Jelantah Fresh: Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah sebagai Bahan Baku Pembuatan Sabun Ramah Lingkungan

Authors

  • Dwiana Rizky Amalia Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Shalma Esti Nur Widyasari Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Siti Hamida Nopitasari Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Desi Ayu Lestari Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Syafira Melinda Rosa Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Ulul Azmiyah Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Nafiatus Shofiana Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Moh. Irfan Nawawi Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Agung Setya Budi Universitas Wisnuwardhana Malang
  • Eko Pujiati Universitas Wisnuwardhana Malang

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i3.2852

Keywords:

Used Cooking Oil, Waste, Hand Soap, Jelantah Fresh

Abstract

Minyak goreng bekas atau minyak Jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga yang sering kali dibuang sembarangan dan dapat mencemari lingkungan, khususnya untuk elemen tanah dan air. Salah satu solusi pemanfaatan limbah minyak Jelantah ini adalah dengan mengolahnya menjadi produk yang lebih bermanfaat, seperti sabun cuci tangan. Melalui Projek Kewarganegaraan ini pembuatan sabun cuci tangan atau yang disebut Jelantah Fresh bertujuan untuk mengurangi adanya limbah minyak Jelantah yang ada di rumah tangga sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan yang dapat terjadi dengan banyaknya jumlah minyak Jelantah setiap harinya, serta mengajak Siswa untuk dapat lebih menjaga kesehatan diri dengan tidak lupa cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah melakukan aktivitas di sekolah. Pembuatan sabun cuci tangan dari minyak Jelantah dilakukan dengan menambahkan bahan seperti larutan NaOH, Glycerin, air, pewarna, garam, dan pewangi. Projek ini menggunakan metode partisipatif edukatif dengan partisipan yaitu siswa kelas XI D SMA Negeri 10. Pendekatan ini dipilih untuk memberikan pengalaman langsung (learning by doing) kepada peserta, sekaligus menanamkan nilai kepedulian lingkungan melalui praktik nyata daur ulang limbah rumah tangga. Hasil dari projek ini menunjukkan bahwa sabun yang dihasilkan memiliki daya pembersih yang baik, berbusa cukup, dan aman digunakan pada kulit. Penggunaan minyak Jelantah sebagai bahan baku sabun tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan pencemaran lingkungan. Dengan demikian, inovasi ini dapat menjadi salah satu alternatif pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. 

Jelantah Fresh: The Use of Waste Cooking Oil as a Raw Material for the Production of Eco-Friendly Soap

Used cooking oil, or waste cooking oil, is one of the common types of household waste that is often disposed of carelessly and can pollute the environment, particularly affecting soil and water elements. One solution for utilizing this waste is to process it into more beneficial products, such as hand soap. Through this Citizenship Project, the creation of hand soap called JelantahhFresh aims to reduce the amount of waste cooking oil in households while also decreasing environmental pollution caused by the high volume of waste oil produced daily. Additionally, the project encourages students to maintain better personal hygiene by remembering to wash their hands with soap before and after school activities. The production of hand soap from waste cooking oil involves the addition of ingredients such as a NaOH solution, glycerin, water, coloring agents, salt, and fragrance. This project uses an educational participatory method involving students from class XI D of SMA Negeri 10. This approach was chosen to provide participants with hands-on experience (learning by doing), while also instilling a sense of environmental responsibility through the practical recycling of household waste. The results of this project show that the soap produced has good cleansing power, creates sufficient foam, and is safe for use on the skin. Using waste cooking oil as a raw material for soap not only provides economic value but also contributes to reducing environmental pollution. Therefore, this innovation can serve as an environmentally friendly and sustainable alternative for managing household waste.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asda, P., & Sekarwati, N. (2020). Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (Ctps) Dan Kejadian Penyakit Infeksi Dalam Keluarga Di Wilayah Desa Donoharjo Kabupaten Sleman. Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 11(1), 1. https://doi.org/10.32382/jmk.v11i1.1237

Herdawati, & Ridwan, M. (2022). Evaluasi Dampak Kebijakan Pariwisata Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin, 2(1), 10–16. https://ejournal.indrainstitute.id/index.php/jipm/article/view/558/241

Karim, A. Al, Wibowo, G. A., Utomo, I. M. S., & Aswagata, A. A. (2023). Peningkatan gaya hidup berkelanjutan melalui peduli lingkungan di sekolah menengah atas. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 4(1), 291–299. https://doi.org/10.33474/jp2m.v4i1.20199

Karminingtyas, S. R., Vifta, R. L., & Lestari, P. (2021). Pencegahan Dini Bahaya Kolesterol dan Penyertanya Melalui Pengolahan Limbah Jelantahh menjadi Waste Soap Serbaguna. Indonesian Journal of Community Empowerment (Ijce), 3(1), 6. https://doi.org/10.35473/ijce.v3i1.890

Mardiani, I. N., Khoniamelia, A., Fiqtiannisa, A., Handayani, M., Lerian, N. A., & Dewi, P. N. (2024). Proses Pengolahan Limbah Menjadi Produk?: Sabun Ramah Lingkungan Dari Minyak Jelantahh Untuk Masyarakat Desa Simpangan. 2(7), 2519–2527.

Rumaisa, D., Christy, E., & Hermanto, H. (2019). Fungsi Dinas Lingkungan Hidup Surakarta Dalam Pengendalian Pencemaran Sungai (Studi Pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta). Jurnal Hukum Media Bhakti, 3(2), 128–141. https://doi.org/10.32501/jhmb.v3i2.88

Santi, A. U. P., & Anisah, N. (2019). Meningkatkan Kreativitas Siswa dengan Kreasi Daur Ulang Sampah. HOLISTIKA: Jurnal Ilmiah PGSD, 3(1), 57–66.

Wahanisa, R., & Adiyatma, S. E. (2021). The Conception of Principle of Sustainability in Environmental Protection and Management Value of Pancasila. Bina Hukum Lingkungan, 6(1), 93–118. http://dx.doi.org/10.24970/bhl.v6i1.145

Wardana, B., Sucipto, E., Cakra, S. T., Program, N., & Pendidikan, S. (2024). Program Edukasi Lingkungan: Mengajarkan Praktik Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang di Sekolah. JIPITI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 23–28. https://jipiti.technolabs.co.id/index.php/pkm/index

Widyawati, F., & Hidayah, A. N. (2022). Upaya Pengolahan Limbah Rumah Tangga dalam Pelatihan Pembuatan Minyak Jelantahh Menjadi Sabun Cuci di Desa Uma Beringin. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 40–46. https://doi.org/10.53299/bajpm.v2i2.194

Downloads

Published

2025-08-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Amalia, D. R., Widyasari, S. E. N., Nopitasari, S. H., Lestari, D. A., Rosa, S. M., Azmiyah, U., Shofiana, N., Nawawi, M. I., Budi, A. S., & Pujiati , E. (2025). Jelantah Fresh: Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah sebagai Bahan Baku Pembuatan Sabun Ramah Lingkungan. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 7(3), 624-638. https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i3.2852