Kajian Feminisme terhadap Keterbatasan KebebasanPerempuan dalam NovelDi Bawah Lindungan Ka'bah Karya Hamka
DOI:
https://doi.org/10.36312/b0frss43Keywords:
sastra, feminisme liberal, perempuan, budaya MinangkabauAbstract
Karya sastra merupakan salah satu medium yang digunakan untuk merepresentasikan fenomena sosial dalam kehidupan masyarakat. Novel Di Bawah Lindungan Ka'bah karya Hamka yang diterbitkan pada tahun 2017 dan terdiri atas 91 halaman mengangkat kisah cinta tragis antara Zainab dan Hamid yang kandas akibat kuatnya norma dan budaya dalam masyarakat Minangkabau. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterbatasan kebebasan perempuan yang tergambar dalam novel tersebut melalui perspektif feminisme liberal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumenter melalui membaca secara intensif dan berulang-ulang serta mencatat bagian-bagian teks yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan pembacaan heuristik untuk memahami makna literal teks dan pembacaan hermeneutik untuk menafsirkan makna yang lebih mendalam berdasarkan konteks sosial dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh perempuan dalam novel ini mengalami berbagai bentuk pembatasan yang dipengaruhi oleh norma sosial dan budaya patriarkal. Keterbatasan tersebut tampak pada rendahnya akses pendidikan bagi perempuan serta dominasi keluarga dalam menentukan pasangan hidup. Dengan demikian, novel Di Bawah Lindungan Ka'bah tidak hanya merepresentasikan kisah romansa, tetapi juga secara tegas merefleksikan ketimpangan relasi gender dalam masyarakat Minangkabau serta relevan sebagai objek kajian feminisme liberal dalam memahami isu kesetaraan gender dalam karya sastra.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Deti Alia Khotimah, Agus Hamdani, Arief Loekman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.