Revitalisasi Taman Pendidikan Al Qur’an di Mushola At-Taqwa Desa Henda
DOI:
https://doi.org/10.36312/sasambo.v5i2.1202Keywords:
Revitalisasi, Taman Pendidikan Al-Qur’an, Pendidikan IslamAbstract
TPA Mushola At-Taqwa Desa Henda merupakan salah satu sektor pendidikan non formal dalam bidang keagamaan yang terhenti operasinya selama pandemi Covid-19. Revitalisasi dilakukan dengan tujuan penataan agenda pengajaran, pelaksanaan kegiatan mengaji, dan pemanfaatan kembali keberadaan TPA sebagai wadah bimbingan keislaman bagi anak-anak Desa Henda. Metode yang digunakan adalah penggabungan dari Service Learning (SL) dan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang berupa pelayanan mengajar dengan libatan dari masyarakat adapun mitra yang terlibat dalam pelaksanan kagiatan ini yaitu,mahasiswa sebagai pelaksana, anak-anak dari SD-SMA desa Henda, ibu-ibu desa Henda sebagai partisipan serta bapak/ibu penyuluhan dari Kemenang yang ikut berkontribusi, dan. Kegiatan yang terlaksana meliputi pembelajaran al-qur’an dan mengaji, penulisan huruf arab hijaiyah, pembelajaran tata cara beribadah yakni wudhu dan sholat, dan pengenalan nyanyian islami yang terlaksana selama periode Juli-September dengan jadwal setiap Senin – Kamis pada pukul 13.30 – 15.00. Dari hasil pengabdian masyarakat melalui revitalisasi yang dilakukan adalah timbulnya kecintaan anak-anak Desa Henda terhadap Al-Qur’an dan semangat dalam mendalami dan mempelajari Islam meningkat, Selain itu TPA Mushola At-Taqwa teroptimalisasi pula pelaksanaanya, yang dilihat dari hasil evaluasi tes membaca Al-qur’an.
Revitalization of the Qur'an Education Park at the At-Taqwa Mosque in Henda Village
TPA At-Taqwa Mushola Henda Village is one of the non-formal education sectors in the religious field which stopped its operations during the Covid-19 pandemic. The revitalization was carried out with the aim of structuring the teaching agenda, implementing recitation activities, and reusing the existence of the TPA as a place for Islamic guidance for the children of Henda Village. The method used is a combination of Service Learning (SL) and Participatory Rural Appraisal (PRA) in the form of teaching services with the involvement of the community. The partners involved in implementing this activity are students as executors, children from SD-SMA in Henda village, the women of Henda village as participants and the counselors from the Ministry of Justice who contributed, and. Activities carried out include learning the Koran and reciting the Koran, writing hijaiyah Arabic letters, learning procedures for worship, namely ablution and prayer, and the introduction of Islamic chants which are carried out during the July-September period with a schedule every Monday - Thursday at 13.30 - 15.00. From the results of community service through the revitalization that was carried out, the love of the Henda Village children for the Al-Qur'an and enthusiasm for studying and studying Islam increased, besides that TPA At-Taqwa Mosque also optimized its implementation, which was seen from the results of the evaluation of Al-Qur'an reading tests -Quran.
Downloads
References
Awwaliyah, R., & Baharun, H. (2016). Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional. Jurnal Ilmiah DIDAKTIKA, 12(1), 103. https://doi.org/10.21154/cendekia.v12i1.370
Baharun, H. (2017). Pengembangan Kurikulum?: Teori Dan Praktik (Konsep, Prinsip, Model, Pendekatan Dan Langkah-Langkah Pengembangan Kurikulum PAI). Cantik Pustaka.
Hanum, S., Fabial, M. Z., Pandu, M., & ... (2021). Revitalisasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (Tpa) Al-Manaar, Sudimara Barat, Ciledug, Tangerang. … Masyarakat LPPM UMJ. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat/article/view/10971
Hudayana, B., Kutanegara, P. M., Setiadi, S., Indiyanto, A., Fauzanafi, Z., Nugraheni, M. D. F., Sushartami, W., & Yusuf, M. (2019). Participatory Rural Appraisal (PRA) untuk Pengembangan Desa Wisata di Pedukuhan Pucung, Desa Wukirsari, Bantul. Bakti Budaya, 2(2), 3. https://doi.org/10.22146/bb.50890
Khairiyah, A. (2022). Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Dilihat dari Perspektif Hukum Internasional dan Politik Hukum dalam Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Indonesia. Jurnal Hukum Lex Generalis, 3(1), 1–16. https://doi.org/10.56370/jhlg.v3i1.172
Sudarwani, M. M., Eni, S. P., & Sir, M. M. (2020). Kajian Revitalisasi Kawasan Benteng Somba Opu Sebagai Kawasan Bersejarah. Arsitektura, 18(2), 185. https://doi.org/10.20961/arst.v18i2.42223
Suyitno. (2018). Peranan Taman Pendidikan Al-Qur’an dalam Pendidikan Karakter. EDUKASI: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan, 9–15. https://doi.org/https://doi.org/10.31603/edukasi.v0i0.2352
Wahrudin, B., & Wulansari, A. (2022). Revitalisasi Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Muhammadiyah Ponorogo Berbasis Kurikulum “Al-Maun.” Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 459. https://doi.org/10.30651/aks.v6i3.12780
Walukow, D. S., & Prijanto, J. H. (2021). PENDEKATAN SERVICE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI UNIVERSITAS PELITA HARAPAN ERA NEW NORMAL. Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn, 8(2), 136–142. https://doi.org/10.36706/jbti.v8i2.15745
Yeti Dahliana, Sabar hati Halawa, & Wildan Hamdani. (2022). Revitalisasi Taman Pendidikan Al Quran di Bendosari Sukoharjo. Abdi Psikonomi, SE-Articles. https://journals2.ums.ac.id/index.php/abdipsikonomi/article/view/1184
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Desi Fitriani, Nurul Wahdah, Rahmad, Sulistyowati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.