Eksplorasi Spesies Tumbuhan Paku di Kawasan Hutan Lindung Gawa Kedatu, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.36312/fzrn1d08Keywords:
Eksplorasi, Tumbuhan Paku, Hutan Lindung Gawa KedatuAbstract
Hutan lindung memiliki fungsi ekologis yang sangat penting, namun informasi mengenai keanekaragaman hayati di dalamnya, khususnya tumbuhan paku, masih sangat terbatas. Tumbuhan paku berperan sebagai komponen penting dalam ekosistem hutan serta dapat menjadi indikator kesehatan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies tumbuhan paku yang terdapat di Kawasan Hutan Lindung Gawa Kedatu yang memiliki luas 138.000 m². Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode jelajah (eksploratif) yang dilakukan di seluruh kawasan hutan pada bulan November 2025 hingga Januari 2026. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik morfologi dan keterwakilan habitat. Seluruh spesimen yang ditemukan diidentifikasi secara morfologi berdasarkan ciri-ciri organ vegetatif dan generatifnya menggunakan buku panduan identifikasi dan kunci determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di kawasan ini ditemukan sebanyak 24 spesies tumbuhan paku yang tergolong ke dalam 17 genus, 3 ordo, dan 11 famili. Spesies-spesies yang teridentifikasi meliputi Adiantum lunulatum, Adiantum capillus-veneris, Adiantum caudatum, Pteris multifida, Pteris sp., Pteris biaurita, Pteris ensiformis, Pyrrosia piloselloides, Phymatosorus scolopendria, Platycerium bifurcatum, Drynaria quercifolia, Microsorum sp., Goniophlebium verrucosum, Cyclosorus interruptus, Cyclosorus sp., Amphineuron immersum, Asplenium nidus, Nephrolepis exaltata, Tectaria aurita, Huperzia squarrosa, Elaphoglossum latifolium, Diplazium esculentum, Lygodium japonicum, dan Microlepia todayensis christ. Temuan ini mengindikasikan bahwa Kawasan Hutan Lindung Gawa Kedatu memiliki tingkat keanekaragaman tumbuhan paku yang cukup tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kawasan tersebut menyimpan kekayaan jenis paku yang beragam, sehingga hasil penelitian ini sangat penting untuk dijadikan sebagai data dasar (baseline) dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati, pengelolaan kawasan hutan lindung secara berkelanjutan, serta sebagai acuan bagi penelitian ekologi dan taksonomi tumbuhan paku di masa mendatang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maulidia Ruhyanti Anggraeni, Agus Ramdani, Ahmad Raksun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.