Pelatihan Budidaya Jamur Tiram di Desa Rempek Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara

Authors

  • Ismail Efendi Universitas Pendidikan Mandalika
  • Safnowandi Safnowandi Universitas Pendidikan Mandalika
  • Siti Rabiatul Fajri Universitas Pendidikan Mandalika
  • Akhmad Sukri Universitas Pendidikan Mandalika
  • Sucika Armiani Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v5i4.1541

Keywords:

Pelatihan, Budidaya, Jamur Tiram

Abstract

Jamur tiram merupakan salah satu komoditas pangan yang diminati oleh masyarakat Indonesia. Permintaan jamur tiram terus meningkat setiap tahunnya, sehingga kebutuhannya belum terpenuhi secara maksimal. Masalah yang dihadapi oleh masyarakat ialah kurangnya pemahaman tentang budi daya jamur tiram. Selain itu, masih ada masyarakat yang ingin menambah penghasilan dalam rumah tangga. Solusi yang dapat ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut ialah memberikan pengetahuan tentang budidaya jamur tiram, dan mengarahkan masyarakat untuk menambah penghasilan keluarga dengan budidaya jamur tiram skala rumah tangga. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Materi yang disampaikan dalam pelatihan adalah pengenalan jamur tiram, manfaat, syarat tumbuh, dan cara budidaya jamur tiram. Kegiatan pelatihan dilakukan dengan langkah sebagai berikut: Penakaran dan pencampuran media tumbuh; Pemeraman media; Pengisian media ke dalam baglog; Sterilisasi baglog; Pendinginan baglog; Inokulasi bibit jamur F3; Inkubasi dan pemindahan baglog ke dalam kumbung; Pemeliharaan; dan Pemanenan. Kegiatan pendampingan sampai dengan panen perdana dilakukan selama 13 minggu dengan rincian dua minggu pembuatan baglog, sterilisasi dan inokulasi bibit ke dalam baglog, delapan minggu inkubasi baglog sampai dengan siap dibuahkan, dua minggu proses pemindahan baglog ke dalam kumbung budi daya sampai siap dipanen, panen perdana jamur tiram hasil budidaya mitra sebanyak 5 kg. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa peserta pelatihan budidaya jamur tiram berhasil melakukan cara budidaya jamur tiram dari proses pembuatan media baglog, inokulasi bibit, pemeliharaan bibit selama diruang inkubasi dan kumbung, serta pemanenan. Dengan keberhasilan pengabdian ini, masyarakat sangat antusias untuk budidaya jamur tiram.

Oyster Mushroom Cultivation Training in Rempek Village, Gangga District, North Lombok Regency

Oyster mushrooms are one of the food commodities that are in demand by Indonesian people. Demand for oyster mushrooms continues to increase every year, so their needs have not been met optimally. The problem faced by the community is a lack of understanding about oyster mushroom cultivation. Apart from that, there are still community who want to increase their household income. The solution that can be offered to solve this problem is to provide knowledge about oyster mushroom cultivation, and direct people to increase their family income by cultivating oyster mushrooms on a household scale. The service activities had been carried out through four stages, namely preparation, implementation, monitoring and evaluation. The material presented in the training is an introduction to oyster mushrooms, benefits, growing conditions, and how to cultivate oyster mushrooms. Training activities are carried out with the following steps: Dosing and mixing the growing media; Media screening; Filling media into baglog; Baglog sterilization; Baglog cooling; Inoculation of F3 fungal seeds; Incubation and transfer of baglog into kumbung; Maintenance; and Harvesting. Assistance activities up to the first harvest are carried out for 13 weeks, with details of two weeks of baglog making, sterilization and inoculation of seeds into baglog, eight weeks of incubation of baglog until it is ready to be fruit, two weeks of the process of transferring baglog into cultivation kumbung until it is ready to be harvested, first harvest 5 kg of partner-cultivated oyster mushrooms. The results of community service show that participants in the oyster mushroom cultivation training were successful in cultivating oyster mushrooms from the process of making baglog media, inoculating seeds, maintaining seeds during incubation and kumbung rooms, as well as harvesting. With the success of this service, the community is very enthusiastic about cultivating oyster mushrooms. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. (2018). Retrieved October 23, 2023, from Statistik Konsumsi Pangan 2018. Interactwebsite: http://epublikasi.setjen.pertanian.go.id/epublikasi/StatistikPertanian/2018/Konsumsi/Statistik_Konsumsi_Pangan_Tahun_2018/files/assets/basic-html/page65.html

