Pemberdayaan Masyarakat Desa Taman Sari Melalui Kearifan Lokal Anyaman Bambu untuk Meningkatkan Kualitas Irat, Diversifikasi Produk dan Pemasaran Digital

Authors

  • Dwinita Arwidiyarti Universitas Teknologi Mataram
  • Muhammad Multazam Universitas Teknologi Mataram
  • Rian Indranopa Universitas Teknologi Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i4.3400

Keywords:

Anyaman Bambu, Kualitas Irat, Diversifikasi Produk, Pemasaran Digital

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pengrajin anyaman bambu di Desa Taman Sari, Lombok Barat, melalui peningkatan kualitas irat, diversifikasi produk, dan pemasaran digital. Permasalahan utama yang dihadapi pengrajin adalah keterbatasan alat produksi, khususnya dalam proses pengiratan bambu yang masih dilakukan secara manual sehingga menghasilkan irat dengan kualitas tidak konsisten dan jumlah produksi terbatas. Selain itu, minimnya inovasi produk serta pemasaran yang masih konvensional menjadi kendala dalam memperluas jangkauan pasar. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan serta evaluasi, dan keberlanjutan program. Pelatihan difokuskan pada penggunaan mesin pengirat bambu, diversifikasi produk dengan desain modern, serta pemanfaatan platform digital seperti marketplace dan website toko online. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas irat yang lebih tipis, seragam, dan rapi; keberagaman produk kerajinan yang lebih modern; serta kemampuan pengrajin dalam memasarkan produk melalui media digital. Evaluasi juga membuktikan ketercapaian target 100% dalam penguasaan teknologi, diversifikasi produk, dan pemasaran online. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pemberdayaan melalui integrasi teknologi produksi, inovasi desain, dan pemasaran digital mampu meningkatkan daya saing serta keberlanjutan usaha kerajinan anyaman bambu, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pengrajin di Desa Taman Sari.

Empowering the Taman Sari Village Community Through Local Bamboo Weaving Wisdom to Improve the Quality of Irat, Product Diversification and Digital Marketing

 This community service activity aims to empower bamboo weaving artisans in Taman Sari Village, West Lombok, by improving irat quality, product diversification, and digital marketing. The main problems faced by artisans are limited production tools, particularly in the bamboo splitting process which is still done manually, resulting in inconsistent quality and low productivity. In addition, limited product innovation and conventional marketing methods hinder wider market reach. The program was carried out in five stages: socialization, training, technology implementation, mentoring and evaluation, and sustainability. Training focused on the use of bamboo splitting machines, product diversification with modern designs, and the utilization of digital platforms such as marketplaces and online shops. The results showed significant improvements in producing thinner, more uniform, and neater irat; more diverse and modern woven products; and increased artisan capacity in digital marketing. Evaluation also confirmed 100% achievement in mastering the use of technology, product diversification, and online marketing. The conclusion of this program is that empowerment through the integration of production technology, design innovation, and digital marketing enhances competitiveness and sustainability of bamboo weaving businesses, ultimately improving the welfare of artisans in Taman Sari Village

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahyat, M., Nurkholis, L. M., & Afriwan, O. (2020). Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Pengrajin Ketak Khas Lombok Di Desa Karang Bayan. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 2(3), 109–115. https://doi.org/10.36312/sasambo.v2i3.247

Akasse, C. S., & Ramansyah, R. (2023). Strategi Promosi Pariwisata melalui Media Sosial dalam Meningkatkan Pengunjung di Desa Wisata. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 10(1), 52–60. https://doi.org/10.24036/scs.v10i1.457

Bahrial, D. A. (2021). Kerajinan Anyaman Bambu Di Desa Loyok, Sikur, Lombok Timur. Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha, 10(3), 147–154. https://doi.org/10.23887/jjpsp.v10i3.32691

Bappenas. (2024). Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045. https://indonesia2045.go.id/

Bellanov, A., Nurhayati, L., & Valentino, T. (2024). Inovasi Perancangan Alat Irat Bambu Sebagai Bentuk Dukungan Pelestarian Produk Anyaman di Trenggalek. Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.31294/abditeknika.v4i1.3103

Dewi, M. S., Dewi, K. T. S., & Ferayani, M. D. (2024). Pelatihan Manajemen Usaha Dalam Memaksimalkan Potensi Usaha Sokasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(3), 461–466. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i3.842

Fajar, Gafur, R., Muhatta, Jasmine, Joan, V., Zaki, H. I., F.I, T. R., Juariyah, S., Heryadi, A., Baihaki, Basrowi, & Yusuf, F. A. (2023). Pemberdayaan Pelaku UMKM Kerajinan Anyaman Bambu. Batara Wisnu Journal: Indonesian Journal of Community Services, Vol.3(No.2), 340–345. https://doi.org/10.53363/bw.v3i2.188

Multazam, M., & Saniyah, E. Y. (2020). Development and Implementation of Woven Bamboo Handicraft Online Shop in Loyok Village, Lombok, Indonesia. Jurnal Techno Nusa Mandiri, 17(2), 123–130. https://doi.org/10.33480/techno.v17i2.1638

P. Putra, I. G. B. N., Jayawarsa, A. A. K., Maharani, I. A. D. P., & Setiyawan, P. A. (2021). Pemberdayaan Usaha Kerajinan Anyaman Bambu Karya Kelompok Usaha Ibu-Ibu “Sari Murni” Desa Landih, Dusun Buayang-Bangli. International Journal of Community Service Learning, 5(2), 136–144. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v5i2.34496

Paramitha, A. A. I. I., Mahendra, G. S., & Artana, I. M. (2020). Sosialisasi dan Pelatihan Internet Marketing Bagi UMKM Sokasi di Desa Tigawasa. Jurnal Karya Abdi Masyarakat, 4(2), 276–283. https://doi.org/10.22437/jkam.v4i2.10536

Rizki, C., Mulyati, E., Kurnia, K., Hardiana, B. N., Hidayat, R., Safitri, I., Busro, B., Apriyulianti, S., Agustina, B. R., & Rubiyanti, R. (2023). Pengembangan Produk Kerajinan Dari Anyaman Bambu Di Desa Babussalam Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Interaktif: Warta Pengabdian Pendidikan, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.29303/interaktif.v3i1.63

Suryanawan, I. K. D., Indra Swari, D. A. A., Sandra, N. A., Mahadewi, P. J., & Darmawan, I. M. P. (2024). Penguatan Kapasitas Kelompok Industri Rumah Tangga Anyaman Bambu Melalui Perbaikan Usaha dan Digital Marketing di Desa Kedisan Tegallalang. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat (Jurdimas), 2(2), 130–135.

Yuniwati, I., Fiveriaty, A., Rahayu, N. S., Azizi, M. R., & Affandi, M. N. (2021). Penerapan mesin penyerut bambu pada pengrajin bambu irat sebagai upaya peningkatkan kualitas serutan bambu. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (Jipemas), 4(1), 46–56. https://doi.org/10.33474/jipemas.v4i1.8632

Downloads

Published

2025-11-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Arwidiyarti, D., Multazam, M., & Indranopa, R. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Desa Taman Sari Melalui Kearifan Lokal Anyaman Bambu untuk Meningkatkan Kualitas Irat, Diversifikasi Produk dan Pemasaran Digital . Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 7(4), 794-806. https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i4.3400