utama, yaitu Dasan Agung, Bertais, Kebon Roek, dan Pagesangan. Sampel buah yang menunjukkan gejala serangan lalat buah dikumpulkan menggunakan teknik purposive random sampling, kemudian disimpan pada media pasir hingga mencapai fase imago. Identifikasi spesies dilakukan menggunakan kunci determinasi Bactrocera. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan empat spesies utama: Bactrocera albistrigata de Mejeire yang menyerang jambu air; Bactrocera carambolae Drew and Hancock yang menyerang belimbing; Bactrocera caudatus Fab yang menyerang jambu biji; dan Bactrocera dorsalis yang menyerang cabai. Temuan penelitian ini tidak hanya bermanfaat untuk pengendalian hama pertanian, tetapi juga memiliki implikasi dalam bidang pendidikan. Lalat buah dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran biologi di SMA untuk materi keanekaragaman hayati, daur hidup serangga, hubungan ekologi, serta keterkaitan antara biologi dan permasalahan pertanian lokal.

The aim of this study is to identify the kinds of fruit flies (Bactrocera spp.) that prey on fruits in Mataram City's traditional markets and to assess the degree of abundance in different host species. Dasan Agung, Bertais, Kebon Roek, and Pagesangan were the four primary markets where the study was carried out. Purposive random sampling was used to gather fruit samples exhibiting fruit fly attack symptoms, which were then kept in sand media until the imago phase. The Bactrocera determination key was used to identify the species. The results showed the existence of four primary species: Bactrocera albistrigata de Mejeire, which attacks water apples; Bactrocera carambolae Drew and Hancock, which strikes starfruit; Bactrocera Caudatus Fab, which attacks guava; and Bactrocera Dorsalis, which targets chile. The findings of this study have implications for education in addition to helping to manage agricultural pests. High school biology classes can employ fruit flies as a teaching tool for subjects including biodiversity, insect life cycles, ecological relationships, and the connection between biology and regional agricultural problems.

References

Ariningsih, E., Saliem, H. P., & Septanti, K. S. (2022). Kerugian Ekonomi dan Manajemen Pengendalian Serangan Lalat Buah pada Komoditas Hortikultura di Indonesia. In Forum Penelitian Agro Ekonomi (Vol. 40, No. 2).

Biyana. (n.d.). Identifikasi Lalat Buah (Bactrocera spp.) Yang Menyerang Buah Buahan Di Kabupaten Tulang Bawang Melalui Metode Host Rearing Dan Trapping Sebagai Sumber Belajar Biologi.

Bangun, A. (2009). Hama lalat buah di Indonesia dan pengendaliannya. Jurnal Perlindungan Tanaman Tropika, 16(2), 105–112.

Dhillon, M. K., Singh, R., Naresh, J. S., & Sharma, H. C. (2005). The melon fruit fly, Bactrocera cucurbitae: A review of its biology and management. Journal of Insect Science, 5(40), 1–16.

Drew, R. A. I., & Hancock, D. L. (1994). The taxonomy and distribution of tropical fruit flies (Diptera: Tephritidae). Journal of the Australian Entomological Society, 33(1), 1–25.

Handayani, E. (2015). Gejala serangan dan identifikasi lalat buah (Bactrocera spp.) pada buah tropis. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 15(1), 45–53.

Hudiwaku, Y., Sudiarta, I. P., & Kurnia, D. (2021). Keanekaragaman lalat buah pada berbagai jenis buah di pasar tradisional Lombok. Jurnal Biologi Tropika, 21(3), 142–151.

Kurnia, R. T., Artayasa, I. P., Ilhamdi, M. L., & Yamin, M. (2023). Comparison of Bactrocera Fruit Fly Captures Using Basil and Celery Leaf Extracts in Karang Bayan Plantation. Jurnal Biologi Tropis, 23(2), 517–525. https://doi.org/10.29303/jbt.v23i2.5266

Muhammad, M., Hamzah, A., Shaffril, H. A. M., D’Silva, J. L., Yassin, S. M., Abu Samah, B., & Tiraieyari, N. (2012). Involvement in agro-tourism activities among fishermen community in two selected Desa Wawasan Nelayan villages in Malaysia. Asian Social Science, 8(13), 239–243. https://doi.org/10.5539/ass.v8n13p239

Sudiarta, I P., Wijayanti, F. E., Temaja, I.G.R., M., A S Wirya, G. N., Sumiartha, K., & W Selangga, D. G. (2020). Present Status of Fruit Fly Bactrocera carambolae Drew & Hancock (Diptera: Tephritidae) in Bali Island, Indonesia. www.ebi.ac.uk

Rahmawati, A., Yustisia, D., Agroteknologi, P., Tinggi, S., Pertanian, I., & Sinjai, M. (n.d.). Identifikasi keberadaan lalat buah batrocera spp pada tanaman hortikultura di kabupaten sinjai. In Jurnal Agrominansia 4(2).

Reed, B. (2007). Using Drosophila and Bactrocera as educational tools in genetics and ecology. Science Education Review, 6(1), 12–18.

Sri, P., Siwi, S., Hidayat, P., Soehardjan, P. M., Besar, B., Dan, P., Bioteknologi, P., Sumberdaya, D., & Pertanian, G. (2004). Taksonomi dan Bioekologi Lalat Buah Penting Bactrocera spp. (Diptera: Tephritidae) di Indonesia.

Vargas, R. I., Piñero, J. C., & Leblanc, L. (2015). An overview of pest species of Bactrocera fruit flies (Diptera: Tephritidae) and the integration of biopesticides with other biological approaches for their management. Insects, 6(2), 297–318.

Wijaya, I. N., & Adiartayasa, W. (2018). Identifikasi dan morfologi lalat buah (Bactrocera spp.) pada tanaman buah di Bali. Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 7(3), 192–200.

Downloads

Published

2025-12-21

Issue

Section

Articles

How to Cite

Al-Arsyi, M., Artayasa, I. P., & Ilhamdi, M. L. (2025). Kelimpahan Lalat Buah Bactrocera Pada Buah-Buahan yang Dijual Di Kota Mataram Sebagai Media Pembelajaran Biologi SMA. Journal of Authentic Research, 4(2), 2274-2282. https://doi.org/10.36312/z8ybgx04