Analisis Retorika Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto Dalam  Sidang Tahunan MPR RI 2025(Sebagai Alternatif Teknik Pembelajaran Berbicara pada Siswa)

Authors

  • Sopi Paridah Institut Pendidikan Indonesia
  • Umi Kulsum Institut Pendidikan Indonesia
  • Muhamad Zainal Arifin Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/srh8tv62

Keywords:

Retorika, Pidato Kenegaraan, Keterampilan Berbicara, Prabowo Subianto, Ethos, Pathos, Logos.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi retorika dalam pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2025 serta relevansinya sebagai alternatif teknik pembelajaran keterampilan berbicara siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan berbicara sebagai salah satu keterampilan berbicara sebagai salah satu keterampilan berbahasa produktif yang tidak hanya menuntut kelancaran berbahasa, tetapi juga kemampuan menyampaikan gagasan secara logis, persuasif, dan berkarakter. Dalam konteks pembelajaran, diperlukan teknik yang kontekstual dan inspiratif agar siswa mampu mengembangkan keterampilan berbicara secara efektif. Salah satu alternatif teknik pembelajaran yang dapat diterapkan adalah teknik pemodelan pidato retoris, yaitu pembelajaran keterampilan berbicara melalui penyajian contoh pidato yang autentik sebagai model bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan berbicara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori Aristoteles yaitu ethos, pathos, dan logos. Data penelitian berupa video pidato Presiden Prabowo Subianto melalui kanal YouTube Kompas.com dan dianalisis melalui dokumentasi dan transkripsi. Teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menafsirkan data berdasarkan unsur ethos, pathos, dan logos, serta mengaitkannya dengan indikator keterampilaan berbicara siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Presiden Prabowo Subianto dominan dan konsisten menggunakan strategi retorika Aristoteles, strategi ethos untuk membangun kredibilitas dan citra dirinya sebagai seorang pemimpin, lalu pathos digunakan untuk membangkitkan emosional dan empati audiens, dan logos digunakan untuk menyampaikan argumen logis dan disertai data. Strategi retorika tersebut sejalan dengan keterampilan berbicara siswa yaitu sikap dan ekspresi, kejelasan pengucapan (artikulasi), ketepatan diksi, keterpaduan isi (koherensi), kesesuaian isi dengan tema, sikap dan ekspresi, intonasi dan volume suara. Oleh karena itu, pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dapat dijadikan sebagai alternatif teknik pembelajaran keterampilan berbicara yang kontekstual, reflektif, dan inspiratif bagi siswa khususnya pada jejang SMA/MA/SMK kelas XI.

Downloads

Published

2026-02-10

Issue

Section

Articles

How to Cite

Paridah, S. ., Kulsum, U. ., & Arifin, M. Z. . (2026). Analisis Retorika Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto Dalam  Sidang Tahunan MPR RI 2025(Sebagai Alternatif Teknik Pembelajaran Berbicara pada Siswa). Journal of Authentic Research, 5(1), 551-560. https://doi.org/10.36312/srh8tv62