Representasi Identitas Budaya Jawa dalam Surat-Surat R.A. Kartini: Analisis Teks dan Konteks Sosial
DOI:
https://doi.org/10.36312/dbp4rg09Keywords:
Surat-Surat Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang, Budaya Jawa, Sistem Patriarkal, Kritik Sosial.Abstract
Karya sastra merupakan media yang merepresentasikan kehidupan sosial, budaya, dan nilai-nilai yang berkembang dalam masyarakat. Surat-surat R.A. Kartini dalam Habis Gelap Terbitlah Terang menggambarkan kehidupan masyarakat Jawa abad ke-19, khususnya terkait tata krama, peran gender, sistem sosial, dan posisi perempuan dalam lingkungan budaya Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi identitas budaya Jawa dalam surat-surat R.A. Kartini melalui kajian teks dan konteks sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumenter melalui pembacaan intensif dan pencatatan kutipan yang relevan dari 15 surat utama Kartini dalam Habis Gelap Terbitlah Terang edisi 2019. Analisis data dilakukan melalui pembacaan heuristik dan hermeneutik untuk memahami makna teks secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas budaya Jawa direpresentasikan melalui tata krama, hubungan sosial, sistem hierarki, dan konstruksi gender dalam masyarakat Jawa masa kolonial. Kartini tidak hanya menggambarkan budaya Jawa secara deskriptif, tetapi juga menyampaikan kritik terhadap praktik sosial yang membatasi hak-hak perempuan, terutama dalam bidang pendidikan dan kebebasan menentukan pilihan hidup. Selain itu, Kartini mengkritik sistem sosial yang bersifat hierarkis dan praktik budaya yang menempatkan kelompok tertentu pada posisi yang lebih dominan dibanding kelompok lainnya. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya konstruksi sosial patriarkal yang menempatkan perempuan dalam posisi subordinat serta adanya ketimpangan sosial yang dipertahankan melalui struktur hierarki masyarakat Jawa. Namun, di sisi lain Kartini juga memperlihatkan bentuk perlawanan dan kesadaran kritis terhadap ketidakadilan sosial tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa surat-surat Kartini tidak hanya berfungsi sebagai dokumen sastra dan budaya, tetapi juga sebagai refleksi kritis terhadap kondisi sosial masyarakat Jawa abad ke-19.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nisa Khoerunnisa; Bagas Kurniato; Arief Loekman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.