Pengaruh Latihan Shooting Bola Jalan dan Bola Diam terhadap Akurasi Tendangan Pemain SSB U 10–14

akurasi shooting bola diam bola jalan sepak bola usia muda SSB

Authors

Downloads

How to Cite

Harianto, R. M., Mujriah, M., & Suriatno, A. (2024). Pengaruh Latihan Shooting Bola Jalan dan Bola Diam terhadap Akurasi Tendangan Pemain SSB U 10–14. Sportify Journal, 4(2), 167-177. https://doi.org/10.36312/sj.v4i2.5090

Akurasi shooting merupakan keterampilan penting dalam sepak bola usia muda, tetapi pemain SSB Pendem FC U 10–14 masih sering gagal mengarahkan bola ke sasaran. Penelitian ini bertujuan membandingkan pengaruh latihan shooting bola jalan dan bola diam terhadap akurasi tendangan ke gawang. Penelitian menggunakan desain eksperimen semu two-group pretest-posttest. Sampel terdiri atas 20 pemain yang dibagi menjadi dua kelompok melalui matched-pair berdasarkan skor pretest. Kelompok A mendapat latihan shooting bola jalan, sedangkan Kelompok B mendapat latihan shooting bola diam selama 16 pertemuan. Instrumen penelitian berupa tes akurasi shooting ke sasaran dengan 10 kesempatan tendangan. Hasil paired-sample t-test menunjukkan bahwa kedua latihan meningkatkan akurasi shooting secara signifikan. Gain score bola diam lebih tinggi secara deskriptif daripada bola jalan, tetapi independent-sample t-test menunjukkan perbedaan tersebut tidak signifikan. Penelitian menyimpulkan bahwa kedua latihan efektif. Pelatih direkomendasikan menggabungkan latihan bola diam dan bola jalan secara bertahap.

Effects of Moving-Ball and Stationary-Ball Shooting Training on Shooting Accuracy in U 10–14 Football School Players

Abstract

Shooting accuracy is an essential skill in youth football, yet U 10–14 players at SSB Pendem FC frequently failed to direct the ball toward the target. This study aimed to compare the effects of moving-ball and stationary-ball shooting training on shooting accuracy. A quasi-experimental two-group pretest-posttest design was used. The sample consisted of 20 players divided into two groups using matched-pair allocation based on pretest scores. Group A received moving-ball shooting training, whereas Group B received stationary-ball shooting training for 16 sessions. The research instrument was a shooting accuracy test using a marked goal target with 10 shooting attempts. The paired-sample t-test showed that both training methods significantly improved shooting accuracy. The stationary-ball group had a higher descriptive gain score than the moving-ball group, but the independent-sample t-test showed that the difference was not statistically significant. The study concludes that both methods are effective. Coaches are recommended to combine stationary-ball and moving-ball drills progressively.