Pengaruh Penggunaan Media Mabeta (Magnet Dan Kincir Angin Berhitung Matematika) Dengan Pendekatan Kontekstual Terhadap Kemampuan Berhitung Siswa Kelas II SDN 50 Cakranegara

Authors

  • Novia Dian Rahmadani ID Universitas Mataram
  • Vivi Rachmatul Hidayati ID Universitas Mataram
  • Nurwahidah ID Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/09sydc89

Keywords:

Media Mabeta, Pendekatan Kontekstual, Kemampuan Berhitung, Matematika, Sekolah Dasar.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berhitung siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah di kelas II SDN 50 Cakranegara. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh penggunaan media Mabeta (Magnet dan Kincir Angin Berhitung Matematika) dengan pendekatan kontekstual terhadap kemampuan berhitung siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experimental design tipe nonequivalent control group design. Populasi berjumlah 56 siswa, dengan sampel kelas II A (27 siswa) sebagai eksperimen dan kelas II B (29 siswa) sebagai kontrol. Pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berhitung. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, uji hipotesis Independent Sample t-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen. Uji hipotesis memperoleh t-hitung (7,475) > t-tabel (1,673) serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil uji N-Gain menunjukkan rata-rata 57,36% dengan kategori sedang. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media Mabeta dengan pendekatan kontekstual memberikan pengaruh positif dan cukup efektif terhadap kemampuan berhitung siswa, karena media konkret mampu menjembatani pemahaman abstrak siswa usia sekolah dasar.

Downloads

Published

2026-07-14

Issue

Section

Articles

How to Cite

Rahmadani , N. D. ., Hidayati, V. R. ., & Nurwahidah. (2026). Pengaruh Penggunaan Media Mabeta (Magnet Dan Kincir Angin Berhitung Matematika) Dengan Pendekatan Kontekstual Terhadap Kemampuan Berhitung Siswa Kelas II SDN 50 Cakranegara. Journal of Authentic Research, 5(3), 4504–4513. https://doi.org/10.36312/09sydc89