Pelatihan Daur Ulang Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi: Inovasi Ramah Lingkungan di Dusun Janti, Sukun, Kota Malang
DOI:
https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i2.2862Keywords:
Minyak Jelantah, Lilin Aromaterapi, Pengabdian Masyarakat, Daur Ulang LimbahAbstract
Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang sering diabaikan, meskipun berpotensi didaur ulang menjadi produk bernilai guna. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu anggota Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) di Dusun Janti, Kota Malang, melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah. Metode kegiatan meliputi eksperimen awal, sosialisasi, pelatihan praktik, evaluasi, dan gelar karya. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta terkait pengolahan limbah jelantah. Produk yang dihasilkan menarik secara visual, memiliki aroma kuat, dan layak dikembangkan secara ekonomi. Kegiatan ini juga memperkuat jejaring sosial dan semangat kewirausahaan lokal. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif berbasis praktik efektif dalam mendorong kesadaran lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan
Recycling Used Cooking Oil into Aromatherapy Candles Training: An Environmentally Friendly Innovation in Dusun Janti, Sukun, Malang City
Used cooking oil is a common household waste often overlooked despite its potential to be recycled into valuable products. This community service activity aimed to empower members of the Indonesian Catholic Women’s Organization (WKRI) in Dusun Janti, Malang City, through training in making aromatherapy candles from used cooking oil. The program involved initial experiments, socialization, hands-on training, evaluation, and a final exhibition. The results indicated significant improvements in participants’ knowledge and technical skills in processing used oil. The resulting products were visually appealing, had strong scents, and showed economic development potential. The activity also fostered stronger social networks and local entrepreneurial spirit. These findings affirm that practice-based educational approaches are effective strategies to enhance environmental awareness and promote sustainable community economic empowerment.
Downloads
References
Alamsyah, M., Kalla, R., & La Ifa, L. I. (2017). Pemurnian minyak jelantah dengan proses adsorpsi. Journal of Chemical Process Engineering, 2(2), 22. https://doi.org/10.33795/jcpe.v2i2.1608
Aini, D. N., Arisanti, D. W., Fitri, H. M., & Safitri, L. R. (2020). Pemanfaatan minyak jelantah untuk bahan baku produk lilin ramah lingkungan dan menambah penghasilan rumah tangga di Kota Batu. Warta Pengabdian, 14(4), 253–259. https://wrtp.jurnal.unej.ac.id/index.php/WRTP/article/view/18539
Aisyah, L., Yun, Y., Widianingsih, S., & Nurhabibah, N. (2021). Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dalam pemanfaatan limbah minyak jelantah. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 1(2), 98–103. https://doi.org/10.26874/jakw.v1i2.69
Astuti, A. Y., Linarti, U., & Budiarti, G. I. (2021). Pengolahan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi di Bank Sampah Lintas Winongo, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta. SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Teknologi dan Aplikasi, 2(1), 73–82. https://doi.org/10.12928/spekta.v2i1.3701
Azwin, A., Prastyaningsih, S. R., Yelmiza, Y., & Herru, Y. D. N. (2024). Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan alternatif pembuatan lilin aromaterapi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(9), 3988–3994. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i9.1608
Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang. (2023). Laporan tahunan pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga. DLH Kota Malang. https://dlh.malangkota.go.id/dokumen/dokumen-resmi/catatan-atas-laporan-keuangan/calk-2023/
Ghisellini, P., Cialani, C., & Ulgiati, S. (2016). A review on circular economy: The expected transition to a balanced interplay of environmental and economic systems. Journal of Cleaner Production, 114, 11–32. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2015.09.007
Inayati, N. I., & Dhanti, K. R. (2021). Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan dasar pembuatan lilin aromaterapi sebagai alternatif tambahan penghasilan pada anggota Aisyiyah Desa Kebanggan Kec. Sumbang. BUDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 160–166. Retrieved from https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/JAIM/article/view/2217
Kusumaningsih, D., Rauntana, L., Zanah, F. I., Rahman, F. A., Purnama, U. D., & Narto. (2023). Pemanfaatan minyak jelantah untuk pembuatan lilin aromaterapi di Padukuhan Jaban, Sleman. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS), 1(2), 110–115. https://doi.org/10.54832/judimas.v1i2.135
Mulyaningsih, M., & Hermawati, H. (2023). Sosialisasi dampak limbah minyak jelantah bahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 10(1), 61–65. https://doi.org/10.32699/ppkm.v10i1.3666
Retnoningtyas, A. S., Gunawan, I., & Suryani, R. (2024). Diseminasi teknologi tepat guna alat pengolah minyak jelantah menjadi biodiesel bagi masyarakat Kecamatan Jambangan Surabaya. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(1), 942–952. https://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/download/20265/pdf
Syamsul Bakhri, Sabara, Z., Padhila, N. I., Novitasari, N., & Mansyu, V. F. (2024). Edukasi pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi pada kelompok PKK di Desa Paddinging, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar. Panrita Abdi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 8(3), 556–566. https://doi.org/10.20956/pa.v8i3.31043
Traction Energy Asia. (2023). Mewujudkan industri biodiesel berkelanjutan: Potensi dan tantangan minyak jelantah sebagai bahan baku [Laporan penelitian]. https://tractionenergy.asia/wp-content/uploads/2023/07/Laporan-Penelitian-Minyak-Jelantah-Jawa-Bali-compressed.pdf
Yoshida, H., Gable, J. J., & Sakai, S. (2007). 3R strategies for the establishment of an international sound material-cycle society. Journal of Material Cycles and Waste Management, 9(1), 1–12. https://doi.org/10.1007/s10163-007-0177-x
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Anisa Anisa, Amelia Ayu Kinanti, Hasna Mulya Ning Tyas, Diajeng Berlian Kiki Pawestri, Rizkia Amirotul Kubro, Efiza Nikmatul Afifah, Hendra Pranandsa, Sindy Ardina Ayu Firnanda, Ilham Gusti Kurniawan, Ika Shinthya Yusriana, Chalimatul Istiqomah, Kustiyarini Kustiyarini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.