Edukasi Penggunaan Obat Topikal Scabies pada Santri Pondok Pesantren KH. Syamsuddin Ponorogo

Authors

  • Nasruhan Arifianto Aakafarma Ponorogo
  • Erna Agung Rakhmawati Akafarma Ponorogo
  • Alvina Putri Ardiyanti Akafarma Ponorogo
  • Cinthya Ratna Yuniar Akafarma Ponorogo
  • Tatik Hamdayani Akafarma Ponorogo

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i4.3528

Keywords:

Skabies, Obat Topikal, Edukasi, Pondok Pesantren, Peningkatan Pengetahuan

Abstract

Penyakit skabies merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi di pondok pesantren. Rendahnya pengetahuan santri mengenai cara penggunaan obat topikal yang benar sering menjadi kendala dalam upaya pencegahan dan pengobatan yang efektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri putri mengenai penggunaan obat topikal untuk skabies. Edukasi dilakukan melalui metode presentasi kepada 100 santri putri kelas XI MA. Efektivitas kegiatan diukur menggunakan desain pretest-posttest dengan kuesioner. Peningkatan pengetahuan dianalisis menggunakan uji N-Gain. Kegiatan ini berhasil meningkatkan secara signifikan pengetahuan santri tentang penggunaan obat topikal skabies. Rata-rata nilai pengetahuan meningkat drastis dari 53,7% (sebelum) menjadi 93,1% (sesudah) edukasi. Hasil uji N-Gain sebesar 0,8832 menempatkan peningkatan pengetahuan pada kategori tinggi. Metode presentasi dinilai sangat efektif (efektivitas >76%) dalam meningkatkan pemahaman santri. Edukasi menggunakan metode presentasi sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman santri putri tentang penggunaan obat topikal untuk skabies. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan guna mendukung kesehatan dan kualitas hidup santri di lingkungan pesantren.

Education on the Use of Topical Scabies Medication for Students at the KH. Syamsuddin Islamic Boarding School in Ponorogo

 Scabies is a common health problem in Islamic boarding schools. Students' low knowledge regarding how to use topical medications correctly often becomes an obstacle in effective prevention and treatment efforts. This service activity aims to increase female students' knowledge regarding the use of topical medicine for scabies. Education was carried out through presentation methods to 100 female students in class XI MA. The effectiveness of the activity was measured using a pretest-posttest design with a questionnaire. Increased knowledge was analyzed using the N-Gain test. This activity succeeded in significantly increasing students' knowledge about the use of topical scabies medication. The average knowledge score increased drastically from 53.7% (before) to 93.1% (after) education. The N-Gain test result of 0.8832 places the increase in knowledge in the high category. The presentation method is considered very effective (effectiveness >76%) in increasing students' understanding. Education using the presentation method is very effective in increasing female students' understanding of the use of topical medication for scabies. This activity is recommended to be implemented on an ongoing basis to support the health and quality of life of students in the Islamic boarding school environment.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alen Elaa Ramon, A. Henni Febrtawan, & Husin, II (2023) Hulungan Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Higiene Sanitas? Dengan Kejadian Shabues Pada Sanin Di Pondok Pesantren Halsalakum Kota Bengkulu Avicenna Jurnal lisiah, 15(1), 292-299.

Aliffiani, S., & Mustakim, M. (2020). Pengetahuan, Sikap, Personal Hygiene dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Ar-Rofi’I. Jurnal Publikasi Kesehhatan Masyarakat Indonesia, 7(1), 41 44

Alfianys, Y., A, M. P., & Yasir, A. S. (2022). Evaluasi Pemahaman Dan Penggunaan Obat-Obatan Skabies (Scabies) Pada Pasien Di Puskesmas Pembantu Sumber Jaya Way Ratai Pesawaran. Jurnal Farmasi Malahayati, 5(1), 76–85. https://doi.org/10.33024/jfm.v5i1.6856

Chhaiya, S. B., Patel, V. J., Dave, J. N., Mehta, D. S., & Shah, H. A. (2012). Comparative efficacy and safety of topical permethrin, topical ivermectin, and oral ivermectin in patients of uncomplicated scabies. Indian Journal of Dermatology, Venereology and Leprology, 78(5), 605–610.

Dr. Imam Machali, M.Pd (2021) Praktis Merencanakan, P., & dan Analisis dalam Penelitian Kuantitatif, M. (n.d.). Metode Penelitian Kuantitatif. Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Ghozali, Imam. 2018. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro

Griana, T. P. (2013). Scabies?: Penyebab, Penanganan Dan Pencegahannya. el–Hayah, 4(1). https://doi.org/10.18860/elha.v4i1.2619

Gumardi, K. Y., Sungkar, S., Irawan, Y., Widaty, S., & Cipto Mangunkusumo, 1. (2022). Level of Evidence Diagnosis Skabies Berdasarkan Oxford Centre for Evidence-Based Medicine Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RSUPN dr. EJournal Kedokteran Indonesia, 10(3), 276-283. https://doi.org/10.23886/ojki.10.224.276

Hamzah, D. F., & Rosita, S. (2022). Pemberian Terapi Dasar Pada Pasien Scabies Di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Barat. Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu, 3(1), 24–33.

