Peningkatan Motivasi pada Anak Yatim Piatu untuk Mengikuti Jenjang Pendidikan Formal di Yayasan Yatim Piatu Desa Mekarmukti Lampung Timur

Authors

  • Fitri April Yanti Universitas Bengkulu
  • Sulis Anjarwati Universitas Nahdlatul Ulama Lampung
  • Hendri Noperi Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Wahyu Stiawan Institut Agama Islam Negeri Metro Lampung

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v3i1.382

Keywords:

Motivasi, yatim piatu, Pendidikan formal

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi pada anak yatim piatu untuk mengikuti jenjang Pendidikan formal di Yayasan Yatim Piatu Desa Mekarmukti Lampung Timur. Yayasan yatim piatu ini kegiatan kemasyarakaatan yang membina, mendidik,  dan mengasuh anak-anak yatim, dan yatim piatu. Pengasuhan pada anak, berakhir saat anak sudah berusia 17 tahun. Hal ini dianggap anak pada usia tersebut sudah baliqh (dewasa) dan dapat bertahan hidup secara mandiri dengan bekerja. Namun, saat ini masih banyak anak yatim yang berhenti sekolah sebelum menempuh wajib belajar yang dicanangkan oleh pemerintah yaitu 12 tahun di jenjang Pendidikan formal. Pentingnya menempuh jenjang Pendidikan formal, agar kelak anak-anak memiliki bekal untuk mendapatkan pekerjaan saat mereka sudah dapat hidup secara mandiri. Peningkatan motivasi pada anak yatim di Yayasan yatim piatu Desa Mekarmukti diperlukan agar anak-anak dapat mengikuti jenjang Pendidikan formal sekurang-kurangnya memenuhi wajib belajar 12 tahun

References

Gunawan, Y. I. P. (2012). Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Keaktifan Siswa dalam Mewujudkan Prestasi Belajar Siswa. Khazanah Akadmi, 02(01), 74–84.

Hasanah, Y. M., & Jabar, C. S. A. (2017). Evaluasi Program Wajib Belajar 12 Tahun Pemerintah Daerah Kota Yogyakarta. Jurnal Akuntabilitas Management Pendidikan, 5(2), 228–239.

Ibda, H. (2019). Program Kesejahteraan Sosial melalui Santunan Pendidikan untuk Anak Yatim Piatu dan Fakir Miskin di SMK JAPA Pati Social. Jurnal PKS, 17(3), 1–12.

Mahmudal, M. (2018). Anak Yatim Sebagai Objek Dakwah dalam Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Dakwah Dan Ilmu Komunikasi, 85–108.

Purwaningsih, S. (2018). Pengaruh Keaktivan dan Motivasi Terhadap Hasil Belajar dalam Penerapan Model Pembelajaran. Jurnal Karya Pendidikan Matematika, 5(2), 63–67.

Sabban, I., & Hayun, S. (2018). Persepsi Masyarakat Tentang Pentingnya Pendidikan Formal (Studi Kasus di Desa Pilowo Kecamatan Marotai Selatan Kabupaten Pulau Marotai). Jurnal Mitra Pendidikan, 2(1), 11–22.

Sudaryanti, S. (2015). Pentingnya Pendidikan Karakter bagi Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 1(1), 11–20. https://doi.org/10.21831/jpa.v1i1.2902

Suprihatin, S. (2015). Upaya Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Ekonomi UM Metro, 3(1), 73–82.

Syaefudin. (2018). Kesadaran Keluarga Terhadap Pentingnya Pendidikan Formal ( Studi Kasus di Desa Pogungrejo Bayan Purworejo Jawa Tengah ). Jurnal Psikologi Integratif, 6(1), 62–80.

Ulumudin, I., & Martono, S. F. (2017). Kajian Implementasi Program Wajib Belajar 12 Tahun di Kota Surabaya. Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, 16(April), 119–136.

Downloads

Published

2021-03-03

How to Cite

Yanti, F. A., Anjarwati, S., Noperi, H., & Stiawan, W. (2021). Peningkatan Motivasi pada Anak Yatim Piatu untuk Mengikuti Jenjang Pendidikan Formal di Yayasan Yatim Piatu Desa Mekarmukti Lampung Timur. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 3(1), 25–31. https://doi.org/10.36312/sasambo.v3i1.382

Issue

Section

Articles