_______. (2020). Retrieved October 23, 2023, from Produksi Tanaman Sayuran. Interactwebsite: https://www.bps.go.id/indicator/55/61/1/produksi-tanaman-sayuran.html

Fitriana, E., Suroso, E., Nur, M., & Rasyid, H. A. (2023). Strategi Pemasaran Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) (Studi Kasus: Usaha Jamur Tiram Kus Mushroom di Kecamatan Seputih Surabaya Kabupaten Lampung Tengah). Jurnal Agroindustri Berkelanjutan, 2(2), 326-340. http://dx.doi.org/10.23960/jab.v2i2.8034

Hariadi, N., Setyobudi, L., & Nihayati, E. (2013). Studi Pertumbuhan dan Hasil Produksi Jamur Tiram Putih (Pleorotus ostreatus) pada Media Tumbuh Jerami Padi dan Serbuk Gergaji. Jurnal Produksi Pertanian, 1(1), 47-53.

Harisanti, B. M., Hajiriah, T. L., & Fatmawati, A. (2022). Pelatihan Pengolahan Sekam Mentah Menjadi Media Tanam Melalui Proses Fermentasi pada Mahasiswa Pendidikan Biologi. Nuras : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 138-147. https://doi.org/10.36312/njpm.v2i4.135

Hendri, Y. (2016). Pengaruh Kombinasi Substrat Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Serbuk Gergaji untuk Mempercepat Pertumbuhan Tubuh Buah Jamur Tiram Putih Pleurotus ostreatus. In Prosiding Seminar Nasional Biotik IV (pp. 310-315). Banda Aceh, Indonesia: Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

Hunaepi., Samsuri, T., Asy’ari, M., Mirawati, B., Firdaus, L., Fitriani, H., Muliadi, A., Muhali., & Prayogi, S. (2019). Pelatihan Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) di Pondok Pesantren Hidayaturrahman NW Manggala. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 1(1), 45-52. https://doi.org/10.36312/sasambo.v1i1.119

Karisman, W. (2015). Pengaruh Perbandingan Limbah Serbuk Kayu dan Blotong terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostratus). In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi (pp. 410-413). Malang, Indonesia: Universitas Muhammadiyah Malang.

Masjudin. (2016). Pembuatan dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Analisis Usaha Jamur bagi Calon Petani Jamur Tiram di Desa Merembu Barat Mekar. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 13-19. https://doi.org/10.36312/linov.v1i1.399

Maulidina, R., Murdiono, W. E., & Nawawi, M. (2015). Pengaruh Umur Bibit dan Komposisi Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal Produksi Tanaman, 3(8), 649-657.

Mufidah, L. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Desa Singkil Kulon Ngombo Purworejo dengan Pelatihan Olahan Jamur Tiram Penambah Pendapatan Desa. Jurnal Abdimas Akademika, 1(02), 9-16.

Ogari, P. A., & Ayuni, R. (2019). Strategi Pengembangan Usaha Tani Jamur Tiram di Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian, 5(2), 52-56. https://doi.org/10.54895/jsp.v5i2.524

Sutarman, S., Rochdiani, D., & Hardiyanto, T. (2015). Analisis Usaha Agroindustri Baglog Jamur Tiram (Studi Kasus pada Seorang Pengusaha Baglog Jamur Tiram di Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 2(1), 49-54. http://dx.doi.org/10.25157/jimag.v2i1.298

Umniyatie, S., Astuti., Pramiadi, D., & Henuhili, V. (2013). Budidaya Jamur Tiram (Pleuretus sp.) sebagai Alternatif Usaha bagi Masyarakat Korban Erupsi Merapi di Dusun Pandan, Wukirsari, Cangkringan, Sleman DIY. Inoteks : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni, 17(2), 162-175. https://doi.org/10.21831/ino.v17i2.3357

Yusnu, I. N. (2018). Sukses Budidaya Jamur Tiram. Pamulang: Penerbit Ilmu.

Yusuf, Y., Christianingrum, C., Yunita, A., & Prayoga, G. I. (2020). Program Inovasi Desa Melalui Pelatihan Budidaya Jamur Tiram sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Masyarakat Desa Bukit Kijang. IKRA-ITH Abdimas, 3(2), 83-91.

Downloads

Published

2023-11-01

How to Cite

Efendi, I., Safnowandi, S., Fajri, S. R., Sukri, A., & Armiani, S. (2023). Pelatihan Budidaya Jamur Tiram di Desa Rempek Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 5(4), 807–817. https://doi.org/10.36312/sasambo.v5i4.1541

Issue

Section

Articles