Hayati, I., Anwar, E. N., & Syukri, M. Y. (2021). Edukasi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Penyakit Skabies di Pondok Pasantren Madrasah Tsanawiyah Harsallakum Kota Bengkulu. Abdihaz: Jurnal Ilmiah Pengabdian pada Masyarakat, 3(1), 23.

Istikomah, A. (2020). Studi Kasus Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Provinsi Jawa Tengah. Skripsi. Jurusan Teknologi Laboratorium Medis. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, 1-28.

Kristanti, M., Ika Meidianab, R., Nareswari, A. H., Dira, N. O., & Zulhakim, A. (2023). Peningkatan Pengetahuan Keluarga Binaan Terhadap Skabies Di Rw 011, Wilayah Kerja Puskesmas Cipayung Depok Tahun 2022 Media Abdimas, 2(1), 80-84, https://doi.org/10.37817/mediaabdimas.v2i1.2682

Kurniawan M, & Liug MSS. (2020). Diagnosis dan Terapi Skabies. Cermin Dunia Kedokteran. Cdk-283, 47(2), 104–107.

Latif, H. D. (2014). Pengaruh Pembelajaran Kontekstual Terhadap Hasil Belajar. Jurnal Pendidikan Geografi Volume 14 Nomor 1.

Lensoni, Yulinar, Cut Rahmawati, Meliyana, Erna Safitri, & Dini Rahmayani. (2020). Pelatihan Pencegahan Penularan Penyakit Scabies dan Peningkatan Hidup Bersih dan Sehat Bagi Santriwan. DINAMISIA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 470-475.

Notoadmodjo, S. (2014) Ilmu Perilaku Kesehatan'/ Prof. Dr. Soekidjo. Jakarta : Rena Cipta

Notoadmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta : Rineka Cipta

Nurhidayat, Firdaus, F. A., Nurapandi, A., & Kusumawaty, J. (2022). Analisis Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Skabies pada Santri di Pondok Pesantren Miftahul Amin. Healthcare Nursing Journal, 4(2), 265–272.

Nisa, FR. & Rahmalha, D. (2021) Faktor-faktor yang berhubungan dengan dengan kejadian skabies pada sanii putra di pondok pesantren danurrahmah guong poti bogor, Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 3011, 16-23

Octaviana, dila rukmi, & Ramadhani, reza aditya. (2021). Jurnal Tawadhu, 2(2), 143–159.

Prasasty. G. D. Handayam, D., Melizah. A., Switha, E T., Parantologi, D. Cozi D. Studi, P., Biomedik, 1, Sriwijaya, U., Pendahuluan, L., & Qarnaim, P. N. (20171 ????? ?????nkan kasus skabies melalui peningkatan. 1003-1006

Ramadhan M., Fradina, I. T., & Mawardi, A. (2024). Peningkatan Kesehatan Santri dalam Pondok Pesantren melalui Edukasi tentang Scabies. 7(1), 68–76.

Ridwan, M., Syukri, A., & Badarussyamsi, B. (2021). Studi Analisis Tentang Makna Pengetahuan Dan Ilmu Pengetahuan Serta Jenis Dan Sumbernya. Jurnal: Penelitian Multidisiplin, 4(1), 31.

Sahir, S.H. 2021. Metodologi Penelitian. Jogjakarta: KBM Indonesia

Sari, N., Azzahri, L. M., & Yusmardiansah, Y. (2021). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dan Personal Hygiene Dengan Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren Anshor Al-Sunnah Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(4), 9–17.

Sugiyono. 2021 Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, CV.

Sukarelawan, M. I., Indratno, T. K., & Ayu, S. M. (2024). N-Gain vs Stacking: Analisis perubahan abilitas peserta didik dalam desain one group pretest-posttest. Universitas Ahmad Dahlan.

Tan, S. T., Angelina, J., & Krisnataligan. (2017). Scabies: Terapi Berdasarkan Siklus Hidup. Cermin Dunia Kedokteran, 44(7), 507–510.

Trasia, R. F. (2020). Pemilihan Skabisida dalam Pengobatan Skabies. Journal Of Pharmaceutical And Sciences, 3(2), 58-63.

Tri Handari, S. R. (2018). Analisis Faktor Kejadian Penyakit Skabies di Pondok Pesantren An-Nur Ciseeng Bogor 2017. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 14(2), 74. https://doi.org/10.24853/jkk.14.2.74-82

Widasmara, D., Sanata, P., & Tamadi, V. R. (2020). Hubungan Antara Prestasi Belajar Dengan Skabies Pada Santriwati Di Pondok Pesantren an-Nur 2 Putri Al-Murtadlo, Malang. Majalah Kesehatan, 7(2), 118–125. https://doi.org/10.21776/ub.majalahkesehat an.2020.07.02.6

Downloads

Published

2025-11-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Arifianto , N. ., Rakhmawati, E. A., Ardiyanti, A. P., Yuniar, C. R., & Hamdayani, T. (2025). Edukasi Penggunaan Obat Topikal Scabies pada Santri Pondok Pesantren KH. Syamsuddin Ponorogo. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 7(4), 761-773. https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i4.3528