Strategi Guru PPKn dalam Internalisasi Nilai Nasionalisme pada Peserta Didik (Studi di SMPN 2 Utan Kabupaten Sumbawa)

Authors

  • Arya Valenta ID Universitas Mataram
  • Yuliatin ID Universitas Mataram
  • Lalu Sumardi ID Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/jar.v5i3.5958

Keywords:

Strategi Guru, Internalisasi Nilai, Nasionalisme, Pendidikan Pancasila, Peserta Didik.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Pancasila dalam menginternalisasi nilai nasionalisme pada peserta didik di SMP Negeri 2 Utan Kabupaten Sumbawa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru Pendidikan Pancasila, sembilan orang peserta didik (tiga orang dari kelas VII, tiga orang dari kelas VIII, dan tiga orang dari kelas IX), serta satu orang wakil kepala sekolah, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menginternalisasi nilai nasionalisme dilaksanakan secara sistematis melalui empat tahapan, yaitu membangun pengetahuan (knowledge building), membangun pemahaman (understanding building), membangun keyakinan (belief building), dan membangun perilaku (behavior building). Strategi tersebut diwujudkan melalui pengintegrasian nilai nasionalisme dalam materi pembelajaran, penggunaan metode diskusi dan tanya jawab, pemberian keteladanan, pembiasaan melalui kegiatan sekolah, serta pemanfaatan media pembelajaran yang kontekstual. Faktor pendukung meliputi motivasi belajar dan kesadaran peserta didik, minat terhadap mata pelajaran Pendidikan Pancasila, keteladanan serta kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, lingkungan sekolah yang kondusif, dukungan kepala sekolah dan guru, peran keluarga, lingkungan masyarakat, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Sementara itu, faktor penghambat meliputi rendahnya partisipasi sebagian peserta didik, pengaruh penggunaan media sosial yang kurang mendukung penanaman nilai nasionalisme, serta perbedaan latar belakang keluarga dan lingkungan peserta didik. Dengan demikian, internalisasi nilai nasionalisme akan lebih efektif apabila dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pembelajaran yang bermakna, keteladanan, pembiasaan, serta dukungan dari lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Downloads

Published

2026-07-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

Valenta, A., Yuliatin, & Sumardi, L. (2026). Strategi Guru PPKn dalam Internalisasi Nilai Nasionalisme pada Peserta Didik (Studi di SMPN 2 Utan Kabupaten Sumbawa). Journal of Authentic Research, 5(3), 5459–5473. https://doi.org/10.36312/jar.v5i3.5958