Peran Kelompok Siaga Bencana Dalam Membangun Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Pendekatan (Community-Based Preparedness) di Kelurahan Simpang Haru Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.36312/jar.v5i3.6481Keywords:
Kelompok Siaga Bencana; Community-Based Preparedness; Kesiapsiagaan Masyarakat; Gempa Bumi Dan Tsunami; Teori PeranAbstract
Indonesia berada pada kawasan Pacific Ring of Fire dan pertemuan tiga lempeng tektonik utama sehingga memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap bencana gempa bumi dan tsunami. Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, Kelompok Siaga Bencana (KSB) dibentuk sebagai organisasi relawan berbasis masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, memilih informan kunci, informan pendukung dan informan masyarakat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran KSB Kelurahan Simpang Haru dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat menghadapi gempa bumi dan tsunami melalui tiga dimensi Community-Based Preparedness (CBP) yaitu perencanaan, pelatihan, dan pengorganisasian masyarakat, serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang memengaruhi pelaksanaannya, dengan menggunakan teori peran untuk menjelaskan dinamika role identity, role conflict, role ambiguity, dan role transition di balik kesenjangan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSB telah berkontribusi dalam membangun kesiapsiagaan melalui pelatihan dan penguatan kelembagaan; namun, partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan masih terbatas, pelatihan belum menjangkau masyarakat secara merata, dan aktivitas organisasi masih lebih berorientasi pada relawan daripada masyarakat. Selain itu, ketidakjelasan regulasi, keterbatasan sumber daya dan anggaran, serta rendahnya keberlanjutan partisipasi masyarakat masih menjadi kendala dalam penerapan Community-Based Preparedness. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan organisasi siaga bencana di tingkat komunitas belum secara otomatis mampu mewujudkan Community-Based Preparedness apabila tidak disertai dengan partisipasi masyarakat yang bermakna dalam proses perencanaan, pelatihan, dan pengorganisasian. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andini Berlianti Putri , Intan Slipilia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.