Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Melalui Pelatihan Pembuatan Ovitrap Pada Masa Pandemi di SMP Muhammadiyah 1 Malang

Authors

  • Ali Roziqin Prodi Ilmu Pemerintahan, FISIP, Universitas Muhammadiyah Malang
  • Mohammad Mirza Nuryady Prodi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang, Jl. Raya Tlogomas No. 246, Malang, Jawa Timur, 65144
  • Ahmad Fauzi Prodi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang, Jl. Raya Tlogomas No. 246, Malang, Jawa Timur, 65144
  • Yanur Setyaningrum SMP Muhammadiyah 1 Malang

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v2i3.312

Keywords:

DBD, Malang, Ovitrap, Sosialisasi

Abstract

Kota Malang menjadi salah satu daerah endemis yang memiliki insiden DBD yang cukup tinggi. Disisi lain, efek pandemic covid-19 yang mengharuskan masyarakat lebih banyak melakukan aktivitas di rumah, memungkinkan jumlah infeksi DBD akan meningkat sehingga perlu upaya penanggulangan. Peran masyarakat dalam penurunan angka kejadian DBD sangat vital, karena pemberantasan DBD yang paling efektif yaitu dengan memutus siklus hidup nyamuk. Salah satu cara untuk memutus siklus hidup nyamuk adalah dengan membuat perangkap telur nyamuk (Ovitrap). Pada era pandemik aktivitas sosialisasi tidak dapat dilakukan secara massive, dalam hal ini guru memiliki peran kunci untuk menyebar luaskan informasi kepada siswa tentang prilaku hidup bersih (PHBS) guna menanggulangi DBD. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang penyakit DBD, cara penanggulangan, cara pembuatan ovitrap, dan meningkatkan kesadaran guru untuk berpartisipasi dalam mengingatkan siswa untuk selalu menjaga melakukan PHBS seperti pemberantasan sarang nyamuk dengan metode 3M Plus. Metode yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui kegiatan sosialisasi pencegahan DBD dan pembuatan ovitrap. Bertempat di aula SMP Muhammadiyah 1 Malang dilaksanakan penyuluhan tentang penyakit DBD. Respon positif dan antusiasme guru terhadap pelaksanaan sosialisasi ditunjukkan dari rata-rata pengetahuan guru tentang DBD yang baik.

References

Dhurhania, C. E. and Novianto, A. (2018) ‘Upaya Preventif Dan Kuratif Demam Berdarah Melalui Pemanfaatan Herbal Berkhasiat Di Desa Gadingan Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah’, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 24(2), p. 629. doi: 10.24114/jpkm.v24i2.10116.

Dinkes, kota malang (2019) Profil kesehatan malang 2018. malang. Available at: https://drive.google.com/file/d/11kaM8km1d9jGTdvGkep1IChpPfKlMA2G/view.

Hairani, B. et al. (2020) ‘Efektivitas Air Rendaman Jerami Alang-Alang (Imperata cylindrica) sebagai Atraktan terhadap Jumlah Telur Aedes aegypti’, BALABA: JURNAL LITBANG PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG BANJARNEGARA, pp. 39–46.

Jirakanjanakit, N. et al. (2014) ‘Insecticide susceptible/resistance status in Aedes (Stegomyia) aegypti and Aedes (Stegomyia) albopictus (Diptera: Culicidae) in Thailand during 2003–2005’, Journal of Economic Entomology. Entomological Society of America, 100(2), pp. 545–550.

Jusman Rau, M., Soraya, N. and Pitriani (2019) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Birobuli Selatan’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), pp. 73–82.

Kemenkes, R. (2010) Surveilans Epidemiologi Kementerian Kesehatan RI, Buletin jendela epidemiologi.

Lloyd, L. (2003) Strategic Report - Best Practices for Dengue Prevention and Control in the Americas.

Pratamawati, D. A. (2012) ‘Peran Juru Pantau Jentik dalam Sistem Kewaspadaan Dini Demam Berdarah Dengue di Indonesia’, Kesmas: National Public Health Journal, 6(6), p. 243. doi: 10.21109/kesmas.v6i6.76.

Roche, B. et al. (2015) ‘The spread of Aedes albopictus in metropolitan France: contribution of environmental drivers and human activities and predictions for a near future’, PloS one. Public Library of Science, 10(5), p. e0125600.

Rubandiyah, H. I. and Nugroho, E. (2018) ‘Pembentukan Kader Jumantik sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Siswa di Sekolah Dasar’, HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 2(2), pp. 216–226.

Soegijanto, S. (2006) Demam Berdarah Dengue Edisi 2, Airlangga University Press. Hal. surabay: Airlangga University Press.

Sumarni, N., Rosidin, U. and Witdiawati, W. (2019) ‘Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dalam Pencegahan dan Pemberantasan Jentik Nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Jayaraga Garut’, ASPIRATOR - Journal of Vector-borne Disease Studies, 11(2), pp. 113–120. doi: 10.22435/asp.v11i2.1370.

Supartha, I. W. (2008) Pengendalian terpadu vektor virus demam berdarah dengue , Aedes aegypti ( Linn .).

Susianti, N. (2019) ‘Strategi Pemerintah Dalam Pemberantasan Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Kabupaten Merangin’, Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 22(1), pp. 34–43. doi: 10.22435/hsr.v22i1.1799.

Downloads

Published

2020-10-27

How to Cite

Roziqin, A., Nuryady, M. M., Fauzi, A., & Setyaningrum, Y. (2020). Sosialisasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Melalui Pelatihan Pembuatan Ovitrap Pada Masa Pandemi di SMP Muhammadiyah 1 Malang. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 2(3), 209–216. https://doi.org/10.36312/sasambo.v2i3.312

Issue

Section

Articles