Kontribusi Kebugaran Fisik Terhadap Kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok

kondisi fisik lompat jauh

Authors

Downloads

How to Cite

Hasruddin, H. (2021). Kontribusi Kebugaran Fisik Terhadap Kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok. Sportify Journal, 1(2), 74-81. https://doi.org/10.36312/sj.v1i2.2727

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kontribusi antara kekuatan, kecepatan, daya ledak dan keseimbangan terhadap kemampuan lompat jauh gaya jongkok siswa SMPN 2 Karang Bintang. Penelitian ini merupakan penelitian korelatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMPN 2 Karang Bintang yang berjumlah 30 orang. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 30 orang  yang diperoleh dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengukuran kekuatan otot tungkai dengan menggunakan half squat test. Pengukuran kecepatan lari menggunakan lari cepat 30 meter. Pengukuran daya ledak otot tungkai menggunakan standing long jump test. Pengukuran keseimbangan statis menggunakan stork stand test. Pengukuran kemampuan lompat jauh gaya jongkok dengan melakukan lompat jauh gaya jongkok pada bak lompatan. Analisis data penelitian dilakukan sebanyak tiga uji perhitungan statistik yaitu, uji deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat yang digunakan adalah uji normalitas. Sedangkan pada uji hipotesis yang digunakan adalah uji regresi sederhana dan uji regresi ganda. Hasil pengolahan data penelitian menunjukkan bahwa kekuatan otot tungkai memberikan kontribusi terhadap kemampuan lompat jauh gaya jongkok sebesar 23,5%. Kecepatan lari memberikan kontribusi terhadap kemampuan lompat jauh gaya jongkok sebesar 26,7%. Daya ledak otot tungkai memberikan kontribusi terhadap kemampuan lompat jauh gaya jongkok sebesar 17,9%. Kesemibangan memberikan kontribusi terhadap kemampuan lompat jauh gaya jongkok sebesar 21,7%. Dan kekuatan otot tungkai, kecepatan lari, daya ledak otot tungkai, dan keseimbangan secara bersama-sama memberikan kontribusi terhadap kemampuan lompat jauh sebesar 50,3%.

Abstract

The purpose of this study was to determine the extent to which the contribution of strength, speed, explosive power and balance to the squatting style long jump ability of the students of SMPN 2 Karang Bintang. This research is a correlative research with a quantitative approach. The population in this study were all students of SMPN 2 Karang Bintang, totaling 30 people. The sample taken in this study were 30 people obtained by saturated sampling technique. Data was collected by measuring the strength of the leg muscles using the half squat test. Measurement of running speed using a 30 meter sprint. Measurement of leg muscle explosive power using the standing long jump test. Measurement of static balance using the stock stand test. The measurement of the long jump ability of the squat style by performing the squat style long jump on the jump tub. Analysis of research data was carried out in three statistical calculation tests, namely, descriptive test, prerequisite test and hypothesis testing. The prerequisite test used is the normality test. While the hypothesis test used is simple regression test and multiple regression test. The results of the research data processing showed that the leg muscle strength contributed 23.5% to the squat style long jump ability. Running speed contributes to the squat style long jump ability by 26.7%. The explosive power of the leg muscles contributed to the squat style long jump ability of 17.9%. The balance contributes to the long jump ability of the squat style by 21.7%. And leg muscle strength, running speed, leg muscle explosive power, and balance together contributed to the long jump ability of 50.3%.