Sosialisasi dan Edukasi Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan pada Siswa SMPN 5 Kubu Raya
DOI:
https://doi.org/10.36312/sasambo.v6i2.1936Keywords:
Sosialisasi, Edukasi, PKM, Mitigasi, SMPN 5 Kubu RayaAbstract
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mensosialisasikan mitigasi bencana kebakaran kepada siswa SMPN 5 Kubu Raya yang berlokasi di wilayah Tebang Kacang. Mitra dalam kegiatan ini adalah siswa SMPN 5 Kubu Raya, dengan jumlah mitra sebanyak 30 orang siswa. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi ceramah edukatif, pemutaran video edukatif, dan simulasi pemadaman kebakaran. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada siswa tentang risiko kebakaran hutan dan cara-cara pencegahannya. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai mitigasi kebakaran, dengan peningkatan pemahaman dari rata-rata kurang dari 50% menjadi lebih dari 80%. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya edukasi yang berkelanjutan dan keterlibatan aktif masyarakat, terutama generasi muda, dalam upaya pencegahan kebakaran hutan. Edukasi yang terus-menerus dan kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tindakan preventif yang lebih efektif untuk melindungi ekosistem dan kesejahteraan masyarakat.
Socialization and Education on Forest Fire Disaster Mitigation among SMPN 5 Kubu Raya Students
This community service activity (PKM) aims to socialize disaster mitigation for forest fires to students of SMPN 5 Kubu Raya, located in the Tebang Kacang area. The partners in this activity are 30 students from SMPN 5 Kubu Raya. The implementation methods include educational lectures, educational video screenings, and fire extinguishing simulations. This activity is designed to provide students with understanding and practical skills regarding forest fire risks and prevention measures. The results show a significant increase in students' understanding of fire mitigation, with comprehension levels rising from an average of less than 50% to over 80%. Recommendations from this activity emphasize the need for continuous education and active community involvement, especially among the younger generation, in forest fire prevention efforts. Ongoing education and collaboration with various stakeholders are expected to enhance awareness and more effective preventive actions to protect ecosystems and community well-being.
Downloads
References
Anggraheni, T. N. (2022). Kabupaten Kubu Raya dalam Angka. Badan Pusat Statitik Kabupaten Kubu raya.
Astuti, Y., Astiani, D., & Herawatiningsih, R. (2020). Pengaruh Pembakaran Berulang Pada Lahan Gambut Terhadap Beberapa Karakteristik Tanah Di Desa Rasau Jaya Umum Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari, 8(3), 668–681. https://doi.org/10.26418/jhl.v8i3.42810
Febri, Y., & Rahman, A. (2018). Metode Restorasi Gambut Dalam Konteks Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan Lahan Gambut dan Pemberdayaan Masyarakat. Sosio Informa, 4(02), 448–460. https://ejournal.kemensos.go.id/index.php/Sosioinforma/article/view/1460
Hoover, K., & Hanson, L. A. (2023). Wildfire Statistics. Congressional Research Service, 2. https://fas.org/sgp/crs/misc/IF10244.pdf
Irwandi, Jumani, & Ismail. (2016). Upaya Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Di Desa Purwajaya Kecamatan LOA Janan Kabupaten Kutai Kertanegara Kalimantan Timur. Jurnal AGRIFOR, XV(2), 201–210.
Junaidy, A., Sandhyavitri, A., & Yusa, M. (2019). Mitigasi Bencana Kebakaran Lahan Gambut Dengan Menggunakan Metode Alat Penggali Air Insitu Dan Peran Serta Masyarakat Di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Jurnal Selodang Mayang, 5(2), 17–25.
Ningsih, S.R., Putra, Y.S., & Zulfian. (2022). Studi Daerah Rawan Kebakaran Lahan Gambut Berdasarkan Nilai Keetch Byram Drought Index di Kalimantan Barat. Prisma Fisika, 10 (3).
Nurdin, Badri, M., & Sukartik, D. (2016). Komunikasi Pencegahan Kebakaran Hutan Dan Lahan Berbasis Masyarakat (Studi Kasus Masyarakat Peduli Api Desa Sepahat Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis). Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana, 7(1), 42–55.
Rachman, A., Saharjo, B. H., & Putri, E. I. K. (2020). Strategi Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kesatuan Pengelolaan Hutan Kubu Raya, Ketapang Selatan, dan Ketapang Utara di Provinsi Kalimatan Barat. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 25(2), 213–223. https://doi.org/10.18343/jipi.25.2.213
Rosit, H. A., Mardhotillah, A., Delazenitha, R. A., Mutiarani, S., & Sulle, T. V. C. (2023). Identifikasi dan Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan melalui Zonasi Wilayah Rawan Kebakaran dengan Teknologi Geospasial. Widya Bhumi, 3(1), 13–30. https://doi.org/10.31292/wb.v3i1.53
Wahyuti, H., & Yeny, I. (2021). Tingkat Kerawanan dan Mitigasi Bahaya Kebakaran Hutan: Studi Kasus di KHDTK Sawala Mandapa, Kadipaten, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 18(2), 109–123.
Wiri, Astiani, D., & Fernando, T. (2017). Kehilangan biomassa gambut akibat kebakaran hutan. Jurnal Hutan Lestari, 5(3), 824–830.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Asri Mulya Ashari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.