Optimalisasi Pisang Sebagai Bahan Baku Tepung Pisang Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Santri Pondok Pesantren Ash Sholihuddin

Authors

  • Novita Lidyana Universitas Panca Marga Probolinggo
  • Hermin Arista Universitas Panca Marga
  • Mufid Andrianata Universitas Panca Marga
  • Dyah Ayu Perwitasari Universitas Panca Marga
  • Tedy Herlambang Universitas Panca Marga

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i4.3737

Keywords:

Santri, Tepung Pisang, Kewirausahaan Pesantren, Produk Lokal, Ekonomi Mandiri

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi santri Pondok Pesantren Ash Sholihuddin melalui inovasi pengolahan pisang menjadi tepung pisang berbasis potensi lokal. Permasalahan utama mitra adalah belum adanya kegiatan ekonomi produktif meskipun terdapat potensi pisang yang melimpah di sekitar pondok. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan dengan melibatkan 25 santri melalui pelatihan kewirausahaan, pendampingan produksi, penyediaan teknologi tepat guna (oven, slicer, dan grinder), serta penguatan pemasaran digital. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif, pre–post test pengetahuan, dan wawancara reflektif peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan teknis dan motivasi santri dalam produksi tepung pisang, terbentuknya produk uji coba, penyusunan SOP produksi, serta identitas merek dan kemasan. Program ini efektif meningkatkan kapasitas dan semangat kewirausahaan santri, serta menjadi langkah awal pembentukan unit usaha pesantren berbasis potensi lokal yang mendukung tujuan SDGs 4, 8, dan 12.

Optimization of Bananas as Raw Material for Banana Flour to Enhance the Economic Independence of Students at Ash Sholihuddin Islamic Boarding School

 

This community service program aimed to enhance the economic independence of students at Ash Sholihuddin Islamic Boarding School through innovation in processing bananas into banana flour. The main challenge was the lack of productive economic activities despite the abundant banana resources surrounding the pesantren. The program was conducted over three months, involving 25 students, through entrepreneurship training, production assistance, provision of appropriate technology (oven, slicer, grinder), and digital marketing enhancement. The impact was evaluated through participant observation, pre–post knowledge tests, and reflective interviews. The results indicated significant improvement in students’ technical and entrepreneurial capacities, evidenced by the establishment of a prototype product, a standardized operating procedure (SOP), and brand identity. The program effectively empowered students to utilize local agricultural resources, promoting the emergence of a student-based business unit aligned with Sustainable Development Goals (SDGs) 4, 8, and 12 on quality education, decent work and economic growth, and responsible consumption and production.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M., & Rahman, F. (2021). Entrepreneurship education in Islamic boarding schools: A model for rural economic empowerment. International Journal of Education and Development, 12(2), 45–54.

Asri, K. (2022). Pengembangan ekonomi kreatif di pondok pesantren melalui pemberdayaan kewirausahaan santri menuju era digital 5.0. Alif, 1(1), 17–26. https://doi.org/10.37010/alif.v1i1.710

Asy’ari, M., & Prayogi, S. (2017). The effectiveness of inquiry learning model in improving students’ critical thinking skills. Journal of Education and Practice, 8(20), 75–80.

Bekker, J. G., Craig, I. K., & Pistorius, P. C. (1999). Modeling and simulation of arc furnace process. ISIJ International, 39(1), 23–32.

Biernacka, B., Dziki, D., Ró?y?o, R., & Gawlik?Dziki, U. (2020). Banana powder as an additive to common wheat pasta. Foods, 9(1), 53. https://doi.org/10.3390/foods9010053

Fathurrahman, A., & Wiranatakusuma, D. (2022). Pengembangan santripreneur pondok pesantren Budhi Darma berbasis Islamic marketing. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.18196/ppm.42.729

Fridman, A. (2008). Plasma chemistry. Cambridge University Press.

Harindiarsyah, B., & Setiawan, F. (2021). Analisa aktor dan faktor pada penerapan ekosistem kewirausahaan pondok pesantren (Studi kasus Ponpes Nurul Amanah Bangkalan). Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis, 4(2), 87–100. https://doi.org/10.31949/maro.v4i2.1699

Nursyamsi, I., et al. (2022). Entrepreneurial learning in Islamic boarding schools for sustainable livelihoods. Journal of Islamic Education Studies, 10(3), 120–131.

Purbasari, A., Wulandari, A., & Marasabessy, F. (2020). Sifat mekanis dan fisis bioplastik dari limbah kulit pisang: Pengaruh jenis dan konsentrasi pemlastis. Jurnal Kimia dan Kemasan, 42(2), 66–73. https://doi.org/10.24817/jkk.v42i2.5872

Ridho, M., Ma’mun, M., & Malihah, L. (2023). Analisis potensi pengembangan ekonomi mandiri Pondok Pesantren Darul Ilmi Banjarbaru. Administraus, 7(1), 21–30. https://doi.org/10.56662/administraus.v7i1.165

Rohman, A., & Sari, D. (2021). Pemberdayaan ekonomi pesantren melalui pelatihan produk lokal berbasis agribisnis. Jurnal Abdimas Nusantara, 5(1), 45–52.

Rohman, U., Suharti, S., Sumardi, S., & Harwanto, H. (2021). Optimalisasi pemanfaatan pisang kepok sebagai produk unggulan Desa Grinting Tulangan Sidoarjo Jawa Timur. Ekobis Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 1–7. https://doi.org/10.36456/ekobisabdimas.2.2.4846

Rosalina, Y., Susanti, L., Silsia, D., & Setiawan, R. (2018). Characteristics of banana flour from Bengkulu local banana varieties. Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri, 7(3), 153–160. https://doi.org/10.21776/ub.industria.2018.007.03.3

Sukasih, E., Setyadjit, N., Sunarmani, N., & Pertiwi, S. (2019). Optimasi formula tepung pisang Cavendish (Musa cavendishii) instan dengan metode respon surface. Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian, 15(1), 1–11. https://doi.org/10.21082/jpasca.v15n1.2018.1-11

Wahyuni, R., Lestari, S., & Ramadhan, T. (2020). Pengolahan pisang menjadi tepung sebagai strategi peningkatan nilai tambah hasil pertanian. Jurnal Teknologi Pangan Terapan, 3(2), 89–96.

Yuliana, R., & Putra, H. (2022). Penerapan teknologi tepat guna dalam peningkatan produktivitas usaha mikro pangan lokal. Jurnal Pemberdayaan dan Kewirausahaan Masyarakat, 4(1), 12–21.

Zaki, I., Zusak, M., Mi’raj, D., & Hasib, F. (2022). Islamic community-based business cooperation and sustainable development goals: A case of pesantren community in Indonesia. International Journal of Ethics and Systems, 38(4), 621–632. https://doi.org/10.1108/ijoes-12-2021-0218

Zulfikar, A., & Nurhayati, S. (2023). Inovasi produk olahan pisang sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan. Jurnal Pengabdian Mandiri, 2(3), 101–108.

Downloads

Published

2025-11-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Novita Lidyana, Arista, H., Andrianata, M., Perwitasari, D. A., & Herlambang, T. (2025). Optimalisasi Pisang Sebagai Bahan Baku Tepung Pisang Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Santri Pondok Pesantren Ash Sholihuddin. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 7(4), 734-749. https://doi.org/10.36312/sasambo.v7i4.3737