Integrasi Keamanan Wisata Air dan Pengelolaan Berkelanjutan: Penerapan Pelatihan Rescue River Tubing di Ekowisata Kerujuk, Lombok Utara
Keywords:
Pelatihan, Rescue River Tubing, Keamanan Wisata Air, Pokdarwis, EkowisataAbstract
Keamanan wisata air adalah faktor krusial dalam pengelolaan destinasi wisata berbasis alam, khususnya di Ekowisata Kerujuk, Lombok Utara. Aktivitas yang melibatkan risiko tinggi, seperti arung jeram dan river tubing, memerlukan pengelolaan keselamatan yang matang untuk mengurangi potensi bahaya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak pelatihan rescue river tubing terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam menangani kecelakaan air. Sebanyak 10 peserta terlibat dalam pelatihan ini, yang melibatkan penyuluhan teori keselamatan, diskusi interaktif, dan simulasi lapangan dengan teknik penyelamatan seperti Reach, Throw, Row, dan Go. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan skor rata-rata tes teori meningkat sebesar 25 poin (41,67%), dari 60 menjadi 85. Selain itu, lebih dari 85% peserta berhasil menerapkan teknik penyelamatan dengan benar selama praktik lapangan. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kesiapan Pokdarwis dalam mengelola keselamatan wisatawan, tetapi juga memperkuat citra profesional Ekowisata Kerujuk sebagai destinasi wisata yang aman dan bertanggung jawab. Meskipun tantangan terkait variasi kondisi sungai ditemukan, simulasi yang disesuaikan dengan kondisi nyata terbukti efektif dalam membekali peserta dengan keterampilan yang diperlukan untuk menangani situasi darurat. Dengan demikian, pelatihan ini berperan penting dalam mendukung keberlanjutan dan pengelolaan keselamatan wisata berbasis air di Ekowisata Kerujuk.
Integration of Water Tourism Safety and Sustainable Management: Implementation of River Tubing Rescue Training in Kerujuk Ecotourism, North Lombok
Abstract
Water tourism safety is a crucial factor in managing nature-based tourist destinations, particularly in Kerujuk Ecotourism, North Lombok. Activities involving high risk, such as rafting and river tubing, require well-structured safety management to minimize potential hazards. This study aims to evaluate the impact of river tubing rescue training on improving the understanding and skills of the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) in handling water-related accidents. A total of 10 participants were involved in the training, which included theoretical safety briefings, interactive discussions, and field simulations using rescue techniques such as Reach, Throw, Row, and Go. Evaluation results showed a significant improvement, with the average theoretical test score increasing by 25 points (41.67%), from 60 to 85. Furthermore, over 85% of participants were able to correctly apply the rescue techniques during field practice. The training not only enhanced the preparedness of Pokdarwis in managing tourist safety but also reinforced the professional image of Kerujuk Ecotourism as a safe and responsible destination. Despite challenges related to the varying river conditions, simulations adapted to real situations proved effective in equipping participants with the necessary skills to handle emergencies. Thus, this training plays a vital role in supporting sustainability and safety management in water-based tourism at Kerujuk Ecotourism.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Noor Akhmad, Fadli Zainuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.