Analisis Visual dalam Anime Eighty Six (Season 01): Telaah Semiotika Charles Sanders Pierce
DOI:
https://doi.org/10.36312/s3pfd517Keywords:
Anime, Semiotika, Tanda Visual, Representasi Social.Abstract
Anime Eighty-Six (2021) merupakan karya audiovisual yang menggambarkan konflik sosial dalam sebuah negara fiktif bernama Republik San Magnolia, yang memanfaatkan kelompok minoritas dari distrik luar yang dikenal sebagai “Eighty-Six” sebagai pasukan tempur tanpa pengakuan kemanusiaan. Representasi konflik tersebut disampaikan tidak hanya melalui dialog dan alur cerita, tetapi juga melalui berbagai simbol visual yang membangun makna tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tanda-tanda visual dalam anime Eighty-Six (Season 1) yang memiliki potensi makna semiotik serta hubungannya dengan representasi fenomena sosial di dunia nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis serta menerapkan teori semiotika Peirce yang memandang tanda melalui relasi representamen, objek, dan interpretan, serta klasifikasi jenis tanda berupa ikon, indeks, dan simbol. Data penelitian berupa adegan atau visual tertentu dalam anime yang mengandung unsur simbolik, seperti penggunaan angka, objek visual, komposisi adegan, dan simbol alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah tanda visual dalam anime Eighty-Six merepresentasikan berbagai isu sosial, antara lain diskriminasi berbasis identitas, dehumanisasi dalam konflik bersenjata, marginalisasi kelompok tertentu, serta kritik terhadap sistem politik otoriter. Tanda-tanda visual tersebut berfungsi tidak hanya sebagai elemen estetika naratif, tetapi juga sebagai medium simbolik yang memperkuat pesan ideologis dalam cerita. Temuan ini menunjukkan bahwa anime Eighty-Six memiliki struktur visual yang kaya makna dan relevan untuk dianalisis melalui pendekatan semiotika dalam memahami hubungan antara representasi visual dalam media populer dan realitas sosial.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nazib Rizkhullah, Deasy Aditya Damayanti, Zainah Asmaniah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.